Posesive Uncle Mafia

Posesive Uncle Mafia
Episode 83


__ADS_3

Ellios pergi ke ruangan markas dengan tertawa terbahak-bahak. Setelah itu Ellios memyuruh keponakannya untuk membantunya membuat racun mematikan yang secara perlahan-lahan untuk Joni. Dengan alasan agar Joni tidak terlalu jauh mengancam rencananya untuk menguasai harta tiga aliansi tersebut.


Ellios mengarahkan kepada Raymon untuk memasukan obat cair itu ke dalam kopinya.


Raymon mengikut perintah dari pamannya.


Raymon mencoba mendekati Joni dengan wajah polosnya.


“Hai uncle”, sapa Raymon.


“Kenapa kamu ke sini?”, tanya Joni.


“Saya hanya mencurahkan hati kepada uncle Raymon tentang tindakan uncle saya”, ucap Raymon.


“Apa yang ingin kamu curahkan tentang sikap uncle kamu?”, tanya Joni.


“Saya mau mengungkapkan tentang sikap uncle aku yang terus aneh. Dia selalu menyuruhku untuk melakukan hal yang tidak aku mengerti. Apalagi ketika di suruh ikut menculik Lucas. Padahal aku sudah terus menolak perbuatan jahat itu. Namun uncle Ellios malah bersikap kasar terhadapku jika aku tidak mengikuti kata-katanya”, ungkap Raymon dengan tangannya mengambil racun untuk di tuangkan ke salam kopi di samping Joni.


“Terus apalagi kejahatan uncle kamu?”, tanya Joni.


“Entahlah uncle, aku hanya tahu sebatas itu. Jadi, aku ingin uncle Joni membantuku untuk menghentikan perbuatan jahat uncle ku”, ucap Raymon.


“Aku akan membantu kamu. Tapi dengan satu syarat”, ucap Joni.


“Syarat apa uncle?”, tanya Raymon.


Joni mengambil cangkir kopinya untuk membasahi tenggorokan. Sementara Raymon melihat Joni meminum kopi itu tersenyum menyeringai.


“Kamu harus membeberkan perlakuan busuk Ellios kepada tuan Courvien”, ucap Joni.


“Baiklah uncle”, ucap Raymon.

__ADS_1


Setelah ditinggalkan oleh Raymon, mata Joni tiba-tiba buram dan kepalanya merasa sakit. Lalu Joni pingsan ke lantai dengan mengeluarkan darah di hidungnya. Raymon dan Ellios tersenyum senang dan melakukan high five. Lalu Ellios menyuruh bawahannya untuk mengangkat tubub Joni dan dimasukkan ke dalam karung lalu diangkat dan dibawa ke bagasi mobil. Ellios membawa tubuh Joni ke tempat sebuah pegunungan dan menggelindingkan tubuhnya dari atas jurang dengan tawaan yang menggelegar sampai burung-burung yang bertengger diatas pohon berterbangan karena merasa terganggu.


Kemudian Ellios meninggalkan tempat itu dan pergi menjauh dari pegunungan tersebut dan kembali ke keluarga Courvien.


Ellios membujuk Courvien untuk segera menangkat senjata setelah setengah bulan tiada kabar mendapatkan aset dari Saddam. Namun Courvien mengatakan bahwa dirinya akan berbicara baik-baik dengan Saddam untuk mendapatkan aset tersebut.


Tetapi Ellios tidak sabarkan diri dan terus membantah saran dari Courvien. Lalu Courvien curiga dengan sikap Ellios yang selama ini di sampingnya.


Courvien mulai menyelidiki Ellios setelah mendengar istrinya yang pernah memergoki Ellios dan Raymon telah menculi putra Saddam dan mencuri sebagian aset miliknya.


Kecurigaan itu membuat Ellios menyadari dan mengadakan rapat dengan anak buahnya untuk segera mengambil tindakan mengadu domba mereka untuk mendapatkan seluruh aset milik tiga aliansi.


Beberapa hari berturut-turut Ellios mengirim paket kepada Saddam yang berisi ancaman namun tidak digubris dan membuat Ellios tambah gencar dengan aksi liciknya sampai Ellios memutar balik pikirannya dengan membakar rumah milik Courvien setelah menemukan semua aset yang di simpan oleh Courvien.


Malamnya Ellios dan Raymon mencuri beberapa aset yang di temukan bersama bawahannya di tengah malam.


