Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 26


__ADS_3

sebelum masuk ke ruang kerja nya! Tere menelfon karyawan yang bekerja di perusahaan nya dan mengadakan rapat secara dadakan melalui virtual yang masih dengan kemarahan yang besar dan ke kecewa dari sorot matanya.


"selamat pagi Presdir."ujar para karyawan dari layar monitor yang terhubung dengan laptop nya saat ini.


"kalian semua saya pecat."ujar Tere dengan tegas tanpa penolakan,Nile yang mendengar nya sangat terkejut.begitupun dengan kedua orang tua nya,hanya masalah orang tua nya meminta kepada semua staff perusahaan untuk tidak menghiraukan panggilan telepon dari Tere tapi kini berujung pemecatan para karyawan di perusahaan.


"Presdir apa kesalahan kami sehingga kami di pecat"ujar nickole sang sekretaris dengan menundukkan kepalanya begitu juga dengan yang lainnya


"karena kalian semua sangat berani menolak panggilan telepon dari ku,apa kalian lupa?kalian bekerja dengan siapa hah."ujar Tere dengan marah


"maafkan kami Presdir,kami hanya menuruti perintah dari keluarga anda."ujar nickole dengan lirih,jika mereka tahu pada akhirnya mereka akan di pecat.mereka tidak akan menuruti keinginan keluarga Presdir nya


"aku tidak perlu kata maaf kalian dan segera tinggalkan perusahaan saya saat ini juga."ujar Tere dengan tegas


"tolong berikan kami semua kesempatan Presdir."


"tidak,pergi sekarang juga dari perusahaan saya dan jangan sampai aku kesana dengan masih melihat kalian berada disana.apa kalian mengerti,jangan sampai aku memanggil aparat kepolisian untuk menyeret tubuh kalian semua."ujar Tere dengan marah kesal kecewa menjadi satu dan setelah itu dia mematikan panggilan video kepada seluruh karyawan nya.kini Tere menelepon salah satu anak buah nya yang berada diluar negeri


"Jacobs segera kembali dan bawa sebagian karyawan kita ke sini."ujar Tere dengan lantang


"baik Presdir."ujar Jacobs, setelah itu Tere mematikan telepon nya dan Tere segera berbalik saat melihat Nile masih mematung dengan membawa dokumen yang dia minta.

__ADS_1


"apa yang kamu lakukan di sini Nile,segera bawa masuk dan pergi lah ke China"ujar Tere tegas dan datar


"baik nona"ujar Nile dengan berat hati dia harus meninggalkan pekerjaan nya saat ini dan kembali ke China.


"sayang kenapa kamu memecat karyawan kita."ujar papa derent yang berusaha melunak kan hati putri nya,dia tidak menyangka jika kejadian ini akan membuatnya sangat marah.


"Will"teriak Tere dengan mengabaikan pertanyaan dari papa derent


"i iya no nona."ujar will dengan gemetar dan segera memanggil semua pelayan rumah tak terkecuali satpam pun juga ikut.


"kumpulkan semua pelayan yang ada disini."ujar Tere yang masih belum mereda kemarahan nya


"baik nona"ujar Will dengan segera memanggil semua pelayan rumah dan tidak butuh waktu lama kini mereka telah sampai di hadapan Tere.


"nona!ini semua adalah berkas-berkas yang perlu anda tangani.saya permisi nona.sekali lagi tolong maafkan saya"ujar nile setelah mereka sampai di dalam ruang kerja


"hmm, pergi lah."ujar Tere dengan mengayunkan tangan nya agar Nike segera pergi dari hadapan nya


"Nile!."ujar papa derent yang melihat Nile keluar dari ruangan kerja Tere


"iya tuan."ujar Nile dengan menundukkan kepalanya

__ADS_1


"kamu tidak perlu pergi ke China! perusahaan masih membutuhkan mu."ujar papa derent dengan menepuk pundak Nile.


"tapi tuan.."ujar Nile yang sudah terpotong oleh Tere


"ya kamu tidak perlu pergi tapi kamu juga tidak akan bekerja lagi dengan ku,kamu minta lah pekerjaan kepada mereka semua."ujar Tere dengan tatapan sinis


"nona saya akan pergi ke China sesuai dengan keinginan anda, saya permisi tuan, nona."ujar Nile dengan membungkukkan badannya


"selesai kan urusan di sana hanya dengan waktu lima bulan dan kamu bisa kembali lagi ke sini."ujar Tere sebelum Nile pergi


"baik nona, terima kasih"ujar Nile dengan tersenyum dan membungkuk kan badan nya


"hmm."ujar Tere dengan cuek


"apa yang kamu lakukan sayang, mereka semua tidak bersalah dan mereka hanya mengikuti perintah dari papa saja sayang."ujar papa derent dengan melihat ke arah Tere


"jika tuan derent dan nyonya Victoria gristovert tidak setuju dengan keputusan saya,silahkan hubungi mereka dan berikan pekerjaan untuk mereka tapi ingat jangan sampai mereka masuk kedalam perusahaan ku.ujar Tere dengan tegas dan dingin menatap kearah kedua orang tua nya, sedangkan papa derent dan mama Victoria yang mendengar panggilan dari putri nya terdiam.mereka merasakan jika putri mereka benar-benar sedang marah dan kecewa kepada mereka


"Tere kenapa kamu berbicara seperti itu kepada uncle dan aunty."ujar Tama dengan nada tinggi


"dengar tuan Tama! jika kamu tidak menyukai perkataan dari ku silahkan pergi dari sini."ujar Tere dengan cuek

__ADS_1


"Tere."teriak papa derent dengan menampar wajah putri nya,Tere yang tertawa terbahak-bahak melihat dirinya sendiri


"Tere maaf sayang,papa tidak bermaksud untuk menampar mu."ujar papa derent dengan merasa bersalah kepada putrinya dan mencoba untuk memeluk tubuh sang putri namun di tepis oleh Tere


__ADS_2