Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 33


__ADS_3

"apa kalian sudah makan"ujar Tere saat pelayan datang menyajikan makanan yang mereka pesan tadi.


"selamat menikmati nona"ujar sang pelayan dan meninggalkan tempat nya


"kami belum makan"ujar tama yang masih memeluk tubuh sepupunya dengan erat


"mau aku pesan kan"ujar Tere dengan menatap mereka bergantian


"tidak perlu,kami mau makan apa yang kamu pesan sekarang"ujar Tama


"oke,kenapa kita jadi bernostalgia gini."


"suapi kami Tere"ujar Tama dengan manja sambil melirik ke arah Steve


"CK,dasar manja. mengganggu saja"ujar Steve dengan kesal


"manja kepada saudara sendiri tidak masalah,kamu tahu itu kan."ujar Leo dengan menaik turun kan alis nya


"sudah sudah berantem Mulu kerjaan nya kalian"ujar Tere menengahi


"mereka duluan sayang yang mulai."ujar Steve dengan cemberut


"makan lah Steve,aku sudah memotong nya"ujar Tere dengan menyodorkan piring ke arah Steve


"terima kasih sayang."ujar Steve walaupun kesal tapi dapat perhatian dari Tere membuat nya senang.


"lebih baik kalian pesan sendiri makanan nya! porsinya tidak cukup jika buat bertiga"imbuh nya


"tidak perlu!!ini sudah lebih dari cukup untuk kita bertiga"ujar leo

__ADS_1


"terserah kalian"ujar Steve dengan cuek


"ayo Tere suapi kami"ujar Tama dan Leo bersamaan


"iya sabar, kalian ini benar-benar kekanakan."ujar Tere dengan menggeleng kan kepala nya


"jika sama kamu,kita seperti ini."ujar Tama, walaupun mereka jarang bertemu dulu.mereka sangat lah akrab,Tama dan Leo akan bersikap seperti anak kecil di hadapan sepupunya itu.


"nih aaa"ujar Tere Dengan menyodorkan sendok ke arah Tama dan bergantian ke Leo, setelah itu baru diri nya sendiri dan berlanjut sampai habis makanan nya


"terima kasih"ujar Tama dan Leo bersamaan dengan memeluk tubuh Teresa


"iya sama-sama.setwlah ini kalian mau kemana?"ujar Tere dengan tersenyum ke arah mereka


"sepertinya ke perusahaan lagi,masih ada kerjaan di sana.ada apa?"ujar Tama dengan penasaran


"emm rencana nya sih dari sini aku mau ke rumah kalian,sudah lama aku tidak pergi kesana dan juga tadi aku dapat kabar dari papa jika mereka sedang di sana saat ini"ujar Tere menatap Tama dan Leo bergantian


"iya"


"kalau begitu nanti kami pulang bersama dengan kamu saja"ujar Leo


"oke"ujar Tere dengan memikirkan tentang sesuatu hal


"kenapa kamu tidak membawa nya datang ke rumah saja Leo!! kamu belum memperkenalkan nya kepada uncle dan aunty bukan?"ujar Tere mengerutkan keningnya


"aku memang belum memperkenalkan nya kepada mereka"ujar Leo dengan menatap wajah Tere


"lebih baik jemput dia sekarang dan kenal kan dia kepada anggota keluarga kita.ini kesempatan yang bagus Leo"ujar Tere memberikan saran kepada Leo agar memperjelas status nya di hadapan keluarga nya.

__ADS_1


"kamu benar!!,aku pergi dulu ya.sampai jumpa di rumah"ujar Leo mencium pipi saudari nya dan berlari keluar dari dalam restoran


"kenapa menatap ku seperti itu"ujar Tere dengan memperhatikan ekspresi wajah Tama yang lesu


"kamu juga bisa Tama,apa kamu ingin terus seperti ini status kamu dengan dia"ujar Tere dengan melirik ke arah Charlotte


"dia nya yang tidak mau"ujar Tama dengan berbisik kepada Tere agar tidak ada yang mendengar nya


"berusaha lah Tama, aku yakin jika dia juga menyukai mu tapi ada rasa takut dalam dirinya"bisik Teresa di telinga Tama, sedangkan yang lainnya saling pandang satu sama lainnya.


"apa kamu yakin"


"iya, berusaha lah jika dia masih tetap tidak mengatakan isi hatinya kepada mu,lebih baik kamu menjauhinya dulu dan jangan bertemu dengan nya.apa lagi peduli dengan nya agar dia memahami perasaan nya saat ini"ujar Tere dengan tersenyum jahil ke arah sepupunya.


"baik lah aku akan mencoba saran mu"ujar tama dan menyudahi obrolan rahasia mereka


"maaf nona,ini kue yang anda pesan"ujar pelayan dengan membawa dua box kue Gateau black forest"


"terima kasih,tolong bill nya"ujar Tere


"ini nona total nya"ujar sang pelayan dengan memberikan bill kepada Tere


"Tama tolong kamu yang bayar."ujar Tere dengan tersenyum lebar tanpa dosa


"CK,kalian yang makan banyak kenapa jadi aku yang bayar"omel Tama pada sepupunya


"jangan pelit Tama!! lagi pula kamu jarang mentraktir ku makan"ujar Tere dengan cemberut


"hah.... baiklah aku yang bayar dan kondisi kan ekspresi wajah kamu itu,jangan sampai ada klien yang melihat wajah mu seperti ini"ujar Tama dengan menghela nafas dalam-dalam

__ADS_1


"hehehe kau memang sepupuku yang terbaik"ujar Tere dan setelah itu Tama membayar semua makanan yang mereka pesan tadi.kemudian mereka kembali ke mansion keluarga Alexander kecuali Charlotte beserta teman-temannya dan juga Steve yang harus pergi ke perusahaan.


__ADS_2