Posesive Uncle Mafia

Posesive Uncle Mafia
Episode 27


__ADS_3

Aminah saat ini sedang terombang ambing antara kematian dan hidupnya. Para tim medis sedang berusaha menyembuhkan pasien. Sementara Daniel terus berdoa dengan mondar mandir.


“Ayolah, Aminah kamu harus kuat dan aku sudah janji akan menceritakan seluruh masa laluku. Tolong, jangan tinggalkan aku. Tuhan tolong bantu istri saya”,batin Daniel dengan penuh harapan kepada Tuhan agar tidak mengambil nyawa istrinya.


Sementara orang tua Aminah terus berdoa untuk keselamatan anaknya sedangkan simbah Aminah bengong karena terkejut melihat cucunya tiba-tiba mengalami kecelakaan sebab ia adalah cucu kesayangannya.


Setelah dua jam kemudian dokter keluar dengan wajah kusut dan mendapatkan banyak pertanyaan bertubi-tubi dari Daniel.


“Uhhh...ahhh”, nafas dari dokter, “Bagaimana dok keadaan istri saya? Dia baik-baik saja kan? Dia tidak akan kenapa-napa kan dok? Jawablah saya dok?” tanya Daniel bertubi-tubi karena cemas.


“Diamlah Daniel, biarkan dokter bernafas dahulu”, ucap ayahnya Aminah.


“Begini tuan dan nyonya dia selamat namun..,” ucapan dokter tercekat


“Namun apa dok?”, tanya Wulan


“Iya dok,apa?”, tidak sabarnya Daniel


“Namun janin dalam kandungannya tidak dapat diselamatkan. Jadi kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Saat ini Aminah masih dalam keadaan kritis dan mengalami kelumpuhan”, ucap dokter tersebut.


“Apa dok?”, terkejut Daniel dan keluarga Aminah


“Maaf, sebab kelumpuhan ini terjadi akibat benturan keras di kepalanya sehingga dapat memicu bagian manapun. Saya akan memantau keadaan pasien untuk pemeriksaan selanjutnya. Pasien akan dibawa ke rawat inap dan tidak bisa dimasuki orang lebih dari satu”, ucap dokter dan pergi meninggalkan mereka yang terkejut dengan diselimuti kesedihan.


“Hhhu hhhuhhuh Aminah cucuku, kenapa kamu bisa begini?”, tangis histeris simbahnya Aminah dengan memukul dada dan tersungkur. Begitu pula dengan Wulan menangis dalam pelukan suaminya. Sedangkan Daniel mengusap wajah dengan kasar karena istrinya mengalami penderitaan itu akibat dirinya. Daniel merasa sedih dengan berbalut kesalahan dirinya.


Alika setelah mendapatkan kabar dari Raina jika Aminah mengalami kecelakaan, dia terkejut dan merasa sedih dan memeluk Lucas.


“Sweety kamu kenapa?”, tanya Lucas dengan mengusap punggung istrinya.

__ADS_1


“Uncle, Aminah mengalami kecelakaan hhuhhuhh”,ucap Alika dengan tangisan dipelukan Lucas.


Semua orang yang berada di dekatnya tidak bisa menahan air mata setelah mendapatkan kabar kecelakaan yang dialami Aminah.


Keesokan paginya Alika, Lucas dan Raina menjenguk Aminah di rumah sakit di sana sudah ada Daniel yang sedang duduk di lorong dekat ruang rawat Aminah dengan penampilan kusut. Mereka menghampiri Daniel.


“Daniel!”, panggil Lucas dengan duduk di sampingnya sambil mengusap pundak. “Bagaimana keadaannya?”, tanya Lucas.


“Dia mengalami kritis dan kelumpuhan”, ucap Daniel.


Raina dan Alika mendengar itu terkejut, “apa?”, ucap bersamaan dan mereka meminta penjelasan.


“Kenapa dia bisa mengalami kecelakaan Daniel?”, tanya Raina dengan ekspresi marah.


“Di..dia..,”jeda Daniel untuk menarik nafas dengan tatapan kosong, “ dia mengalami kecelakaan semua gara-gara aku”, ucap Daniel dengan tenggorokan tercekat dan tangan bertautan dengan saling meremas.


“Maksudnya?”, sungut Raina dengan dahi mengkerut.


“Ya kejadian apa? Kalau berbicara jangan berbelit gitu dong?”, bentak Raina yang tidak bisa menahan emosi dan Alika di sampingnya mengusap pundaknya.


“Maaf, aku tidak bisa cerita sekarang”, ucap Daniel dengan masih tatapan kosong.


