
"apa kamu yakin Mike?." tanya Dady Reyhard dengan menatap kearah sahabatnya, sudah beberapa hari ini, ia selalu melihat keponakan nya di dekat rumah nya dengan penampilan terakhirnya.
"iya, mungkin saat ini Steve sudah sampai di tempat nya derent, dan keadaan Greyson masih sama seperti terakhir kita bertemu dengan nya." jawab Dady Mike dengan tenang, ia sendiri juga merasa tidak nyaman akhir-akhir ini. bahkan istri nya juga merasakan hal itu, "ada apa dengan wajah kalian semua?." tanya Dady Mike yang memperhatikan wajah mereka secara bergantian, bahkan putri nya juga sama.
"emm tadi Charlotte seperti melihat kak Tere, dad!."ujar Charlotte, ia melihat sekeliling nya.
"dimana?." tanya Dady Mike dengan menaikkan satu alisnya menatap wajah putri nya dengan seksama, mungkin ini yang selama ini yang membuat nya tidak tenang.
"di restoran xxx dad, dulu Charlotte pernah bertemu temu kak Tere di sana. dan makan siang bersama dengan kak Steve juga disana," jawab Charlotte dengan menunduk, ia sempat berpikir jika ia hanya salah lihat tadi. tapi setelah Tama mengatakan jika ia juga bertemu dengan Tere, perasaan nya menjadi gundah.
"mungkin kamu sedang merindukan kakak ipar mu saja sayang?" jawab Dady Mike dengan tenang, walau sebenarnya ada rasa sedikit terkejut mendengar perkataan dari sang putri.
"tidak hanya Charlotte dad, Tama juga melihat Tere di taman." ujar Tama yang sedari tadi hanya diam saja, saat Dady Mike berbicara.
"Tama, kamu jangan berbicara sembarangan" ujar Dady Reyhard tak suka,, walau sebenarnya ia juga tidak tahu kenapa Tere tidak menemui mereka jika ia masih hidup.
"bukan hanya mereka dad, Leo juga melihatnya beberapa hari ini. bahkan Clarissa juga melihatnya."jawab Leo enteng, Tere benar-benar membuat sang istri nya menjadi takut.
mereka terdiam sesaat memikirkan tentang hal ini, jika Tere masih hidup kenapa tidak menemui mereka, tapi justru ia muncul dan membuat mereka semua menerka-nerka.
__ADS_1
karena sudah banyak yang melihat Tere, akhirnya mereka memutuskan untuk mengecek cctv di setiap mereka melihat Tere.
Tama dan Leo sempat terkejut saat Dady Reyhard mengatakan di dekat rumah mereka, ternyata bukan hanya mereka yang melihatnya tetapi orang tua mereka juga melihat nya. dan membuat mereka merasa aneh, apa mungkin mereka berhalusinasi dengan orang yang sama. rasanya tidak mungkin jika ini terjadi,
saat mereka melihat rekaman cctv saat mereka melihat Tere berada, namun seketika mereka semua menjadi sangat kecewa dengan apa yang mereka lihat. yang mereka lihat bukanlah Tere melainkan orang lain yang berpenampilan sama dengan Tere, sepertinya mereka mulai gila memikirkan tentang Tere.
dady Mike tidak ingin mengambil pusing dan ia mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.tak berselang lama panggilan telepon nya berlangsung.
"hallo" sapa seseorang yang berada di seberang telepon nya,
"apa kamu sudah sampai son?" tanya Dady Mike, ia tidak lupa mengaktifkan pengeras suara nya,agar semua orang bisa mendengar kan nya.
"sudah dad" jawab seseorang di sebrang telefon yang tidak lain adalah Steve, sekarang Steve sudah sampai dan menemani Greyson yang sedang bermain game.
"tidak dad, papa dan mama sedang di teras depan rumah."jawab Steve seraya melihat ke arah pintu, saat Dady Mike ingin bertanya kembali. ia urungkan saat mendengar suara seseorang di sebrang telefon nya.
