
Lucas membawa Alika ke suatu tempat dimana Leon ingin bertemu istrinya setelah berdebat beberapa jam yang lalu.
Flashback
Nada ponsel milik Lucas berdering dengan judul, “See you again.” Lucas mendeal up nomor yang tidak dikenal. Lucas memanggil dengan suara dingin.
“Hallo”
Leon tidak menjawab karena merasa tercekat tenggorokannya.
Lucas memanggil kembali.
“Hallo”
Leon bersuara dengan serak.
“Hallo Lucas, ini aku. Ada hal yang ingin ku katakan kepadamu”, ucap Leon.
“Katakanlah”,ucap Lucas dengan masih tetap dengan nada dingin.
“Aku ingin minta tolong kepadamu.”
“Minta tolong?!” Lucas berdecak.
“Aku serius”, ucap Leon dengan suara sedikit bergetar sambil menatap wajah istrinya yang sedang menggendong putrinya.
“Apa yang bisa aku tolongin?” tanya Lucas.
“Aku ingin bertemu kepada istrimu. Apakah kamu bisa mempertemukan aku dengannya?”
“Ada hal apa?” tanya Lucas.
“Hal yang sangat penting yang ingin aku katakan kepadanya”, ucap Leon.
“Aku gak bisa katakan lewat telepon”, sambungnya.
“Tolong bawa dia di alamat yang akan aku kirim.”
“Kamu akan tahu Lucas.”
“Baiklah”, ucap Lucas dengan menghela nafas.
Lucas menepikan mobilnya di area perkarangan rumah baru milik Leon. Alika bingung kenapa Lucas membawanya ke rumah mewah? Entah rumah siapa?
“Lucas, ini..jangan-jangan kamu membelinya?”
“No sweety.”
“Terus?”
“Ini milik Leon”, ucap Lucas.
“Berarti Amanda juga pindah ke sini?”
“Tentu saja sweety. Dia kan istrinya Leon”, ucap Lucas sambil melepaskan sabuk pengaman.
“Mari kita turun”, ajak Lucas.
“Baiklah.”
Lucas dan Alika berjalan melewati perkarangan latar menuju ke pintu. Lucas menekan tombol rumah.
Leon yang berada di ruang tengah menegakkan badannya sambil menghembuskan nafas. “Akhirnya mereka datang”, batin Leon.
Amanda yang sejak tadi di dapur langsung menghampiri Leon.
“Honey, biarkan aku saja yang membukakan pintu.”
“Tenangkan hatimu dan pikiranmu yang kacau.”
“Kamu harus menerimanya. Katakan pelan-pelan saat semalam aku katakan”, ucap Amanda dengan berjalan menuju pintu luar.
__ADS_1
Leon kembali duduk di sofa dengan tegang. Leon tak mampu berfikir apa-apa. Ia hanya bisa menerima jalan takdir Tuhan.
“Tenanglah Leon, semua akan selesai dan bahagia”, kata Leon dalam hati.
Flashback
“Honey, aku ingin dengar cerita yang sedang kamu pendam saat ini”, ucap Amanda yang memeluk tubuh Leon dari belakang.
Leon menghembuskan nafas panjang untuk melerai emosinya.
“Baiklah”, ucap Leon.
Leon membawa Amanda ke atas ranjang. Leon mulai bercerita soal Alika.
“Dahulu daddy memiliki musuh terbesar dalam dunia bisnisnya yang saat ini masih aku geluti. Daddy mendapatkan dinas keluar negeri. Ia diperintahkan oleh uncle Saddam demi bisnis yang mereka telah kembangkan. Daddy mendapatkan tugas ke Indonesia untuk menangani perusahaan properti yang sudah maju saat itu sebelum dipegang oleh ayahnya Denis.
Ketika dinas di sana, daddy jatuh hati kepada gadis kampung yang mengalihkan momy dari hatinya. Daddy diam-diam berhubungan spesial meskipun hanya sekadar menikah siri. Lalu wanita itu mengandung Alika setelah beberapa bulan menikah. Daddy bolak balik ke Indonesia hanya untuk menemani istri sirinya sampai ia melahirkan. Sebelumnya daddy sudah berhubungan beberapa tahun lewat sosmed sampai akhirnya menikah.
Lalu dikemudian hari musuh-musuh daddy menemuinya ke Indonesia dan terjadilah suatu insiden penyerangan yang membuat Alika terlantar dalam semak-semak dan ibu Alika meninggal akibat penembakan untuk melindungi suami tercintanya bernama Courvien.
