Putraku Adalah Mr. Zero

Putraku Adalah Mr. Zero
PAMZ 91


__ADS_3

Alexa dan Vio sampai di mansion hampir petang. Mereka benar-benar bersenang-senang hari ini.


"Sayang, kalian dari mana, sepertinya kalian bersenang-senang ya?," tanya Nani saat melihat Alexa dan Vio yang baru datang.


"Iya Ma, Lexa tadi mengajak Vio untuk jalan-jalan. Dan Lexa benar-benar senang hari ini." ucap Alexa.


"Lalu kapan suami mu akan menyusul kemari sayang?. Mama ingin mengajak kalian untuk bertemu dengan seorang." ucap Nani.


Alexa bingung harus mengatakan apa, Alexa tidak ingin Mamanya tahu tentang rumah tangganya yang mungkin sebentar lagi akan berakhir.


"Mungkin beberapa hari lagi Ma, soalnya kak Ars sedang ada projects yang sangat penting." ucap Alexa berbohong.


"Yasudah, kalau begitu Mama mau mengajak kalian saja."


"Memangnya kita mau ketemu siapa Ma?,"tuanya Alexa dianggukki Vio.


"Seseorang yang lama sekali Mama tidak bertemu dengannya. Kebetulan dia akan mendirikan anak cabang perusahaannya di kota ini. Mama sangat bangga dengannya,"ucap Nani.


Alexa dan Vio pun saling memandang.


"Siapa seseorang itu Ma?,apa Lexa pernah bertemu dengannya?."


"Kamu belum pernah bertemu dengannya sayang. Karena saat Mama dan papa kembali ke mari, mereka sudah pindah dari sini."


" Baiklah Ma, besok kami akan ikut bersama Mama menemuinya. Kalau begitu kami mandi dulu ke atas Ma,"ucap Alexa dan di anggukki oleh Nani.


***


Sedangkan di Jepang, saat ini Ars sudah tidak bisa lagi menahan rindunya kepada Alexa. Ia berniat untuk menemui istrinya besok.


Jadi hari ini Ars mengepak baju-bajunya.


Namun saat ia turun dari tangga menuju ke dapur untuk mengambil minum, tiba-tiba Ia di kejutkan dengan kedatangan seseorang.


"Papi, Mami," ucap Ars terkejut.


Orang itu adalah Jonathan dan Ajeng. Raiden telah menceritakan kepada Mami dan Papinya tentang kebohongan kakaknya hingga menyakiti Alexa.


"Kenapa kau membuat putriku pergi Ars?!," tanya Ajeng menitihkan air matanya. Hati Ajeng pun merasa sakit mendengar cerita Raiden tentang perlakuan Ars kepada Alexa dan kebohongan sang kakak.


Ars hanya terdiam dan menundukkan kepalanya saat Maminya bertanya kepadanya. Ars mengakui bahwa dirinya memang bersalah.


Hatinya kembali sakit mengingat saat Alexa memintanya untuk tidak pergi menemui Mia, dan Ia malah tidak menuruti keinginan istrinya itu.


"Maafkan Ars Mam." Hanya itu kata yang keluar dari mulut Ars.

__ADS_1


Ajeng memejamkan matanya, Ia berfikir kenapa kebodohan suaminya menurun ke pada Ars. Ajeng tidak bisa membayangkan bagaimana sakitnya hati Alexa waktu itu.


"Mami tidak akan memaafkan mu, dan Mami tidak ingin bertemu dengan mu sebelum kau membawa Putri Mami kembali!,"ucap Ajeng terisak. Ia pun segera meninggalkan Ars begitu saja.


Jonathan pun menghampiri putranya, rahangnya mengeras mengingat cerita Raiden.


bugh... Sebuah pukulan Jonathan layangkan ke wajah putranya. Ia tidak menyangka putranya akan mengulangi kebodohannya dulu.


"Kau bodoh Ars, bukankah Papi sudah memperingatkan mu waktu itu!. Kalau kau tidak mampu membahagiakan istrimu, lebih baik kau melepaskannya, karena di luar sana pasti akan ada seseorang yang akan membahagiakannya!,"ucap Jonathan marah.


Lalu ia pun menyusul istrinya dan meninggalkan Ars sendirian di sana dengan rasa sakit di hatinya, bahkan pukulan Jonathan tidak sebanding dengan rasa sakit hatinya karena penyesalan.


Ars terduduk, semua orang membencinya. Membenci kebodohannya.


"Aku memang pantas mendapatkan semua ini. Dan aku rela mereka semua membenciku asalkan itu bisa membuat mu kembali sayang," ucap Ars pada dirinya sendiri.


***


"Ma, sebenarnya kita akan bertemu dengan siapa?," tanya Alexa heran kepada sang Mama.