Malam itu juga Ellios membakar mansion itu dan membuat keluarga Courvien berhamburan begitu dengan Courvien dan istrinya turun dari ranjang dengan kobaran api yang semakin besar dan membuat seluruh bangunan runtuh dan menimpa ke dua sejoli.


Lalu Courvien menghembuskan nafasnya bersama istrinya di samping dengan tangan saling menggenggam bersamaan dengan suara ledakan di rumahnya yang menghanguskan seluruh bagian kusen bangunan tersebut yang telah menjadi abu.


Pemadam kebakaran pun tiba mencoba untuk memadamkan api namun sayang kobaran api itu tidak berhenti dan suara ledakan dari mansion tersebut terus menjadi sehingga pemadam api dan wartawan pergi menjauh.


Sedangkan Leon dibawa oleh Ellios untuk dijadikan alat mendapatkan sebagian aset milik Saddam.


Paginya banyak siaran berita yang menghebohkan mengenai keluarga Courvien yang hangus terbakar di mansionnya. Seluruh penghuni rumah meninggal dalam api kebakaran.


Sea yang tengah menyalakan televisi di ruang tengah menjerit dan berteriak memanggil nama suaminya.


“Saddam!”


“Saddam!”

__ADS_1


“Saddam! Kamu segera kemari!”


Saddam datang berlari mendengar teriakan dari istrinya.


“Lihatlah berita itu Saddam. Courvien dan keluarganya meninggal hangus terbakar”, ucap Sea dengan meneteskan air mata. Lalu Saddam memanggil anam buahnya Revan lewat ponsel.


“Hallo Revan, segera siapkan mobil. Kita berangkat di kediaman Courvien”, ucap Saddam yang telah menacuhkan terhadap keluarga Courvien yang terus mengganggu keluarganya.


“Baik tuan”, ucap Revan.


Setelah menghubungi Revan, Saddam berpamitan dengan Sea.


“Sweety, aku pergi dahulu. Nanti aku kabari kamu. Tenanglah dan jangan menangis, ok”,ucap Saddam dengan memberikan kecupan di kening istrinya.


Sea menganggukkan kepala.


Saddam bergegas pergi meninggalkan Sea. Saddam bersama beberapa anak buahnya pergi ke tempat Courvien.


Beberapa lama kemudian mereka telah sampai di tujuan. Saddam turun dari mobil dengan tatapan mata yang tidak dapat diartikan.


Kamu sekarang sudah tenang di alam sana. Namun kamu membawa begitu banyak penyesalan di kematian kamu. Kamu telah tidak mempercayai sahabat kamu yang telah kita bangun sejak lama. Kamu terlalu mengabaikan peringatan dari orang yang sejak dahulu kau percayakan. Aku begitu kecewa dengan kamu Courvien.


Selamat tinggal sahabat sejatiku.


Saddam hanya dapat berdoa untuk sahabatnya yang telah berpulang ke alam lain. Kini Saddam menyuruh beberapa anak buahnya untuk mencari skenario dibalik kebakaran mansion milik Courvien dan keluarganya yang tersisa. Sedangkan Joni sedang keadaan hidup dan mati karena belum ada obatnya untuk mentralisir racun di tubuhnya walaupun detak jantungnya kuat namun kelamaan akan melemah setelah racun itu menyebar ke jaringan sel tubuhnya.


Sementara Saddam dan Sea beserta anak buahnya menyebarkan abu milik Courvien yang sebagian ke laut untuk mengucapkan selamat tinggal terakhir kalinya. Lalu sebagian abu, Saddam menguburnya dekat dengan ayah Abigail. Setelah itu Saddam pergi meninggalkan mereka yang telah hidup tenang ke alam sarpa.


Hari demi hari Saddam dan Sea hidup berbahagia setelah permusuhan telah usai. Saddam berencana melanjutkan hidupnya dengan hidup tenang bersama Sea dan putranya ke pulau untuk meninggalkan kenangan pahit yang selama ini telah terjadi.


Saddam juga membawa Abigail bersama adik dan ibunya ke pulau itu untuk mengubur semua kepahitan yang dialaminya selama ini.

__ADS_1


Satu bulan kemudian ibu Abigail meninggal dunia karena serangan kangker serviks yang di deritanya selama suaminya sudah meninggal. Kini Abiagil hanya hidup bersama bayi mungilnya bernama Milka.


__ADS_2