Putraku Adalah Mr. Zero

Putraku Adalah Mr. Zero
PAMZ 41


__ADS_3

Lantunan ijab qobul terucap indah dari mulut Jonathan. Dan kata sah pun terucap dari para saksi. Namun Jonathan mengerutkan keningnya setelah melafalkan ijab qobul tersebut.


"Kenapa sepertinya nama Putri Anthony terasa sangat familiar di telinga ku," ucap Jonathan dalam hati seraya berfikir keras.


Sedangkan Ars tersenyum setelah Papinya mengucapkan ijab qobul. "Sudah ku duga," ucap Ars.


Setelah lantunan ijab qobul terucap, pengantin wanita dibawa keluar, diiringi dengan nenek Belinda dan ibu Rani.


Semua mata menatap kagum melihat cantiknya sang pengantin wanita. Para awak media pun mengarahkan pada kedatangan pengantin wanita itu.


Jonathan yang melihat semua orang menatap kearah belakangnya pun membalikkan badannya. Tubuhnya terpaku, tatapan matanya terkunci pada satu sosok wanita yang dicarinya. "Apakah aku berhalusinasi melihat Ajeng," ucapnya sambil mengusap matanya.


Namun tetap saja, wajah sang mempelai wanita tidak berubah. Jonathan yakin itu adalah Ajeng istrinya. "Pantas saja aku seperti tidak asing dengan nama calon istriku, ternyata dia adalah istriku sendiri. (😂)


Sedangkan langkah Ajeng untuk menghampiri sang mempelai pria pun terhenti. Matanya menatap tak percaya." Bukankah itu Jonathan?, "ucap Ajeng yang masih didengar oleh Belinda.


" Kau mengenalnya nak?," tanya Belinda mengerutkan keningnya.


"Dia suamiku Nek," ucap Ajeng.


"Tentu saja dia suamimu,bukankah baru saja dia mengucapkan ijab qobul untuk menikahi mu nak?."


"Bukan itu maksud Ajeng Nek, dia itu suami Ajeng, Ayah dari anak Ajeng," jelas Ajeng. Membuat sang nenek terkejut tak terkecuali Rani.


"Apa??,jadi dia suami yang kau tinggalkan di London?."


Ajeng menganggukkan kepalanya.


"Sungguh ironi sekali, ternyata cucuku ku nikahkan dengan suaminya sendiri," ucap Belinda terkekeh.


Sedangkan Jonathan langsung menghampiri Ajeng dan memeluknya, membuat semua orang yang ada disana heran.


"Sayang kemana saja kau,aku mencarimu kemana-mana. Ternyata kau ada disini." Jonathan lega ternyata istrinya tidak apa-apa.


Hugo pun menghampiri cucu dan cucu menantunya karena tidak kunjung menuju altar.


"Kenapa kalian malah berpelukan disini?. Opa tahu kau pasti tidak akan kecewa dengan pilihan Opa. Bukankah dia wanita yang cantik?," ucap Hugo yang belum menyadari keadaan.


"Mami, Papi," panggil Ars yang sudah berada di belakang Jonathan.


Hugo menatap Ars, dia bingung dengan ucapan Ars. "Mami,papi?," ucap Hugo ingin tahu maksud dari panggilan Ars.


"Hugo, ternyata mereka sudah menikah sebelum kita nikahkan," ucap Belinda.

__ADS_1


"Apa?, maksudmu mereka?.."


"Ya"


Opa Hugo terdiam sejenak, sesaat kemudian dia tertawa terbahak-bahak menyadari yang terjadi. "Hahahaha, sungguh konyol. Tahu seperti itu, aku tidak perlu repot-repot menikahkan kalian dua kali. Hahahaha," ucapnya masih terpingkal-pingkal.


"Diamlah Kakek tua, nanti kau bisa tersedak bila tidak berhenti tertawa," ucap Jonathan.


"Kali ini aku berterimakasih padamu, karena aku belum mengadakan pesta resepsi, maka sekarang lah waktu yang tepat," imbuhnya kemudian.


"Baiklah-baiklah, ternyata kalian memang berjodoh," ucap Hugo.


"Kalau begitu ayo!," ucap Jonathan memberikan lengannya.


Ajeng menatapnya intens tanpa ekspresi, namun dia menggandeng lengan Jonathan dan mereka berjalan menuju altar.


Sedangkan Ars dan kedua Kakek neneknya menatap Papi dan Maminya yang terlihat sangat serasi di atas altar.


Dan pesta resepsi pernikahan itu menjadi pesta yang sangat mewah dan meriah.


********


Malam harinya di rumah utama keluarga Nugraha. Lebih tepatnya di kamar pengantin.


"Sayang,aku merindukanmu," ucap Jonathan saat selesai mandi. Jonathan hendak memeluk istrinya, namun Ajeng menghindarinya.


