
"Oh iya Tama!! kenapa kamu tidak memberitahu yang sebenarnya kepada uncle dan aunty"ujar Tere yang sedang dalam perjalanan menuju ke mansion keluarga Alexander.
"apa mereka akan setuju"ujar Tama lesu dengan fokus ke depan.
"apa kamu tidak tahu"ujar Tere dengan menatap wajah Tama dengan berbagai pertanyaan di dalam kepala nya.
"soal apa?"ujar Tama dengan mengernyitkan keningnya,tidak mengerti dengan yang di maksud oleh sepupu nya itu.
"jadi kamu benar-benar tidak tahu"ujar Tere menghela nafas berat, sedangkan Tama menggeleng kan kepala nya
"apa kamu masih ingat,satu tahun yang lalu kamu ingin di jodohkan"ujar Tere dengan fokus menatap tajam kearah Tama,dia tidak habis pikir.saudara nya sudah menjadi bodoh karena di buta kan oleh cinta
"perempuan yang ingin di jodohkan dengan kamu, tidak lain dan tidak bukan adalah Charlotte!! tunangan masa kecil kamu sendiri."ujar Tere dengan santai,Tama yang mendengar perkataan Tere memberhentikan mobilnya secara mendadak,untung jalanan sepi jadi tidak menjadi pusat perhatian.
"apa kamu yakin?!"ujar Tama yang masih tidak percaya
"iya,bicara lah dengan uncle dan aunty!! pasti mereka akan menyetujui nya"
"aku akan membicarakan nya nanti"ujar Tama yang tidak terlepas dari senyuman nya.
"Tere!!"
"ada apa"ujar Tere tanpa menoleh ke arah Tama
"bagaimana hubungan kamu dengan Steve,
apakah semua baik-baik saja."
__ADS_1
"semua baik-baik saja Tama!!"ujar Tere yang akhirnya menatap wajah Tama
"ayo turun,kita sudah sampai!!"ujar Tama dengan mengintari mobilnya untuk membukakan pintu mobil untuk Teresa.
"thanks you brother"ujar Tere setelah turun dari mobil dan berjalan beriringan dengan Tama.
"dad,mom"ujar Tama setelah di dekat kedua orang tua nya.
"Teresa"ujar aunty Lauren dengan tersenyum melihat kedatangan Teresa
"hai uncle,aunty, bagaimana kabar kalian."
"kabar kami baik sayang, bagaimana kabarmu sayang"ujar momy Lauren
"Tere juga baik-baik saja aunty!! oh iya aunty ini ada cake kesukaan aunty"ujar Tere dengan menyodorkan paper bag yang berisi kue.
"sama-sama aunty"
"jadi hanya aunty mu saja yang kamu belikan sayang"ujar uncle reyhard
"tentu saja tidak,Tere juga membelikan sesuatu untuk uncle "ujar Tere memberikan sebuah kotak kecil
"terima kasih sayang.padahal uncle cuma bercanda saja dengan mu sayang"ujar Dady Reyhard
"oh iya uncle,dimana papa sama Mama"ujar Tere dengan melihat ke sekeliling nya
"papa sama Mama kamu sedang berada di taman sayang.mereka sedang menemani adik kamu yang sedang bermain"ujar Dady Reyhard berpindah di dekat keponakan yang selama ini dia rindukan.
__ADS_1
"apa Leo juga belum pulang uncle"ujar Tere dengan menyandarkan kepalanya di bahu uncle nya.saat Dady Reyhard ingin menjawab pertanyaan dari Teresa,leo sudah datang bersama dengan seseorang di belakang nya.
"ada apa mencari ku"ujar Leo dengan tersenyum berjalan menuju keluarga kecilnya.
"apa kamu akan bekerja di rumah Leo"ujar sang mama Lauren saat melihat sekertaris nya Leo berada di belakang tubuh putra nya.
"tidak mom"ujar Leo setelah di dekat momy Lauren
"Leo,Tama apa kalian sudah lama datang nya"ujar papa derent yang melihat kedatangan Leo bersama dengan seorang wanita cantik di belakang nya.
"iya uncle,kami baru tiba"ujar Leo dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.dan merasakan gugup saat ingin memperkenalkan calon istrinya yang tidak lain adalah sekertaris nya sendiri.
"apa ada yang ingin kamu katakan Leo"ujar sang Dady yang melihat ketegangan di wajah putra nya.
"emm ini dad, apa Dady dan mommy masih ingat jika Leo mau sudah menemukan pasangan Leo sendiri?"ujar Leo dengan gugup dan detak jantung nya semakin cepat, begitupun dengan wanita yang duduk di sebelah nya.
"iya Dady masih ingat itu, dan kamu juga ingin Dady membujuk keluarga nya agar merestui hubungan kalian?siapa wanita itu?"ujar Dady Reyhard dengan tenang, walau sudah memiliki pikiran tentang siapa kekasih putranya itu.
"emm ini dad,gimana ya"ujar leo dengan perasaan gugup nya
"Leo siapa yang kamu maksud kan"ujar momy Lauren menatap kearah putra kedua Sedangkan kan Leo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,Teresa yang melihat saudaranya seperti kesusahan bicara.akhir nya Tere pun yang angkat bicara mewakili Leo.
"perempuan yang duduk di samping Leo orang nya aunty, uncle"ujar Tere dengan santai.Leo melotot kearah Tere, sedangkan Tere hanya mengedik kan bahu nya acuh.
"apa itu benar Leo"ujar momy Lauren dengan memicingkan matanya menatap putranya
"iya mom,Leo ingin minta restu dari kalian semua dan meminta Dady,momy untuk melamar kan nya untuk ku mom"ujar Leo dengan tersenyum kikuk, sedangkan momy Lauren melongo mendengar perkataan dari sang putra nya
__ADS_1