Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 106


__ADS_3

"apa kamu bisa lebih serius sedikit leo? " tama menatap kesal kearah sang adik, sedangkan leo cuek saja mendengar perkataan dari sang kakak.


melihat istri nya tertidur pulas membuat nya merasa tenang dan bahkan istri nya tak terganggu dengan obrolan mereka yang cukup keras.


"tidak mungkin kan aku tidur di sini bersama dengan kalian." jawab dengan ketua, Charlotte yang tiba-tiba berdiri membuat kedua pria itu terkejut.


"jika kalian masih ribut lagi mending kalian tidur berdua saja aku akan tidur bersama Clarissa di sana! " seru nya dan berjalan dengan cepat, tama dan leo saling menatap satu sama lain kemudian mereka berjalan dengan sangat cepat.


"sayang, aku tidak mau tidur berdua dengannya! " seru nya sambil menarik tangan Charlotte dengan sangat pelan sedangkan leo sendiri sudah tidur di sampin Clarissa.


kemudian tama membawa istri nya kembali untuk duduk di sofa, bagaimana mungkin dia bisa tidur tanpa memeluk istri nya itu.


Charlotte kembali berdiri dan membuat tama terkejut dengan tingkah istrinya, Charlotte menekan tombol kecil sehinnga membuat sofa tersebut menjadi tempat tidur.


Tama memeluk tubuh istrinya dari belakang dan sesekali mengusap perut Charlotte yang semakin besar, saat mengusap nya tama merasakan ada tendangan kecil dari dalam perut. kemudian tama berjongkok tepat di depan perut Charlotte, lalu menempel kan daun telinga nya ke perut.


"sebentar lagi kita akan bertemu sayang, bersabarlah." ucap nya dengan pelan. kemudian ia mendongak keatas menatap wajah istrinya yang tengah tersenyum kepada nya, diri nya masih tak percaya anak kecil yang dulu nya sering berantem saat bersama nya kini benar-benar menjadi istrinya.

__ADS_1


cup


"ayo tidur sayang." ucap nya, Charlotte menganggukkan kepala nya.


Charlotte tidur dengan posisi miring sedang kan tama memeluk nya dari belakang sambil mengusap usap perut Charlotte seperti yang dia lakukan setiap malam, Charlotte sendiri tidak bisa tidur apa lagi ini sudah hampir pagi tapi ia menikmati usapan yang di berikan oleh suami nya.


"sayang, apa kamu sudah tidur?" tanya nya saat merasakan usapan tangan tama mulai perlahan, kemudian leonor membalikkan posisi tidur nya untuk melihat nya dan benar saja suami nya sudah tertidur dengan sangat pulas.


ia mengusap pelan pipi sang suami agar tidak membuat sang suami terbangun, ia yakin jika suami nya pasti sangat kelelahan terlebih lagi dengan kejadian tadi malam yang mereka alami.


"ada apa sayang? apa kamu menginginkan sesuatu? "


"tidak, aku hanya tidak bisa tidur." ucap nya, tama menghela nafas panjang mendengar nya dan memang benar istrinya akhir-akhir ini istrinya tidak bisa tidur.


"tidur lah sayang, aku yakin kamu belum tidur sama sekali sejak tadi malam. " ucap nya sambil memeluk tubuh Charlotte.


"hmmm" Charlotte menyembunyikan wajahnya di dada bidang suami nya tempat ternyaman untuknya, tama mengusap punggung istrinya agar segera tertidur dan benar Saja tak lama kemudian istrinya tertidur dengan lelap setelah nya baru lah dia yang tidur.

__ADS_1


pagi hari pun tiba dan membangunkan pasangan tersebut, Charlotte terbangun lebih dulu saat ingin turun tiba-tiba pergelangan tangannya ada yang menahan nya.


"mau kemana sayang? ini masih sangat pagi tidur lah lagi! " ucap tama


"aku ingin memasak untuk kita, apa kita tidak akan sarapan."


"apa di sini ada bahan masakan? " tanya tama sedang kan Charlotte yang lupa menyengir kuda sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal itu.


"nanti kita bosan pesan makanan tapi sebelum itu berikan aku makanan pembuka nya dulu." ucap tama langsung menggendong Charlotte ke arah kamar mandi, sejak tadi malam dia sudah menahan hasrat nya agar tak menyentuh istri nya.


Charlotte menggeleng kan kepala nya saat mendengar nya, bisa-bisa nya suami nya meminta hal nya di saat mereka tidur satu ruangan bersama adik dan ipar mereka.


tama menurunkan Charlotte setelah mereka sampai di dalam kamar mandi, ia segera membuka pakaian yang di gunakan oleh Charlotte dandirinya kemudian ia menghidupkan shower agar adik nya tak mendengar suara de***sahan mereka nanti nya.


tanpa mereka sadari bahwa leo juga sudah bangun sejak tadi, ia berpura-pura tidur saat melihat sang kakak tengah menggendong Charlotte. ia sendiri juga sama dengan tama yang sekuat tenaga menahan hasrat nya tadi malam tapi saat melihat tingkah laku sang kakak justru membangkitkan kembali hasrat nya, ia kemudian menatap wajah istri nya yang masih tertidur dengan pulas.


melihat istrinya masih tertidur pulas tentu nya membuat dirinya merasa tidak tega untuk membangun hanya untuk meredam kan hasrat nya, kemudian ia mengecup kening dan kemudian beralih ke bibir cukup lama sehingga membuat istri nya terbangun.

__ADS_1


__ADS_2