Putraku Adalah Mr. Zero

Putraku Adalah Mr. Zero
PAMZ 66


__ADS_3

Alexa benar-benar menyibukkan dirinya dengan aktivitas kampusnya. Bahkan ia juga kerja magang di perusahaan Kimura Corp. Sebuah perusahaan gabungan yang sangat terkenal di Jepang.


Alexa merasa beruntung bisa magang di perusahaan besar tersebut. Ia juga semakin akrab dengan Kai. Dan mereka juga telah berteman.


Tapi entah mengapa satu Minggu ini Kai menghilang. Kini Alexa pun harus merampungkan tugas skripsinya sendirian. Karena biasanya Kai akan membantunya dalam mengerjakan tugas-tugas skripsinya.


"Kai, aku akan menghajar mu bila aku bertemu denganmu nanti, lihat saja," ucap Alexa bersungut-sungut.


Saat ini ia berada dalam perpustakaan kampus. Ia mengerjakan tugas-tugas yang sudah menumpuk. Karena Alexa bekerja paruh waktu di perusahaan Kimora Corp, jadi tugas kuliahnya menjadi terbengkalai.


Alexa berharap Kai akan membantunya seperti sebelum-sebelumnya. Namun orang yang ia harapkan menghilang bak di telan bumi.


Alexa mencoba menghubungi Kai, namun tidak bisa tersambung. Akhirnya sekarang ia menggerutu kesal mengerjakan tugas-tugas skripsinya.


Namun karena Alexa terbilang gadis yang cerdas. Dalam sekejap pun ia bisa menyelesaikan tugasnya itu.


"Hai Lexa," sapa seorang pria yang tiba-tiba di samping Alexa.


Alexa menoleh kearah suara.Ia tampak kesal dengan pria yang tidak lain adalah Kai. Alexa pun mengabaikan Kai.


"Hei Nona, kenapa kau diam saja?."


"Aku sedang marah padamu!," ucap Alexa cemberut.


"Marah?, kenapa?."


"Kau tidak sadar?!, sungguh menyebalkan. Kau sudah pergi tanpa kabar.Dan sekarang lihatlah, gara-gara kau tugasku menjadi menumpuk seperti ini," ucap Alexa kesal.


"Kenapa kau menyalahkan ku karena skripsimu?.Aku pergi karena ada urusan penting. Dady ku memintaku untuk menggantikannya mengelola perusahaan miliknya," ujar Kai menjelaskan.


"Benarkah?, Kau memang hebat Kai, selamat untukmu," ucap Alexa bangga karena temannya sudah mampu mengelola perusahaan. Ia pun melupakan kemarahannya pada Kai.


"Ngomong-ngomong kenapa kau bisa sampai menumpuk tugas skripsimu seperti ini?.Ternyata saat aku meninggalkan mu kau malah menjadi malas," ucap Kai menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak malas Kai. Sekarang aku sedang bekerja magang di perusahaan terkenal. Dan coba tebak aku bekerja di perusahaan mana?," ucap Alexa antusias.


"Memangnya dimana?"


"Di perusahaan Kimura Corp," ucap Alexa girang.

__ADS_1


Kai terkejut, namun sesaat kemudian ia pun menyunggingkan senyumnya.


"Wah selamat Lexa. Kalau begitu mana skripsimu biarkan aku membantumu mengerjakannya," ucap Kai.


"Kau telat Kai, aku sudah selesai mengerjakannya. Dan sekarang aku mau menyerahkannya kepada rektor," ucap Alexa.


"Kalau begitu biarkan aku melihatnya, siapa tahu masih ada yang kurang."


Alexa memperlihatkan skripsinya kepada Kai. Kai pun tersenyum puas melihat semua skripsi Alexa begitu sempurna.


"Kau memang hebat Lexa. Suatu hari nanti aku akan menjadikanmu sebagai sekertaris ku. Kita pasti akan menjadi partner yang hebat nantinya." ucap Kai.


"Dalam mimpimu Kai. Kau lihat kan sekarang aku sudah bekerja di perusahaan terhebat di negara ini. Tidak ada yang lebih ku inginkan lagi saat ini. Aku rasa aku akan menyelesaikan kuliahku tahun ini agar aku bisa bekerja menjadi pegawai tetap di perusahaan itu."


"Kita tidak akan pernah tahu kedepannya Lexa."


"Ya,kau benar."


*****


Sedangkan di sisi lain, saat ini Raiden kesal karena sudah hampir dua tahun lebih ia tidak bisa menghubungi sahabatnya.


Raiden khawatir jika Alexa nanti akan melupakan cintanya pada kakaknya Ars. Mengingat saat ini kakaknya dan sekitarnya Mia sering bersama.