Sebenarnya aku sangat membenci pria brengs*k ini, yang telah mengkhianati cinta tulus momy. Jika ia masih hidup aku ingin membuatnya babak belur.
Aku sangat kasihan dengan kedua wanita ini yang telah mau melindungi pria brengs*k tersebut.”
Leon mencengkeram tangannya sampai kuku jari putih. Amanda yang berada di sampingnya mengusap lengan suaminya.
“Sekarang ikhlas kan saja. Jika kamu mengikhlaskan segala perbuatan buruk orang lain nantinya hidupmu tenang. Sekarang ia sudah tiada. Yang perlu kita lakukan menerima jalan yang ditakdirkan Tuhan agar hidup kita berdamai dan bahagia”, ucap Amanda.
“Thank you”, ucap Leon dengan mengecup keningnya.
Amanda menepuk pundak suaminya yang sejak tadi melamun.
“Honey!” panggil Amanda yang membuat Leon terkejut.
“Jangan melamun honey. Kita ada tamu”, ucap Amanda.
“O, oh, ya..”
“Hai Leon, sudah lama tidak berjumpa”, ucap Alika dengan senyum. Leon tersenyum kikuk sambil memandang wajah Alika yang tidak bisa mengalihkan pandangan lain. Amanda melihat suaminya yang terus saja bertindak bodoh hanya menggeleng kepala.
“Sebentar, aku akan ambilkan camilan dan minuman”, ucap Amanda dengan berlalu ke dapur.
Lucas berdehem ketika melihat Leon yang sejak tadi memandang dengan tatapan yang bahkan bisa dibilang kalau ia tertarik kepada istrinya.
Leon terkejut mendengar suara deheman. Leon menggaruk tengkuk sambil mengucapkan maaf.
“Ada perlu apa sampai kamu meminta tolong membawa Alika bertemu denganmu?” tanya Lucas.
“Aku..aku ingin membuka semua rahasia keluargaku. Aku ingin kamu dan Alika mendengar”, jawab Leon.
“Ada apa hubungan kami dengan keluargamu?”
“Ada sesuatu hal yang perlu kalian tahu terutama Alika”, ucap Leon.
Mereka saling bertukar pandang sampai Amanda datang membawa camilan dan minuman yang telah disiapkan sejak sebelum Alika dan Lucas datang.
Amanda ikut bergabung bersama Leon, Lucas, dan Alika.
“Honey mulailah bercerita”, ucap Amanda. Leon menganggukkan kepala.
“Begini, sebenarnya Alika adalah bagian keluarga Courvien. Ia putri daddy ku dan kami beda ibu”, ucap Leon.
“M..Ma..maksudnya?” tanya Alika dengan nada bergetar dan berekspresi terkejut.
“Maksudku, kamu dan aku adalah bersaudaraan. Cuman kita beda ibu”, ucap Leon.
“Apa kamu bisa jelaskan secara detail?” tanya Lucas.
“Aku gak dapat bercerita detail. Aku memiliki bukti tes DNA beserta foto daddy bersama ibumu, Alika”, ucap Leon dengan memberikan amplop coklat yang diberikan oleh Saddam.
Lucas dan Alika melihat foto-foto ibunya yang masa lalu bersama Courvien yang notabenenya ayah dari Leon.
__ADS_1
Leon melihat ekspresi kedua orang tersebut menceritakan garis besarnya.
“Daddy, bertemu ibu mu waktu dinas ke Indonesia. Mereka menjalin hubungan secara diam-diam lewat sosmed di belakang momy. Lalu mereka bertemu kembali kemudian menikah. Setelah kamu lahir di dunia beberapa bulan..” Leon menarik nafas untuk melanjutkan ceritanya, “daddy mendapatkan serangan mendadak dari musuhnya. Kemudian, momy mu menyelamatkan pria brengs*k itu dari tembakan musuh. Kamu disembunyikan dan ditelantarkan oleh daddy lewat semak-semak.”
Alika menjadi merasa bersalah usai mendengarkan cerita dari Leon. Ia tidak mampu menampakkan wajahnya kepada seorang laki-laki yang notabenenya saudara tirinya. Alika hanya dapat meminta maaf dengan suara lirih. Leon mendengarkan itu mengatakan, “girl, kamu gak salah. Semua terjadi merupakan jalan Tuhan yang sudah di rencanakan. Aku pun gak bisa menyalahkan kamu. Harusnya yang disalahkan itu pria brengs*k itu. Namun sayangnya orang itu sudah mati di tangan musuh”, ucap Leon dengan nada dingin dan sedih.
