QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 13 Ucapan Terima Kasih.


__ADS_3

...πŸ–€πŸ–€...


"Umur bukan menjadi patokan suatu kedewasa an seseorang , namun pengalaman hidup yang keras menjadikan diri kita dewasa .. "


Setiba nya Tama diruang kerja, Tama langsung disuguhkan dengan begitu banyak berkas - berkas dan email yang masuk ..


"Tok tok tok " Terdengar ketuk kan pintu dari luar ruangan , ternyata Sherly sang sekertaris dan Vio dengan membawa box kue yang dititipkan Dewi tadi pagi..


" Permisi pak.. "ucap Sherly..


"Hmm ..ada apa ?!" Jawab Tama tanpa melihat kearah Sherly dan Vio, Tapi tidak dengan Tomy pria mata keranjang itu melihat dengan datar kepada dua karyawan wanita di depan nya.


"I- i i... ini pak .." ucap Vio terbata bata..


"Saya ingin mangantar kan titipan mbak Dewi tadi pagi , pak.."


Vio memberikan box kue titipan Dewi dan meletak kan nya dimeja ..


" Begini pak .., tadi pagi mbak Dewi menitipkan ini kepada saya untuk pak Tama , dan mbak Dewi berpesan , chees cake ini sebagai tanda terima kasih kepada pak Tama " Vio mencoba menjelaskan tentang kejadian tadi pagi kenapa Dewi berada dikantor dan sampai menabrak Tama, sang bos angkuh.. ,


**


Setelah Vio dan Sherly pergi , ruangan Tama kembali hening dengan kesibukan nya masing - masing , namun kali ini Tomy masih setia berada diruangan Tama..


Beberapa detik berlalu ..


Hidung seseorang sedang mengendus - endus sesuatu yang mengusik indra penciuman nya..😁


"Sheufff... hemmm.. wangi nya.." batin Tomy..


Chees cake buatan Dewi ini membuat orang yang mencium nya pasti tergoda ingin menikmati nya , terutama dua pria yang berada dalam ruangan itu Tama dan Tomy , namun Tama masih gengsi untuk memakan nya karena ada Tomy...


Tapi tidak dengan pria penjelajah wanita ini..


"... ehem... !! " Suara deheman Tomy..namun( belum ada tanggapan.. )


"Ishh... kenapa dia tidak ada respon.. πŸ€”emmm... coba lagi ah.. !?" batinTomy.. beberapa menit kemudian Tomy mencoba deheman kembali..


" Ehem .. ! " Masih tidak ada tanggapan ,


" EHEM " Δ·ali ini Tomy sedikit mengeraskan suaranya berharap Tama memberikan respon..?!..


Tapi sayang tetap Tama tak bergeming..


"Dasar budek ini orang.. .. baik lah cara berikut pasti sukses.. awas lu..." batin Tomy pantang menyerah.


Tomy berjalan mendekati meja Tama, dengan mengulurkan tangan kearah box kue pemberian Dewi dan ingin meraih box nya.. tapi sayang belum juga menyentuh handlle box ..


"PlakkkkKKK..!!" Pukulan mendarat di punggung tangan Tomy..


"Eh bangsat .. mau ngapain lu ?? !! " Sergah Tama Dengan tatapan tak suka pada Tomy.


" Hehehe... 😁😁😁Tam elu tidak lapar ?.." tanya Tomy dengan mengintip box kue tersebut, namun Tama diam tak bergeming dengan pertanyaan Tomy..

__ADS_1


"Tam.. gue lapar.. " keluh Tomy lagi seperti anak kecil meminta makan pada ibu nya..


Akhir nya tama menatap tajam pada Tomy..


"Sana makan..!?" Jawab ketus Tama ..


Tomy tak perna tersinggung dengan ungkapan atau pun ucapan Tama yang kasar atau merendah kan nya .. , bagi nya Tama bukan lah sekedar sahabat atau atasan dan asisten tapi Tama sudah seperti saudara , jadi segala apa yang keluar dari mulut pria angkuh berkaca mata itu tak pernah ia anggap serius kecuali masalah pekerjaan . .. tak ada kata play -play.. bagi mereka berdua..


Tomy tak berputus asa , demi sepotong kue ..🀭


"Tam.. boleh ya.. , gue ambil ini kue dari pada mubazir "dengan senyum jahil Tomy


"Maksud lu mubazir??" Tanya Tama dengan nada dingin.


"Ya .. secara dari tadi ini kue aromanya mengganggu pernafasan gue.. minta tolong ke gue .. !! Ngerti tidak luu ".. Tomy


"Tolong apa ??! " tanya Tama tanpa melihat ke arah Tomy..


"Tolong diMAKAN bangsat..!! " kesal Tomy dan langsung menyambar box kue tersebut.