"kak Steve, di panggil papa sama Mama" ujar Greyson, yang sedang duduk di samping kakak ipar setelah mengantarkan minuman untuk orang tua nya.
"sudah dulu dad, nanti Steve akan menelepon Dady." ujar Steve dan mematikan telepon nya sepihak,
__ADS_1
Mike merasa lega saat mengetahui putra nya tidak membohongi dirinya, bahkan ia juga mendengar suara Greyson putra dari sahabatnya. walau kecil mereka masih bisa mendengar nya,
disisi lain nya seseorang yang sedang menjadi pembicaraan mereka semua sedang terbaring di atas brankar rumah sakit dengan menggunakan beberapa alat-alat medis di tubuh nya, bahkan asisten pribadi nya sendiri juga sama, keadaan mereka sekarang ini masih belum stabil dan belum ada perubahan sama sekali.
sehingga membuat orang yang menolong mereka sedikit frustasi,sudah satu bulan tapi mereka berdua masih belum bangun dari tidur mereka. orang itu sempat menyerah untuk menyelamatkan dua orang itu, saat ia memutuskan untuk mencabut alat-alat medis di tubuh mereka berdua, tiba-tiba ia melihat pergerakan tangan dari mereka walau sangat kecil namun masih bisa ia lihat.
"sampai kapan kalian berdua mau seperti ini terus, apa kalian tidak ingin bertemu dengan keluarga kalian?" ujar orang itu dengan memandang sendu kedua orang yang ia selamat kan satu bulan lalu.
orang itu menarik nafas panjang, ia menatap wajah mantan kekasih nya dulu dengan harapan yang sangat besar. walau ia sakit hati saat mengetahui jika mantan kekasih sedang hamil, untung saja saat kejadian itu janin itu masih bertahan. sehingga membuat nya sedikit lega dengan apa yang ia lihat, ia sendiri ingin menghubungi orang tua mantan kekasih nya dulu tapi sayang nya ia tidak mengenal tentang keluarga mantan kekasih dulu.
walau Tere seorang CEO tapi ia sangat tidak suka jika wajah nya tertampang di koran maupun majalah. identitas Tere sendiri juga di rahasiakan dari publik, sehingga tidak ada orang yang tahu siapa Tere selain klien nya.
sesekali ia membelai rambut Tere yang panjang, ia sendiri setia menunggu Tere setiap hari nya.
walau ia sendiri sudah menikah, tapi ia masih tidak bisa melupakan Tere begitu saja.
walau istrinya sedang berada di dekatnya saat ini, ia tetap mengusap kepala Tere dengan kasih sayang. istri nya sendiri juga tidak mempermasalahkan tentang kedekatan nya dengan mantan kekasih suaminya, ia sekarang tahu kenapa suami nya masih belum bisa melupakan mantan nya sepenuhnya.
tetapi ia merasa tidak asing dengan wajah Tere, ia berusaha untuk mengingat kembali tentang di mana ia pernah melihat Tere sebelum nya. namun sayangnya ia tidak dapat mengingat nya, ia mengusap pundak suami nya dengan lembut dan memberikannya semangat kepada suami nya.
__ADS_1
entah apa yang akan di katakan oleh Tere setelah ia bangun nantinya, setelah ia mengetahui jika dirinya istri dari mantan kekasih nya yang meninggalkannya begitu saja tanpa ada penjelasan. mungkin Tere akan memandang rendah diri nya karena sudah merebut kekasih nya dulu, bukan ke inginan nya untuk menikah dengan varo. ia juga terpaksa karena mereka di jodohkan oleh kedua orang tua mereka.
walau mereka di jodohkan, hubungan mereka sangat baik dan terlihat harmonis. bahkan sampai saat ini hubungan mereka semakin membaik walau kehadiran mantan kekasih suaminya, namun ia merasa tidak keberatan sama sekali.justru ia ingin sekali dengan sesosok mantan kekasih suaminya dulu, tapi sayang nya mereka harus pindah ke negara lain karena ke inginan dari sang suami, karena tidak ingin membuat mantan kekasih nya terluka dulu.