
"tapi kan tidak semua tetangga seperti itu kak."ujar Charlotte yang langsung pindah tempat duduknya di dekat tere.dan terus menempel kepada nya
"ya aku tahu itu, tapi aku lebih suka suasana di sekitar rumah seperti ini.sangat tenang dan nyaman"ujar Tere
"apa kamu akan datang ke perusahaan besok sayang."ujar papa derent, walaupun tadi pagi sempat bertengkar tapi mereka cepat menyelesaikan masalah di antara mereka.
"iya pa!! besok ada klien dari Jepang yang ingin bertemu dengan perusahaan kita"ujar Tere yang memfokuskan diri pada tumpukan berkas-berkas di hadapannya.
"apa kamu sudah mendapatkan pengganti sementara Nile dan nickole sayang."
"sudah pa! mereka akan datang besok kesini untuk menjemput ku.memang nya kenapa?"ujar Tere dengan mengernyitkan keningnya
"jika kamu belum mendapatkan nya,kamu bisa membawa asisten pribadi papa dan juga supir kita untuk sementara."
"cara kerja papa dengan aku berbeda pa!!
aku membutuhkan seorang yang bisa mengerti aku tanpa harus aku menyuruh mereka dan untuk supir,aku rasa tidak perlu pa.karena aku tidak mau Supir kita mati konyol karena bekerja bersama ku."ujar Tere dengan tegas
drt drt drt drt
"hallo Nile ada apa."ujar Teresa saat mengangkat telefon genggam nya
"nona ada beberapa karyawan maupun klien anda yang ingin menjatuhkan nama baik anda dan mereka juga menggelapkan dana untuk pembangunan"ujar Nile dengan jelas
__ADS_1
"hmm bagus, tidak percuma aku menyuruh mu kesana.selesaikan masalah ini dengan sangat baik Nile!! jika perlu bantuan kamu bisa menghubungi Edward"ujar Teresa dengan menyandarkan kepalanya di sofa.
"dan ingat Nile!! jangan sampai ada karyawan yang mengetahui tentang hal ini,jika sampai ada yang mengetahui kalau kamu sudah mulai mencurigai mereka . mereka akan bertindak sebelum kamu bertindak dan ingat satu hal,jangan sampai melakukan hal mencurigakan saat bersama dengan mereka atau nyawa kamu akan melayang di tangan mereka."ujar Teresa dengan tegas
"baik nona! saya mengerti dan saya segera menyelesaikan tugas ini dengan baik"ujar Nile dengan sopan
"bagus,aku tunggu hasilnya Nile.dan semoga kamu kembali dengan selamat"ujar Teresa
"saya akan baik-baik saja nona! karena saya masih ingin bekerja dengan anda"ujar Nile dengan sopan
"oke saya tunggu kedatangan mu kembali bersama dengan kembali nya nickole nantinya."ujar Teresa
"terima kasih nona"
"siapa yang menggelapkan uang perusahaan Tere"ujar mama Victoria yang khawatir
"mama tidak perlu khawatir semua akan baik-baik saja.dan untuk para pengkhianat itu mereka semua akan mendapatkan balasan nya."
"bagaimana jika Nile gagal sayang."ujar mama Victoria dengan sendu
"Nile tidak akan gagal ma! walaupun gagal nanti akan ada yang membantunya di sana."
"kenapa kamu yakin sekali jika Nile tidak akan gagal sayang."ujar mama Victoria dengan penasaran
__ADS_1
"karena Tere percaya dengan Nile ma!! Nile bukan hanya asisten pribadi Tere tapi Nile juga sebagai tangan kanan tere.apa mama tau siapa yang pergi menyusul Nile ke China."ujar Tere dengan menatap wajah mama nya yang terlihat cantik walaupun sudah menua
"tidak.memang nya siapa sayang"ujar mama Victoria
"nickole pergi dengan sendirinya untuk membantu Nile di China"ujar Tere dengan tersenyum manis
"dari mana kamu tahu soal ini sayang."
"tentu aku tahu ma, karena nickole salah satu tangan kanan aku juga.dan ini lah yang aku mau dari karyawan aku pa,ma!! tanpa aku menyuruh, mereka langsung paham dengan keinginan ku.apa papa sekarang sudah mengerti kenapa aku memecat mereka semua pa."
"ya papa sudah tahu sayang."ujar papa derent dengan tersenyum
"hah... aku harus menyelesaikan pekerjaan ini dengan segera, berkas-berkas ini sungguh membuat ku sakit mata.baru di tinggalkan beberapa hari sudah seperti ini,apa lagi kalau sebulan. bisa-bisa aku tidak tidur tiap malam menyebalkan."ujar Tere dengan menggerutu sambil membalikkan berkas-berkas yang berada di tangan nya.
"padahal papa sudah membantu kamu untuk mengurus beberapa berkas saat kamu tidak ada sayang, kenapa bisa sebanyak ini lagi sayang."ujar papa derent dengan penasaran
"hahaha .... pa berkas-berkas itu tidak ada seberapa nya dan itu juga belum sepenuhnya pa.dan yang ada di depan Tere baru setengah nya saja"ujar Tere yang masih fokus pada berkas-berkas nya.
"apaaaa... kamu yang benar saja,ini baru setengah nya"ujar mereka bersamaan
"iya,ini baru setengah nya dan setengah nya lagi masih di dalam perusahaan."
"ck,kenapa Nile membuat bingung dengan ini semua,jika dia kembali lihat bagaimana aku menangani nya nanti.semua dokumen ini akan ku lemparkan ke arah nya nanti"gerutu Tere yang mulai pusing melihat berkas-berkas nya
__ADS_1