"Sini biar gue makan nunggu elu bisa kena busung lapar gue..😏!" Tomy buru- buru akan membuka box tersebut..


"PlakkkkkKKK...


Lagi lagi.. pukulan ditangan Tomy..


"Asssttt.. " desis Tomy..


"Sakit Tam.. ! " Sambil mengusap- usap punggung tangan nya.. keluh Tomy..


" tidak.. ini saja?!" Sahut Tomy dengan menunjuk ke arah box kue Dewi.


"Yang ini milik gue , bukan untuk komersil.. "ucap sinis TamaπŸ˜’


" Baik lah.. gue akan pergi beli di toko nya .. !kalau itu yang elu mau !?" Sambung Tomy dengan melangkah, " emang elu saja yang bisa menikmati kue buatan JAMU cantik dan sholehahh .. 😏gue juga bisa kalii .. !",ucapan Tomy membuat Tama memberi tatapan mengancam..


Tama melihat Tomy menaik turun kan alis nya kearah Tama , membuat Tama berdecak kesal..


"SIAL lu..!?" ucap Tama sembari melempar pulpen ke arah Tomy..


****


Setelah Dewi bertolak dari perusahaan MALIK.. Dewi berniat langsung menuju cafe tempat Dewi bekerja saat ini , menggunakan ojek online tapi sial nya ban ojek yang Dewi tumpangi mendadak bocor..


" Kenapa mbak.. ?? " Tanya Dewi dengan melihat ke arah bawah motor..


" Aduh.. ! bocor mbak " adu driver perempuan ..


" Bocor ?😐" gumam Dewi..


" Iya .. , bocor mbak !? ban motor saya maksud nya πŸ˜…" ucap driver


" Astagfirullahal adzim.. saya kira mbak bilang bocor itu apa .. πŸ€¦β€β™€οΈ?!" sambung Dewi yang baru faham ucapan mbak driver.

__ADS_1


" Tukang tambal ban dimana ya mbak ? " Perkataan Dewi sembari mengedar kan pandangan kesetiap arah jalan , berharap ada tukang tambal ban terdekat ..


Biasanya dekat pertigaan situ ada mbak.. bengkel kecil , semoga saja bengkel nya buka" seru mbak ojol


"Amiiinnnn .." jawab Dewi sembari tersenyum..


Dewi melihat mbak ojol sedang mendorong motor nya..


" Biar saya bantu dorong ya mbak😊tawar Dewi kepada ojol..


" Eh.. jangan mbak , biar saya saja .. saya sudah biasa seperti ini, ini saja tidak seberapa!" ucap mbak ojol itu dengan terus berjalan mendorong kendaraan nya,


" Terkadang turun hujan dimalam hari, pas lagi delivery pesenan milik konsumen malah motor saya mogok mbak.. πŸ˜”" Mbak ojol sedikit bercerita kepada Dewi agar mengusir rasa bosan diantara keduanya,


Sesampainya mereka berdua di pertigaan..


" Yah.. tutup !" keluh mbak ojol..,


" Tutup ya mbak ?!" tanya Dewi.


"Iya mbak.. "


Dewi melihat jam yang ada diponsel nya, " Hahh.. Alhamdulillah sudah mau malam mbak !?" ucap Dewi kepada ojol.


" Iya.. mbak" jawab mbak ojol ,


" Saya minta ma.af ya mbak , saya buat mbak Dewi nya jalan kaki begini dan menemani saya cari bengkel.." ucap mbak ojol..


" Hehehe.. sama - sama mbak.."


Dewi sedari siang tadi ingin menghubungi Nara atau Rosa.. , tapi dibatalkan oleh Dewi.


" kalau telfon mbak Nara pasti mbak ojol nya sendirian , apalagi jalanan ini sangat sepi.." batin Dewi sa'at tadi.


" Alhamdulillah itu ada bengkel mbak Wi.. " ucap syukur mbak ojol


"Wah iya.. Alhamdulillah mbak" ucap Dewi menimpali.


30 menit ban motor driver ojol pun selesai di tambal, Dewi meminta tukang ojek nya untuk mengantar nya pulang ..


**


Beberapa waktu kemudian ...


" Stop mbak, " ucap Dewi..


" Saya turun di sini saja mbak" sambung Dewi dan turun di depan gang rumah nya..


" Kok disini mbak .. ?" tanya ojol


" Iya.. disini saja, wong dekat saja mbak" Dewi memberikan uang satu lembar berwarna biru kepada mbak ojol..


" Mbak Dewi kembalian nya!" Teriak ojol

__ADS_1


" Buat mbak saja!" sahut wanita muda bercadar itu dengan berlalu menuju kediamannya..


πŸ’πŸ’


__ADS_2