Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 63


__ADS_3

tama melihat ke arah dasar jurang yang sudah membuat sepupu nya tiada, Tama menghela nafas panjang dan segera pergi dari tempat itu. ia kembali masuk kedalam mobil nya menjalankan mobil nya dengan kecepatan tinggi.


tidak membutuhkan waktu yang lama Tama Kini ia sudah di perusahaan nya, Tama memasuki perusahaan dengan datar dan dingin tanpa ada ekspresi sama sekali.


para karyawan yang melihat kedatangan Tama mereka semua membungkukkan badan mereka, tidak ada yang berani menyapa Presdir mereka.


setelah sampai di dalam ruangan nya sudah ada asisten pribadi nya dan segera membacakan jadwal nya hari ini,


Tama dengan malas menatap setumpuk dokumen yang ada di meja nya. ia kemudian meminta sang asisten pribadi nya untuk kembali ke dalam ruangan nya,


Tama membuang nafas dengan kasar dan mulai fokus membaca berkas-berkas yang berada di depan nya,


di sisi lain charlotte sedang bersama dengan teman-teman nya di kantin kampus, mereka mengobrol tanpa henti-hentinya. sesekali mereka berbicara tentang pertemuan pertama mereka yang sedikit konyol, nata dengan yang lainnya merasa senang setidaknya sahabat mereka bisa melupakan Tere walau sebentar saja.


"charlotte, besok kamu free kan" tanya Naura


"iya kenapa?." jawab charlotte dengan cepat


"kita besok rencananya mau jalan-jalan, mau ikut tidak." ujar Naura dengan menatap wajah charlotte yang sedari tadi tidak berhenti makan.


"nanti dulu deh, aku minta izin sama orang rumah dulu." seru charlotte yang masih menikmati nasi goreng di kantin.


"kita tunggu kabar dari kamu." ujar Naura dengan menepuk pelan pundak charlotte yang masih lahap makan.


clowi dan Naura hanya saling pandang satu sama lainnya karena melihat charlotte yang akhir-akhir ini makannya banyak.


"charlotte apa kamu belum kenyang juga?." tanya nata bergidik ngeri melihat charlotte makan


"entah lah, aku kalau lagi kesal bawaan nya lapar Mulu."jawab charlotte dengan jujur.


"sama kakak kamu!." tebak nata dengan tepat, charlotte yang mendengar perkataan dari nata bertambah kesal.


"ada apa lagi dengan kakak kamu?." tanya clowi,

__ADS_1


"dia pergi ke rumah orang tua kak Tere dan berbohong kepada ku kemarin." jawab charlotte dengan kesal.


"lalu kenapa kamu marah?." tanya clowi lagi, sedang kan flora, nata, dan Naura saling pandang satu sama lain.


"aku juga ingin ikut ke sana, tapi justru di bohongi oleh kak Steve kemarin." jawab charlotte dengan memanyunkan bibirnya.


"kalau soal ini mah, yang bisa berhentiin kamu cuma kak Steve doang." seru nata yang dari tadi diam.


"telepon saja kak Steve,apa susah nya sih?." usul Naura yang ikut nimbrung.


"CK, kalau handphone nya aktif aku tidak akan sekesal ini Naura."ujar charlotte dengan nada malas. dan berhenti untuk makan


"udah lah charlotte, mungkin kak Steve ingin menenangkan pikiran nya tanpa ada gangguan dari orang lain."timpal nata dengan menatap wajah charlotte.


"oh iya, bentar lagi kita sudah mau lulus kan, kalian mau lanjutin kemana lagi."tanya clowi yang tiba-tiba ingat jika jadwal wisuda mereka sebentar lagi.


"aku kayak nya tidak lanjut deh"jawab nata dengan spontan


"bokap nyuruh aku buat belajar tentang bisnis keluarga." jawab nata dengan jujur


"aku seperti nya juga udah tidak lanjut lagi." timpal flora bersedekap tangan, ia menyandarkan tubuhnya di kursi.


