
Sesosok pria berkacamata hitam, memakai topi yang bertengger di kepalanya dengan masker yang hampir menutupi separuh wajahnya sedang mengamati orang berlalu lalang di sekitar kampus J.
Pria itu tengah menunggu seorang wanita cantik yang beberapa hari ini berhasil menarik perhatiannya. Ya, seorang wanita yang sudah mencuri hatinya.
Dari kejauhan nampak seorang wanita cantik tengah berbincang dengan teman-temannya. Wanita itu adalah seseorang yang pria itu cari sejak Tadi.
Pria itu tersenyum kala mengingat pertemuannya dengan wanita itu pertama kali.
Flash back on
Para awak media sedang berbondong-bondong datang ke kampus J untuk meliput kegiatan seorang penyanyi muda yang sedang naik daun dan sangat di gandrungi di berbagai negara belahan dunia ini.
Pria yang sedang bersembunyi di dalam kampusnya itu pun enggan untuk menampakkan batang hidungnya.
Di luar sana juga ada fans fanatiknya yang sedang menunggunya di depan gerbang kampus.
"Bagaimana aku bisa keluar dari sini tanpa mereka ketahui?," Ucap pria itu pada dirinya sendiri.
Pria itu adalah James Arthur, penyanyi muda yang sangat di dielu-elukan oleh penggemarnya yang sebagian besarnya adalah kaum hawa.
James berjalan mondar-mandir, hingga tanpa sengaja dirinya menabrak seorang gadis cantik yang hendak pulang dari kampus tersebut.
Bruugh...
"Auw...," Pekik gadis itu saat tubuhnya hampir terjatuh. Karena saat ini James tengah memegangi pinggang sang gadis agar tidak terjatuh.
James menatap mata gadis itu tanpa berkedip, bibirnya tersungging melihat kecantikan gadis di depannya itu. Satu kata yang dapat mewakili ungkapan James saat menatap sang gadis, yaitu "Cantik".
Dan anehnya semua adegan itu seperti slow motion seperti yang ada di adegan film.
"Hai Nona cantik," ucap James diiringi senyumnya. Menatap sang gadis yang kini sedang memelototinya.
"Heh, lepaskan aku, jangan sentuh-sentuh!. Mau mencari kesempatan dalam kesempitan ya?!," Ucap gadis itu ketus.
Gadis itu pun segera melepaskan dirinya dari pegangan James.
__ADS_1
" Hai cantik, siapa namamu?, Aku James Arthur. Tapi kenapa selama Aku kuliah di sini aku tidak pernah melihat ada gadis secantik dirimu?," Tanyanya sambil menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan.
Namun gadis itu sudah terlanjur kesal dan enggan untuk menjabat tangan James. Gadis itu hendak pergi dari sana.
"Eits, tunggu dulu. Kau belum mengatakan siapa namamu," ucap James seraya mencekal tangan gadis itu agar tidak pergi.
"Apaan sih, lepaskan, atau Aku akan teriak," ancam sang gadis dan membuat James malah menahan tawanya.
"Dari semua gadis yang ku kenal, hanya Kau yang bersikap ketus padaku. Kau tahu?,para gadis begitu sangat mengidolakan ku, dan Kau malah bersikap ketus seperti ini."
"Mengidolakan mu?, Memangnya siapa Kau yang harus diidolakan oleh para gadis, artis?," Ucap gadis itu terbahak mendengar ucapan James.
James sungguh tidak habis pikir, ternyata di kampusnya ada gadis yang tidak mengenal siapa James Arthur.
"Kau tidak mengenalku?," Tanyanya dan mendapat gelengan dari gadis tersebut.
James menepuk keningnya sendiri saat melihat gadis itu menggelengkan kepalanya. "Baiklah, kalau begitu Kau cari namaku di internet, Kau pasti akan mendapatkan banyak sekali fotoku disana," ucap James.
"Itu hanya membuang waktu ku saja, sudah, lebih baik kau pergi sana syuh..syuh...," Ucap gadis itu seraya mengibaskan tangannya mengusir James.
Salah satu fans fanatik James ada yang melihat James berlari keluar dari gerbang kampus dengan menggandeng tangan seorang gadis. Dan itu membuatnya berteriak memanggil nama James dengan begitu lantangnya sehingga membuat para awak media pun melihatnya.
Akhirnya para awak media pun mengejar James, begitupun juga dengan para fans James yang kebanyakan perempuan.
Sedangkan James terus saja berlari menggandeng tangan gadis itu.
"Heh Apa yang kau lakukan?, Kenapa kau menarikku kedalam masalahmu," teriak gadis itu seraya berlari.
"Beritahu aku siapa namamu, nanti aku akan melepaskanmu," teriak James kembali. Kakinya terus saja berlari dengan tangan yang menggenggam tangan gadis itu.
Mungkin bila gadis itu memberi tahu siapa namanya, James akan melepaskannya, pikir gadis itu. Lalu ia pun meneriakkan namanya kepada James.
"Aku Violetta, panggil saja Vio," teriaknya, membuat James menyunggingkan senyumnya saat berhasil mengetahui nama gadis itu.
James pun mengalihkan para awak media dan fansnya itu dengan memasuki sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti di depannya.
__ADS_1
James pun ikut menarik tangan Vio, sehingga Vio ikut terseret masuk kedalam mobil yang ditumpangi oleh James.
"Hei, bukankah tadi kau mengatakan akan membiarkan ku pergi setelah Aku memberi tahu siapa namaku. Dan sekarang apa?!, Kau malah membawaku kedalam mobil siapa ini?!," Ucap Vio begitu marah dan kesal.
Namun kekesalan Vio malah membuat James terkekeh, karena bibir Vio saat ini yang sedang mengerucut karena kesal.
"Tenanglah Vio, ini mobilku. Asistenku sudah menolong kita dari orang-orang tadi," ucap James.
"Kenapa kau membawaku kedalam masalahmu?!, dan siapa orang-orang tadi yang mengejarmu itu?. Apakah kau ini seorang pencuri hingga banyak orang yang mengejarmu?!." Ucap Vio membuat asisten James yang sedang menyetir itu tersedak.
"Nona, Apa anda tidak mengenal tuan James?," Tanya sang asisten.
"Memang siapa dia?."
"Tuan James adalah..."
"Lim Kau fokus saja menyetir!," Perintah James memotong ucapan Lim.
"Baiklah Tuan James."
Flash back off
James mengikuti Vio hingga perpustakaan kampus, lalu saat melihat Vio duduk tenang dan membaca sebuah buku. James pun mendudukkan dirinya di depan Vio dan memandangi wajah serius Vio yang sedang membaca.
"Hai gadis cantik," panggil James pelan.
Sedangkan Vio membelalakkan matanya karena bertemu lagi dengan James. Sungguh Vio tidak ingin masuk kedalam masalahmu pria itu lagi.
"Kenapa kau menemuiku lagi, Aku tidak ingin terkena amukan fans gilamu," ucap Vio pelan namun ketus.
"Aku menyukaimu, Aku tidak bisa tidur dengan nyenyak, tidak bisa melakukan kegiatanku dengan benar karena terus memikirkan mu. Sepertinya aku jatuh cinta padamu," ucap James dan membuat Vio membelalakkan matanya.
"Apa?"
***
__ADS_1
mau othor tahan dulu tamatnya, kata temen othor suruh selesaikan masalah Vio sama Kai dulu 😥😥