Puzzle Teen Love

Puzzle Teen Love
Sadis. Kok gitu?


__ADS_3

"Untung kita tetap bisa jenguk Nuha ya gays" Ucap Sifa


"Untung aja" Balas Asa


"Dasar Sifa kompor" Sambungnya


"Apa kamu bilang Asa?!"


"Haha.. enggak.."


"Arigatou gozaimasu ya kak Yuki" Ucap Fani memotong perdebatan Asa dan Sifa


"Kamu bilang apa Fani?" Tanya Asa penasaran. Yuki hanya tersenyum ramah membalasnya


"Kak Yuki kan kayak orang jepang, jadi aku ngucapin terima kasih dalam bahasa jepang" Jelas Fani Santai


"Fani, kak Yuki itu bukan kayak orang jepang tapi dia kayak orang korea" Tandas Asa


"Sudah jelas dia namanya Yuki yang dari bahasa jepang artinya salju Asa" Jelas Fani


"Hei gays, Kak Yuki itu kayak orang cina. Lihat aja tuh kacamata bulatnya, bener-bener bulat seperti orang cina kebanyakan pakai" Sifa ikut berdebat


"Kayak orang korea teman-teman. Aku lebih suka orang korea soalnya" Timpal Asa


"Ciieee" Sindir Sifa. Sifa dan Fani langsung tertawa bersama.


"Ketangkep basah deh kamu Asa" Sifa masih menyindir


"Maaf ya mbak, jangan bikin rame di taksi saya ya mbak ya" Ucap sopir mendiamkan perdebatan ketiga gadis tersebut. Yuki hanya bisa tersenyum penuh keheranan.


Baik sekali Yuki memesankan taksi online untuk transportasi mereka ke rumah Nuha. Yuki duduk di depan di samping sopir sedangkan Asa, Sifa dan Fani duduk bertiga di kursi belakang.


Dia bahkan juga berkenan ikut menjenguk Nuha dirumahnya. Rencana dia mengajak mereka bertiga untuk melihat lokasi pembuatan film pendek bisa ia tunda dulu setelah menjenguk Nuha.


"Ngomong-ngomong, Pacarnya Nuha sudah tahu kalo Nuha sudah pulang di rumahnya?" Tanya Yuki polos. Membuat Sopir mulai kepayahan lagi.


"Pacar? Hihi.. kak Yuki tau juga ya tentang Naru?" Tanya Sifa iseng


"Ooh namanya Naru ya, sebenarnya aku cuma nebak saja sih soalnya Muha sering membahasnya bersamaku"


"Kak Yuki, apa bener Kakaknya Nuha itu gak suka sama Naru? Kenapa? Padahal kan Naru itu ganteng, pinter, baik lagi"


"Pinter banget kamu menilai cowok Sifa" Ejek Asa


"Hehehe.."


"Gak tau kenapa ya, tapi Muha sering menyebutnya sebagai anak nakal. Mungkin hanya secara umum saja. Maksudnya, bukan secara khusus Muha mengatakan bahwa Naru itu anak nakal baginya"


"Maksudnya gimana kak?" Tanya Fani


"Iya maksudnya, bagi Muha itu semua cowok yang berani mendekati adiknya itu semua anak nakal. Dia belum bisa mempercayai satu cowok pun yang berani mendekati adiknya"


"Sadis. Kok bisa gitu?" Tanya Sifa


"Mungkin ada trauma masa kecil kali bagi kak Muha. Padahal, Nuha sendiri juga baik-baik saja tuh sama Naru" Ungkap Asa

__ADS_1


"Teman-teman.. Kalian mulai lagi deh ngomongin Nuha" Ucap Fani memperingatkan


"Ops!!" Sifa dan Asa langsung menutup mulut mereka berdua. Merasa sangat bersalah mengulik-ulik tentang Nuha lagi.


Mobil pun terus melaju. Hening, karena mereka bertiga sudah diam dan tidak bicara lagi. Yuki yang berada di depan merasa tenang dan menikmati ketenangannya sejenak.


Sepuluh menit kemudian, mobil sampai di depan rumah Nuha. Mereka bertiga turun bersama disusul Yuki setelah membayar biaya taksi onlinenya. Muha melihat dari balik jendela rumahnya dan mulai membuka pintu.


Asa, Sifa dan Fani berjalan menuju pintu rumah Nuha yang sudah dibukakan oleh Muha. Yuki berjalan di belakang mereka. Muha menyambut kedatangan mereka dan ketiga sahabat Nuha merasa sangat senang.