"kenapa." tanya mereka bersamaan


"sama seperti nata, nyokap nyuruh aku buat bekerja di butik milik keluarga." jawab flora sedangkan yang lainnya mengangguk kan kepala nya.


"sepertinya tidak hanya kalian berdua saja yang tidak lanjut kuliah, aku juga sama dengan kalian."ujar clowi dengan meminum orange jus


"kamu juga mau kerja?."tanya charlotte dengan memandang wajah clowi.


"iya aku kerja menjadi istri bentar lagi."jawab clowi, sedangkan yang lainnya mengangguk kan kepala mereka dan seketika membuat mereka menjadi histeris.


"kapan?."tanya mereka berempat bersamaan dengan tatapan yang fokus pada clowi saat ini.

__ADS_1


"setelah wisuda."jawab clowi cepat dan membuat mereka membelalakkan matanya.


"kenapa baru cerita sekarang, lalu siapa tuh cowok yang akan menikah dengan kamu." seru charlotte yang melupakan kekesalan nya terhadap kakak nya.


"cucu dari sahabat kakek, aku belum pernah bertemu dengan nya sama sekali." ujar clowi sedangkan para sahabat nya terperangah mendengar perkataan dari sahabat mereka.


"haiss apa kamu gila clowi? bisa-bisa punya calon suami tidak tahu orang nya bagaimana? kalau dia tua nanti bagaimana hah?" umpat charlotte menatap wajah clowi dan sedangkan yang lainnya mengangguk setuju.


"ck, charlotte itu cowok susah buat di temuin. keluarga nya saja nyerah sama dia,apa lagi aku?." ujar clowi dengan berdecak kesal, tapi jika di pikir - pikir ada benar nya juga, bagaimana kalau cowok itu sudah tua? bukan kah dia sendiri yang akan di rugikan.


"siapa nama keluarga nya?." tanya nata, jika calon suami dari sahabat nya juga seorang pebisnis mungkin ia akan mengenal nya.


"Fernandez" jawab clowi jujur, sedangkan yang lainnya menatap tak percaya dengan apa yang mereka dengar baru saja.


"kalau itu sih tidak di ragukan lagi, aku dengar-dengar cucu tertua di keluarga Fernandez tidak mau meneruskan bisnis keluarga nya, justru yang aku dengar-dengar ia memilih menjadi seorang asisten pribadi seseorang." ujar nata setelah mendengar marga calon suami clowi.


"kamu menikah dengan yang mana? setahu ku cucu dari keluarga Fernandez semuanya sulit di temui." timpal charlotte dengan menatap wajah clowi.


"cucu ke dua, adik dari orang yang sedang kamu bahas." jawab clowi acuh.


"nata apa kamu pernah melihat mereka?." tanya Naura yang sedari tadi hanya diam saja.


"jika cucu pertama aku tidak pernah melihat nya, kalau calon suami clowi aku pernah bertemu. sifatnya tidak dingin clowi jadi kamu bisa tenang, orang itu memang sangat sibuk dengan pekerjaan nya sampai sampai tidak ada waktu dengan keluarga nya." jawab nata panjang lebar dengan menatap wajah clowi, kalau cucu kedua keluarga Fernandez ia tahu, karena hubungan mereka sebagai sahabat dan juga sebagai klien sangat baik.


"tahu dari mana kamu." tanya clowi dengan menatap tajam ke arah nata.


"ck, jangan menatap ku seperti itu clowi. aku dengan calon kamu tidak ada hubungan spesial hanya sebatas teman dan rekan kerja."jawab nata dengan kesal.


saat mengobrol dengan sahabat nya, pandangan mata tertuju pada seorang pria yang sedang duduk bersama dengan beberapa orang, ia tersenyum lebar lalu memandang wajah clowi.


"apa kamu ingin bertemu dengan nya clowi?."tanya nata, tapi pandangan nya tertuju kepada charlotte dan memberikan kode melalui lirikan mata.


charlotte yang melihat kode dari nata mengikuti arah lirikan mata nata, ia juga ikut tersenyum melihat siapa di dekat mereka.

__ADS_1


__ADS_2