Putraku Adalah Mr. Zero

Putraku Adalah Mr. Zero
PAMZ 42


__ADS_3

Seorang gadis sedang menunggu seorang pria yang sedikit mencuri hatinya. Semenjak sang pria melamarnya, gadis itu terus memikirkan sang pria. Namun dirinya belum mengetahui secara jelas perasaannya. Dan gadis itu adalah Nani.


Semenjak kejadian lamaran yang tiba-tiba dari Alex waktu itu, dia selalu saja memikirkan Alex. Dia merasa jantungnya berdetak kencang saat berada didekat Alex. Apakah itu pertanda bahwa dia mulai menyukai Alex. Dan jawabannya adalah iya.


Nani berfikir bahwa Alex mencintai dirinya. Karena dengan tiba-tiba Alex sudah melamarnya. Namun saat ingin memberikan jawaban atas lamaran Alex waktu itu. Sebuah kejadian penculikan sang sahabat membuatnya menunda untuk memberikan jawaban kepada Alex.


Dan setelah mendengar kabar bahwa sahabatnya ternyata baik-baik saja, Kini saatnya Nani memberikan jawaban untuk lamaran Alex waktu itu.


Nani menunggu Alex disebuah cafe dengan perasaan berdeber debar.Hingga minuman yang ia pesan hampir tandas saking gugupnya memikirkan jawaban yang akan ia berikan nanti


Tak menunggu lama, Alex pun datang. Dia segera menghampiri meja dimana disana Nani menunggunya. "Maafkan saya Nona, telah membuat Anda menunggu," ucap Alex kemudian duduk di hadapan Nani.


"Ah, tidak apa-apa Lex, aku juga belum lama kok," ucap Nani.


"Ada apa Nona mengajakku bertemu?," tanya Alex to the point.


"Emmm,aku.. aku ingin memberikan jawaban atas lamaranmu Tempo hari," ucap Nani dengan semburat merah di pipinya.


Alex tertegun, akhirnya kini ia akan mendengar jawaban dari Nani. Sebenarnya Alex takut akan mengecewakan Nani setelah mereka menikah nanti, bila Nani menerima lamarannya.


"Kalau begitu apa jawaban Anda Nona?."


"Aku.. aku menerima lamaranmu," ucap Nani menundukkan kepalanya malu.


"Apa keputusan ini sudah benar?, aku takut mengecewakannya nanti setelah dia menikah denganku, mengingat aku menikahinya karena menuruti keinginan Ars," batin Alex.


"Baiklah Nona, kalau begitu saya akan melamar Anda kerumah orang tua Anda," ucap Alex.


Seketika Nani menatap Alex sendu."Alex, aku.. aku sudah tidak punya orang tua,"ucap Nani


Alex terpaku, " maafkan saya Nona saya tidak bermaksud.."


"Tidak apa-apa Lex," ucap Nani tersenyum lembut. Namun dalam hatinya ia merasa sedih mengingat saat ada yang melamarnya, dirinya tidak punya siapapun lagi.


"Kalau begitu saya akan langsung menikahi Nona Minggu depan," ucap Alex. Alex berfikir lebih cepat lebih baik.


Nani terkejut dengan ucapan Alex. "Tapi.. apa tidak terlalu cepat Lex?"


" Hal baik kenapa harus di tunda Nona, "ucap Alex.Alex ingin hari pernikahan itu cepat berlalu.


" Oh ya Lex, bisakah kau jangan terus memanggilku Nona,"ucap Nani hati-hati.


Alex menatapnya intens lalu dia menganggukkan kepalanya.


**********

__ADS_1


"Kakek,nenek besok kami akan kembali ke London. Karena markas terbesar berada di sana. Jadi besok pagi kami akan kembali ke sana untuk merencanakan menangkap penghianat di keluarga kita," ucap Ajeng.


Jonathan sudah memberitahukan padanya perihal dirinya yang seorang ketua Mafioso nomor satu yaitu Black Tiger.


"Tapi nak kami masih kangen denganmu, apalagi cicit nenek yang paling tampan ini," ucap Belinda menatap Ars yang dibalas senyuman manis oleh Ars.


"Apa suamimu yang memaksamu untuk cepat-cepat kembali kesana nak?," tanya Hugo pada Ajeng.


"Tidak Opa, kami sudah membicarakan ini sebelumnya, dan kami telah sepakat untuk kembali besok," tutur Ajeng.


Hugo menatap tajam Jonathan."Ingat!, jangan sampai kau menyakiti cucu menantuku.Kalau kau sampai menyakitinya, kau akan tahu akibatnya!,"ancamannya pada cucunya.


Hugo dan Jonathan memang kerap bertengkar, namun mereka saling menyayangi.