"Kau kemana Lexa, kenapa kau tidak bisa dihubungi. Paman Alex juga tidak mengatakan apa-apa tentangmu." ucapnya menatap foto mereka.


Sedangkan di ruangan Ars saat ini Alex sedang meminta izin cuti mengambil liburannya.


"Kenapa Paman tiba-tiba ingin liburan?," tanya Ars.


"Aku dan Aunty mu mau ke Jepang Ars. Sebentar lagi Alexa akan wisuda. Dan dia mengatakan bahwa dirinya lulus dengan nilai terbaik di kampusnya," ucap Alex bangga.


Ars terdiam mendengar ucapan Alex. Lalu ia pun mengizinkan Alex untuk mengambil cutinya.


Keesokan harinya Alex dan Nani pun menyusul putrinya ke negri sakura. Alex dan Nani merasa bangga saat putrinya mengatakan ia lulus dengan nilai terbaik di kampusnya.


Alexa juga mengatakan bahwa dirinya telah bekerja di perusahaan Kimura Corp.Dan Alex benar-benar bangga pada putrinya itu.


Alex tahu perusahaan Kimura Corp adalah perusahaan terbesar di Jepang. Dirinya pernah mengajukan kerja sama kepada perusahaan tersebut. Namun sampai saat ini belum di ACC oleh perusahaan tersebut.

__ADS_1


Alexa tengah berkutat di dapur,.Ia ingin memasak spesial untuk Mama dan Papanya karena hari ini mereka mengatakan akan datang.


"Akhirnya selesai, Sekarang tinggal mandi dan menjemput Mama dan papa ke bandara," ucap Alexa melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


Namun saat ia hendak menapakan kakinya, bel apartemennya berbunyi. Alexa pun mengurungkan niatnya untuk ke kamarnya. Ia akan melihat siapa yang menekan bel pintunya.


cklek..


Alexa membelalakkan matanya melihat siapa yang ada di depan pintu apartemennya.


"Mama, Papa," ucapnya terkejut. Baru saja ia berniat ingin menjemput mereka ke bandara. Tapi kini mereka memberikan sebuah kejutan padanya.


"Sayang,bagaimana kabarmu nak kami sangat merindukanmu," ucap Nani. Ia pun langsung memeluk putrinya itu bergantian dengan sang Papa.


"Alexa sangat baik Ma, Pa. Ayo kita masuk dulu, aku sangat merindukan kalian," ucap Alexa dan diangguki oleh kedua orang tuanya.


Mereka pun akhirnya bercengkrama saling melepas rindu. Karena Alexa menolak saat kedua orang tuanya ingin menjenguknya disana. Ia ingin bertemu mereka setelah ia bergelar sarjana terbaik. Dan sekarang semuanya terwujud.


"Sayang, masakan mu masih sama seperti dulu. Mama sangat menyukainya,*ucap Nani memuji putrinya.


"Thank you Mam."


"Nak, Papa ingin ke kamar mandi sebentar. Kalian lanjutkan saja makannya."


Alexa menganggukkan kepalanya, ia kembali berbincang dengan Mamanya.


"Sayang, Raiden terus saja menanyakan tentangmu. Mama merasa bersalah karena harus terus berbohong padanya. Mama tahu kau menghindari Ars. Tapi apa tidak sebaiknya kau tidak memutuskan kontak dengan Raiden. Kalian sudah bersahabat sejak kecil," ucap Nani membuat Alexa terdiam.


"Nanti Lexa akan menghubunginya Ma," ucap Alexa memaksakan senyumnya. Ia ingin bertanya apakah Ars juga menanyakannya, tapi ia mengurungkannya. Ia tidak ingin hatinya terus berharap. Walaupun dalam lubuk hatinya ia mengharapkan Ars bertanya tentangnya.


"Apa kau sudah berhasil melupakannya sayang?." sebuah pertanyaan dari Mamanya membuat Alexa terpaku.


Jujur sampai saat ini ia masih belum bisa melupakan Ars. Namun dirinya masih berusaha.


Dan disaat Alexa mau menjawab pertanyaan Mamanya. Alex kembali dari kamar mandi dan duduk bersama mereka. Hingga topik pembicaraan mereka berganti menjadi soal keberhasilan Alexa.


"Pa, Ma, Semua pencapaian ku ini ada seorang teman yang selalu mengajariku dan membantuku. Nanti Lexa akan mengenalkannya pada kalian." ucap Alexa.


Alex dan Nani saling berpandangan mendengar penuturan Putrinya itu.

__ADS_1


*******


__ADS_2