"Iya bibi, kenapa kita datang ke tempat ini. Siapa yang ingin kita temui?," imbuh Vio.


"Sudah, kalian jangan banyak bertanya. Mama mau memperkenalkan kalian dengan kedua putra Mama." ucap Nani.


"Nanti Mama akan jelaskan." ucap Nani sambil melihat ke arah jam tangannya.


"Kenapa Ajeng lama sekali, bagaimana nanti kalau kedua putraku menanyakannya. Kemana sih Ajeng?!," ucap Nani terus menggerutu sejak tadi.


Sedangkan Alexa dan Vio hanya saling berpandangan.


Alexa juga merasa was-was kalau nanti bertemu dengan Ajeng. Ia takut kalau Rai menceritakan semuanya kepada Mami mertuanya itu. Alexa tidak tahu apa yang akan dia katakan nanti.


drtt ... drtt... ponsel Nani pun bergetar ada sebuah pesan masuk. Nani melihat pesan tersebut ternyata dari Ajeng.


Ajeng mengatakan bahwa Ia belum bisa menemui putra mereka. Karena Ajeng mengatakan saat ini sedang berada di luar negeri menemani suaminya.


"Sayang, Mami Ajeng ternyata tidak bisa datang hari ini. Kalau begitu kita saja yang menemui kedua putra Mama,"ucap Nani.


"Aunty" panggil seseorang dari arah belakang mereka.


Semua pun menoleh kearah suara tersebut. Dan Nani begitu berbinar melihat wajah yang selama ini sangat dirindukannya. Putranya telah dewasa dan menjadi pria yang sangat sukses.


"Ar, Mama merindukan mu. Kau putraku, panggil aku Mama,"ucap Nani yang langsung menghampiri Aray dan memeluknya.


Ya, pria itu adalah Aray, anak yang Nani rawat waktu itu. Dia tumbuh menjadi pria yang begitu tampan dan gagah.

__ADS_1


"Kenapa kau tidak pernah menghubungi Mama dan Mami Ajeng nak?. Saat kami kembali ke sini Mama dan Mami Ajeng sempat mencari kalian. Tapi saat kami ke rumah Andrew, rumah itu sudah kosong."


"Itu karena Dady menikah dengan mommy Angela Ma. Dan kami semua pindah ke Amerika." ucap Aray.


"Dady?"


"Ya, Dady Andrew mengadopsi kami. setahun setelah Dady Andrew dan mommy Angela menikah, ternyata Dady divonis tidak bisa memiliki keturunan. Dady menyuruh mommy untuk meninggalkan dirinya. Tapi karena mommy sangat mencintai Dady. Dia memutuskan untuk tetap bersama Dady. Jadi mereka mengadopsi kami menjadi anak-anak mereka,"ucap Aray menjelaskan.


"Kasihan sekali Andrew, mereka beruntung memiliki kalian." ucap Nani.


"Oh ya Ar, kenalkan ini Putri Mama Alexa, dan yang ini Vio keponakan Mama." Nani memperkenalkan Alexa dan Vio kepada Aray.


"Ternyata Aku memiliki adik yang begitu cantik,"ucap Aray saat menjabat tangan Alexa dan Vio.


"Dan aku juga tidak menyangka ternyata aku memiliki seorang kakak," seloroh Alexa.


"Lho, Rio mana Ar?,"tanya Nani saat menyadari bahwa Rio belum datang.


Aray menepuk keningnya, adiknya yang satu itu memang sulit sekali untuk diatur.


"Rio sedang bekerja di salah satu mall yang ada di sini Ma. Aku sudah mengajaknya untuk mengelola perusahaan bersama, tapi dia malah memilih bekerja sesuai keinginannya sendiri,"ucap Aray, ia pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Rio agar segera datang.


"Yasudah sayang, kita menunggu Rio sambil memesan makanan dulu," ucap Nani.


Dan merekapun memesan makanan sambil berbincang-bincang membicarakan tentang bagaimana Aray dan Rio selama ini.


Hingga beberapa saat kemudian, seseorang menghampiri meja mereka.


"Kak Aray," ucap pria itu.


Semua orang menoleh kearah seseorang tersebut. Namun Alexa dan Vio membelalakkan matanya saat melihat pria tersebut.


"Kau," ucap Alexa dan Vio bersamaan.


"Kalian"


****


Hai genks othor kembali lagi, **maaf ya belum sampai ke part yang kalian inginkan.😔


Untuk perjuangan Ars mendapatkan istrinya kembali mungkin akan ada di part selanjutnya.


Tapi sabar ya, karena sekarang giliran husband othor yang sakit 😭😭


happy reading**...

__ADS_1


__ADS_2