“Maaf”, ucap Alika.
“Sudahlah, kita gak perlu terbawa akan masa lalu. Bagaimana kalau kalian saling berpelukan karena sudah dipertemukan sebagai saudara?” ajak Amanda sambil mengusap lengan Leon.
“Honey, C’mon!” ajak Amanda dengan memberikan kode.
Alika berdiri menghamburkan pelukan Leon. Amanda memberikan kode kepada Lucas yang sedang cemburu untuk menahan rasa cemburu itu.
Lucas menarik nafas sedikit kesal tapi dia bahagia karena Leon mau menerima istrinya dari hubungan gelap ayahnya.
...
Lima tahun kemudian
Esok harinya Lucas melakukan rutinitas dengan bermanja kepada Alika. Ia tidak pernah absen memberikan kecupan-kecupan kecil di pundak Alika. Alika yang terus saja diusik oleh Lucas membuatnya kesal sampai lelah menyampaikan protes kepada suaminya tersebut.
Sikap manja suaminya tak pernah berhenti.
“Honey, kamu jangan lakukan lagi, aku geli”, ucap Alika.
“Aku menyukaimu sweety”, ucap Lucas.
“Tapi aku sangat kerepotan”, ucap Alika.
“Aku mau turun, takutnya Sean dan Olive mencariku”, ucap Alika kembali.
“Dia sudah bersama dengan momy”, ucap Lucas.
“Iya aku tahu, tapi ku mohon hentikan ini membuatku tidak nyaman. Aku gak mau ketika bertemu teman-temanku leherku banyak tanda merah”, keluh Alika.
“Oh sekarang kamu banyak mengeluh karena kuberikan tanda”, ucap Leon dengan terus mengecup pundak dan leher istrinya.
“Iya”, kesal Alika.
“Tuan Lucas, aku tidak ingin kena ejekan mereka apalagi kedua anakku sering bertanya tanda merah yang sering kau buat. Aku sering kelabakan”, ucap Alika.
Alika pergi turun setelah mendorong tubuh Lucas. Alika pergi menemui kedua anaknya.
“Mom!” teriak Olive dengan menghamburkan pelukan. Alika mengangkat tubuh putrinya.
“Momy kenapa lama sekali turunya?” tanya Olive.
“Maaf sayang, momy harus menata barang-barang bawaan milikmu, milik Sean, momy, dan daddy agar tidak ada yang tertinggal”, ucap Alika.
“Apakah sudah siap aunty?” tanya Zoe.
“Tentu sudah siap tuan putri”, jawab Alika.
“Let’s go!” teriak Zoe.
Teriakan yang menggelegar membuat mereka tertawa seisi mansion keluarga Saddam. Alika sampai mengatakan kalau sifat Zoe mirip dengan Aminah membuatnya tertawa geli.
Lucas, Saddam, Alika, Sea, dan Olive menaiki sedan hitam bersama keluarganya. Sementara Sean ikut bersama di mobil Daniel.
Liburan yang telah dinanti sekian tahun penuh dengan rasa bahagia di rasakan kelompok organisasi milik Saddam setelah sekian tahun mengalami insiden pertumpahan darah dan permusuhan yang tiada hentinya dengan Ellios.
Semua masalah terbesar sudah terselesaikan. Kasus mengenai jasad Raina sudah di makamkan. Vio sudah bertemu Danu yang membekam di penjara. Vio sudah melampiaskan semua rasa marahnya kepada Danu. Ia sudah melepaskan bebannya.
Sementara Starley tengah mengandung buah hati yang sudah lama diharapkan. Ia juga tidak pilih kasih terhadap anak angkatnya bernama Henry. Starley selalu menyayanginya dengan penuh kasih.
Leon dan Amanda tengah berbahagia karena mereka akan segera memiliki anak ketiga yang dinantikan.
Kak Denis dan kak Tasya juga menunggu buah hati ke dua. Kak tasya tengah mengandung enam bulan.
Kebahagiaan yang dialami oleh semuanya Alika berharap kehidupan selanjutnya tidak ada akan ada lagi konflik besar yang mengorbankan keluarganya. Alika juga berharap tawa ini tidak akan pernah luntur akibat tahta maupun harta. Ia berharap tidak ingin terbangun dari mimpi indahnya.
__ADS_1
“Sweety, mereka memanggil kita. C’mon!” ajak Lucas dengan menggandeng tangannya.
Mereka berlarian di pinggir pantai bersama putra putri mereka.