Raina mendengus sebal, “uhhh...,ahhh”, dengan menghembuskan nafas kasar.


“Tenanglah Rain, kita sekarang yang paling penting mendo’akan Aminah yang di rawat di sana”, ucap Alika dengan memeluk Raina. Lucas mengajak Daniel keluar sebentar.


Sementara Raina menangis dengan histeris dengan mengatakan, “Lik, ini semua salah Daniel. Dia harusnya sebagai suami menjaganya hhuhhuhh”. Lalu Alika terkejut saat lontaran kalimat Raina dengan kata, “suami”, kemudian Alika melepaskan pelukan dengan mendorong tubuh Raina dan memegang dua pundaknya.


“Maksud suami itu apa?”, tanya Alika.

__ADS_1


“Maaf Lik, kami selama ini menyembunyikan kebenaran dari kamu. Aminah bersuami diumur belia dengan paksa seperti kamu. Tetapi Aminah menutup kesedihan itu dengan sikap kekanakannya. Saat masih sekolah Aminah melakukan perjanjian kepada Daniel jika ia akan menganggapnya sebagai abang sebelum sekolah selesai agar dapat tertutup rapat”, tangis Raina dengan menyesak di dada.


“Maksud kamu Aminah menikah karena perjodohan dan perjanjian kontrak karena dulu orang tua Aminah bangkrut dan terlilit hutang kemudian Daniel tiba-tiba membantu dengan syarat ia ingin menikahi Aminah. Karena dia telah jatuh cinta pertama kali waktu Aminah masih duduk di bangku dasar kelas satu. Daniel mencintainya di pandangan pertama ketika Aminah menolong menyembuhkan luka akibat bangku hantam entah dengan siapa”, ucap Raina. Alika yang mendengarkan seksama terkejut karena yang dialami hampir sama.


“Apa semua laki-laki seperti itu?”, tanya Alika dalam batin.


“Lik kapan Aminah bangun ya? Aku sudah kangen dengan tingkah konyolmu, kegilaan kamu, pokoknya semua Min”, ucap sedih Raina.


“Iya, Min kami semua kangen denganmu. Sebentar lagi akan ada cogan menengok kamu Min terutama abang Azril”,kekeh Alika dicampur sedih dengan merangkul pundak Raina.


Lucas saat ini sedang berbicara dengan Daniel.


"Daniel, kenapa bisa kejadian masa lalumu dengan pramugari itu?", tanya Lucas


"Aku sudah bilangkan, jika aku tidak pernah berhubungan wanita manapun di masa lalu sampai tidur di ranjang. Kamu percayakan sama aku", ucap Daniel sambil mengusap wajah dengan kasar.


"Iya, aku percaya", ucap Lucas


"Kenapa wanita itu masih mengincar kamu?', tanya Lucas.


"Entahlah, motif dia itu apa? Aku dulu kasihan untuk menghukumnya mati. Sekarang dia membalasku dengan air tuban. Dia mengirimkan foto-foto itu kepada Aminah dengan mengancam untuk berpisah denganku. Aku dulu sudah menyelidikinya bersama kamu dan Dante. Semua sudah jelas dia menjebakku. Sekarang aku tidak lagi memberikan toleransi kepadanya. Aku saat ini sudah mengerahkan banyak anak buahku untuk menangkap wanita j*l*ng itu. Aku akan musnahkan dia", ucap Daniel dengan geram dan mengepalkan kedua tangannya dengan erat.


"Aku juga akan membantumu, agar hidupmu bahagia", ucap Lucas.


"Apa motif wanita itu? Pasti dibalik semua ini, ada motif kerjasama dengan Ozzie. Aku akan menyelidiki semua sampai tuntas. Tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Bisa mengakibatkan orang terdekan aku, Abraham, Leon, Dante, dan Daniel celaka", batin Lucas dengan mengusap wajahnya yang tiba-tiba terasa gatal ketika mengingat kebusukan Ozzie.


Kini di depan ruang rawat Aminah penuh dengan teman-temannya berdatangan dengan memberi semangat Aminah lewat jendela karena mereka tidak diperbolehkan masuk.


"Lik, kenapa dia bisa seperti ini?", tanya Axel.

__ADS_1


"Ceritanya panjang Xel", ucap Alika dengan bernafas berat.


"Rain kamu tidak apa-apa", ucap Gilang memeluk Raina dengan mata bengkaknya sambil mengusap kepala. Raina menggeleng kepala di bawah pelukan Gilang.


__ADS_2