"Selamat siang kak Muha" Ucap Sifa


"Siang" Balas Muha sedikit garang


"Kak, kita mau jenguk Nuha" Pinta Fani


"Naik aja. Nuha ada di kamarnya"


Seketika ketiga bestFANS langsung melonjak senang dan langsung berlari masuk rumah menaiki tangga menuju kamar Nuha.


"Kamu itu jangan garang-garang sama anak gadis Muha" Sindir Yuki


"Gue memang begini orangnya" Jawab Muha ketus


"Makanya, elo itu harus bisa punya pacar supaya bisa menetralkan wajahmu yang garang itu. Hahaha masa kalah sama adik sendiri" Sindir Yuki


"Dasar kampret! Mau masuk gak? Mau gue tutup pintunya"


"Iya"


"Tok tok tok.. Nuha.." Ucap Sifa mengetuk Pintu


Mendengar Suara tersebut, Nuha yang sedang tidur nyenyak langsung terperanjat bangun. Kaget, karena ketiga sahabatnya datang menjenguk


"Nggeekk" Pintu kamar pun dibuka perlahan oleh Sifa


Nuha langsung terduduk di kasurnya. Sifa mulai masuk diikuti Asa dan Fani. Nuha benar-benar melihatnya dengan seksama bahwa ketiga sahabatnya sungguh datang menjenguknya.


"Nuha.. BestFANS datang" Ucap Asa


"Teman-teman.." Balas Nuha


"Nuha, gimana kabarmu? Sudah sembuh? Sudah baik-baik saja?" Tanya Fani


"Iya, sudah" Jawab Nuha masih setengah sadar dari tidurnya.


"Oohh.. Kita kangen banget sama kamu Nuha" Tegas Sifa langsung memeluk Nuha, Asa dan Fani pun ikut memeluk juga.


"Makasih ya kalian repot-repot mau menjengukku" Balas Nuha


"Haha lucu.. Iya, sama-sama Nuha" Jawab Sifa


"Nuha, maafin aku ya yang waktu lalu di rumah sakit?" Sambungnya


"Gakpapa Sifa, aku ngerti kok. Maafin aku juga ya" Balas Nuha

__ADS_1


"Kamu gak usah minta maaf Nuha, kamu gak salah kok" Jawab Sifa


Mereka berempat pun menikmati moment berpelukan mereka. Menyampaikan rasa rindu dan persahabatan mereka dengan saling berpelukan.


Ibu datang membawakan air minum dan camilan. Fani yang memahami itu langsung beranjak dan membantu ibu Nuha meletakkan nampan yang dibawa oleh ibu.


"Maaf ya tante, kami jadi ngerepotin" Ucap Fani


"Enggak kok. Justru ibu senang kalian datang menjenguk Nuha. Membuat Nuha tersenyum dan kembali ceria"


"Wah.. Enak-enak tuh camilan yang dibawa ibumu Nuha" Cengir Sifa


"Iya ayo jangan sungkan untuk dihabiskan ya anak-anak" Pinta Ibu


"Pasti ibu" Jawab Sifa penuh percaya diri


"Dasar Sifa Malu-maluin. Dia memang doyan makan sih makanya badannya mudah gendut" Sindir Asa


"Apaa?"


Ibu sedikit terkikik geli, beliau pun beranjak pamit, "Ya sudah Ibu tinggal dulu ya anak-anak. Jangan lupa, tolong bilangin ke Nuha supaya dia cepat berangkat sekolah lagi" Pungkasnya.


"Siap tante!" Jawab BestFANS kompak


"Nuha, besok sekolah ya" Ajak Asa


"Hehe.. Iya iya"


"Nah gitu donk. Gampang ternyata" Ucap Asa langsung menghela nafas


"Kamu beneran sudah sehat kan Nuha?" Tanya Fani


"Sudah Fani"


"Kalo gitu, apa kamu sedang punya masalah yang lain?"


"Enggak tuh, enggak sih"


"Beneran?"


"Iya, beneran"


"Jangan sungkan untuk cerita ke kita ya.. Kita akan selalu bantu dan dukung kamu kok. Kita kan BestFANS"


"Ngomong-ngomong, gimana kabar kamu Sifa? Umm.. Tentang kamu.. Dan pacar kamu?" Tanya Nuha sungkan


"Eh?, udah baik-baik saja kok. Tenang saja" Jawabnya


"Sungguh?" Tanya Asa dan Fani penasaran


"Iya, kemarin.. Kemarin aku diantar pulang sama dia" Ucap Sifa sambil santai nyemil cemilan dari Ibu


"Whats?!! Kok gak cerita?" Tanya Asa


"Kalian gak tanya sih" Jawab Sifa masih santai

__ADS_1


"Wah gak bener nih Sifa. Ayo Gays! Kita interogasi Sifa sekarang jugaaa" Histeris Asa


__ADS_2