"Kenapa kau melarang ku menyentuhmu sayang, aku suamimu, dan apa kau tidak merindukanku," ucap Jonathan mengerlingkan matanya.


Ajeng yang melihat tingkah suaminya,memutar bola matanya jengah. "Mulai sekarang jangan menyentuhku, aku jijik denganmu!."


"Apa maksudmu sayang, aku tidak mengerti."


"Jangan berpura-pura, aku tahu kau dan Shela akan kembali bersama lagi. Dan kau juga sudah berhubungan badan dengannya dibelakangku!. Aku melihat semuanya, dalam video itu kau sangat menikmatinya, dan itu membuatku begitu jijik denganmu!."


Jonathan membelalakkan matanya mendengar ucapan istrinya. "Video apa maksudmu sayang, aku sudah memutuskan hubungan ku dengannya. Dan aku sama sekali tidak pernah berhubungan badan dengannya!," tegas Jonathan.


"Tapi video yang Shela perlihatkan waktu itu adalah bukti bahwa kau sudah berselingkuh dengannya!," pekik Ajeng mengeluarkan air matanya.


"Sayang, aku berani bersumpah tidak pernah berhubungan suami-istri dengan orang lain kecuali hanya denganmu!," sargah Jonathan.


"Bohong!, lalu waktu dengan Hany apa hah!!"


"Itu.. itu hanya making out saja sayang tidak lebih," lirih Jonathan. Kini dia menyesali perbuatannya dulu.

__ADS_1


"Kau!!, kau sungguh membuatku jijik." Ajeng mendudukkan tubuhnya di pinggir ranjang membelakangi suaminya. Air matanya terus saja keluar.


"Sayang, kumohon jangan menangis. Ok aku minta maaf, aku salah. Aku tegaskan semuanya. Aku tidak pernah tidur dengan Shela!.Dan untuk saat bersama Hany, aku minta maaf. Aku making Out dengannya sebelum kita menikah. Dan setelah kita menikah, aku tidak pernah lagi tertarik dengan wanita lain. Apa lagi berhubungan intim dengan wanita lain. Hanya kamu sayang, bagaimana lagi aku harus mengatakannya lagi denganmu!," ucap Jonathan seraya mengusap wajahnya kasar.


Mendengar penjelasan suaminya, sepertinya dia tidak bohong, pikir Ajeng. Ia membalikkan badannya menghadap sang suami.


"Kalau begitu kau jangan menyentuhku sebelum kau membuktikan bahwa Vidio itu memang bukan dirimu!."


"Tapi sayang malam ini aku menginginkannya," ucap Jonathan memelas.


"Itu deritamu!, sudahlah aku mau tidur," ucap Ajeng langsung berbaring keatas tempat tidur dan menarik selimutnya.


Jonathan mengumpat dalam hatinya karena tidak bisa menyalurkan hasratnya malam ini. Dia pun segera menuju kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya,sendirian.


Ajeng menoleh ke arah pintu kamar mandi."Itu hukuman untukmu, rasakan itu,"ucap Ajeng, lalu dia terkekeh.


Sebenarnya Ajeng mempercayai bahwa suaminya tidak berbohong. Dia tahu saat menatap mata suaminya itu. Namun dia ingin memberikan hukuman untuk suaminya untuk kejadian yang lalu.Ajeng pun mulai terlelap sesaat kemudian.


Setelah keluar dari kamar mandi, Jonathan merasa sedikit lega. Dia menatap punggung istrinya yang tengah lelap tertidur di atas ranjang.


Jonathan mendekat kearah istrinya, dia mencium pucuk kepala Ajeng. "Maafkan aku, aku akan membuktikan kalau dalam video yang kau lihat bukan aku. Aku berjanji mulai saat ini tidak akan pernah membuatmu menangis, karena aku sangat mencintaimu sayang," ucapnya kemudian kembali mencium pucuk kepala Ajeng.


Jonathan meraih ponselnya dan menghubungi


Vino. "Vin, cari tahu video yang ada di ponsel Shela!."


"................."


Jonathan segera menutup panggilan tersebut dan berbaring di samping istrinya hingga dirinya ikut terlelap.


*********


Sedangkan dikamar Ars, sibuk dengan laptopnya entah apa yang ia kerjakan. "Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti keluarga ku, Karena kau yang akan binasa dengan ketamakanmu itu!," ucap Ars tersenyum menyeringai. Kemudian dia menutup laptopnya dan beranjak ke atas tempat tidur untuk mengistirahatkan otaknya yang terus menerus bekerja keras.


.


.


.


.


"Sial!, mereka kini telah bergabung. Aku tidak akan pernah membiarkan kalian menang. Aku akan melenyapkan kalian semua!!," ucap seorang pria dengan tato bunga di tangannya.

__ADS_1


Bersambung....


***********


__ADS_2