Jonathan hanya menatap malas mendengar ancaman sang Opa tanpa menjawabnya.


"Dasar cucu kurang ajar!"


Ajeng dan nenek Belinda hanya menatap mereka jengah.


.


.


.


Ajeng,Jonathan dan Ars telah bersiap untuk kembali ke London. kini mereka berada di bandara hendak menaiki jet pribadi milik keluarga Anthony.


"Opa, nenek, kami berangkat dulu, jaga kesehatan kalian," ucap Ajeng memeluk sang nenek dan Opa bergantian.


"Iya nak, Kalian juga berhati-hati lah. Kita masih belum tahu siapa penghianat dalam keluarga kita," ucap Belinda.


"Iya Nek, ada suamiku yang akan selalu melindungi ku dan Ars."


Jonathan merasa bangga dengan ucapan sang istri. "Iya Nek,kau tidak perlu khawatir, mereka akan kujaga dan kulindungi," ucap Jonathan.


"Awas saja kalau sampai cucu menantu dan cicitku sampai terluka, aku akan menghukummu!."


"Kau bisa mengandalkanku Kakek tua"


Hugo tersenyum, ia yakin cucunya pasti akan bisa melindungi cucu menantunya dan cicitnya.


Mereka bertiga pun naik jet pribadi milik keluarga Ajeng dan landing menuju London.


Didalam jet itu Ajeng duduk menjauh dari Jonathan.Dia bersikap manis kepada suaminya hanya saat berada di depan Opa dan neneknya.

__ADS_1


Jonathan hanya bisa pasrah dengan sikap istrinya itu. Dia akan membuktikan kepada istrinya bahwa di dalam video yang Shela tunjukkan itu bukanlah dirinya. Jonathan pun mengajak putranya bermain karena istrinya mengacuhkannya.


Setelah beberapa jam mereka pun sampai di London. Vino sudah stay untuk menjemput keluarga bosnya itu. Hingga akhirnya mereka pun sampai di mansion Jonathan.


"Akhirnya sampai, ayo Ars kita turun," ajak Ajeng.


"Ok Mam"


"Sayang, kenapa kau hanya mengajak Ars saja, apa kau tidak ingin mengajakku?," rengek Jonathan.


"Kau kan sudah besar, tidak perlu ku ajak pun kau bisa turun sendiri," ketus Ajeng. Kemudian dia pun menggandeng putranya masuk kedalam mansion.


Jonathan hanya menatap istri dan putranya yang mulai menjauh, kemudian dia menghembuskan nafas panjang.


Melihat itu Vino bertanya.


"Apa Nona masih belum memaafkanmu Tuan?," tanya Vino.


"Ya begitulah."


"Oh ya, bagaimana ponsel Shela?, sudah kau periksa?."


"Sudah Tuan, dan itu memang video yang sudah di edit. Ini Tuan, video aslinya," ucap Vino seraya memberikan tablet yang berisi video aslinya, dan juga ponsel milik Shela.


"Kerja yang bagus Vin, aku akan memberimu bonus atas kerja keras mu," ucap Jonathan.


"Dan untuk wanita itu, siksa dia!, dia sudah berani mengganggu istriku!," ucap Jonathan dingin.


" Baiklah Tuan!, dan terimakasih Tuan"


Jonathan segera turun dari mobilnya.Dia sudah tidak sabar untuk memberitahu istrinya tentang kebenaran video tersebut.


Dengan langkah cepat Jonathan memasuki kamarnya. Saat sampai disana, dia melihat istrinya sedang berbaring di ranjangnya. Dia pun mendekatinya.


"Sayang, aku sudah membawa bukti bahwa dalam video itu bukan aku," ucap Jonathan, membuat Ajeng menoleh kearahnya.


Ajeng pun mendudukkan dirinya, dia mengerutkan keningnya. "Baiklah, cepat buktikan!"


Jonathan memperlihatkan video aslinya. Dia juga memberikan ponsel Shela yang terdapat video yang sudah di edit dan menyamakannya.


Ajeng menatap sang suami dengan tatapan yang sulit diartikan. "Baiklah aku percaya," ucap Ajeng dan itu membuat Jonathan tersenyum lega. Sebenarnya Ajeng sudah mengetahui bahwa suaminya itu tidak berbohong. Namun Ajeng hanya ingin memberikan suaminya itu pelajaran.


Jonathan pun duduk semakin mendekat kepada Ajeng. "Kalau begitu, apa aku boleh meminta jatahku sekarang?," bisiknya ditelinga Ajeng membuat tubuh Ajeng berdesir.


Bersambung.....

__ADS_1


********


Sambung besok lagi genks, Jangan lupa like komen dan votenya ya😉😘😘😘


__ADS_2