QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 85 PEMBENARAN DARI SEBUAH KESALAHAN


__ADS_3

🖤🖤


Tangan kecil Dewi terulur untuk meraih botol -botol tersebut , botol dengan berbagai bentuk dan berbagai warna..tidak lupa merk yang tertera di botol tersebut.


" JANGAN sentuh itu sayang... ?!" Ucap Tama sembari mendekati Dewi..


" Kenapa mas.. ?" Tanya Dewi heran..


" Botol ini iiii.. ?!" Ucap Tama dengan ragu , ketika hendak menjelas kan kepada istri kesayangan nya .


" Ini mau aku buang sayang cuman belum sempat !" Alasan Tama dengan mimik wajah bingung..


" Mas Tama mau berbohong .. ?!" Tanya Dewi dengan cemberut.


" HÈY.. siapa yang berbohong !?" Sahut Tama dengan kikuk.


"DUDUK .. biar mas jelasin.. !" Pinta Tama..


Wanita muda itu patuh akan perintah suami nya..


" Apa yang kamu pikirkan tentang botol-botol itu ?!" Tunjuk Tama kearah botol yang berjejer rapi.


" I- itu.. , minunan khamar !?" Ucap Dewi kemudian.

__ADS_1


Tama yang mengerti dari pernyataan sang istri pun tersenyum dengan memencet hidung Dewi.


" Tergantung kebutuhan sayang... , karena setiap orang mempunyai cara yang berbeda dalam melampiaskan suatu permasalahan hidup , belum lagi tekanan tuntutan dalam pekerjaan atau sebagai nya !" Ucap Tama menjelaskan agar istri kecil nya tak salah paham akan diri nya.


Dewi cukup terdiam mendengar jawaban dari sang suami berkaca mata nya pagi ini..


Dewi menatap mata sang suami yang begitu tajam..


" Mas ..!! " panggil Dewi dengan lembut " TIDAK ADA PEMBENARAN DARI SEBUAH KESALAHAN !" Suara Dewi terdengar serius .." yang namanya minuman yang memabukkan tetap lah masuk dalam daftar khamar mas..dan itu dilaràng !!" Jelas Dewi sekali lagi.


Tama lagi - lagi pagi ini serasa disidang oleh istri kecilnya sendiri..


" Iya .. ma.af ya sayang , mas juga tahu ?! Sudah.. nanti mas buang ditempat sampah ya !?" Sambung Tama kemudian dengan mencubit pipi istri nya yang tengah sendu.


Tama menģeryitkan dahi nya, menatap keanehan istri nya kini..


" Sayang mau nya gimana ? Bukan nya tadi mas disuruh buang , tapi kenapa sekarang bilang jangan main buang ???!" Tanya bingung Tama..


" Biar saya bawa kekamar kita ya mas?!" Dewi meminta izin membawa botol - botol yang masih penuh dengan isinya..


" Untuk apa sayang !?" Tanya Tama dengan bingung.


" Mau saya keluarkan isinya mas di kamar mandi !?" Jawab Dewi

__ADS_1


Tama meraih lengan Dewi perlahan..


" Sini..!?" Ucap Tama dengan memukul pelan sofa, agar istri nya ikut duduk bersanding dengan nya.


" Diruangan ini juga ada kamar mandi nya sayang...!?" Lanjut Tama kemudian..


**


Didalam kamar mandi diruang kerja sang Tama..


Terlihat Dewi sedang menuang isi minuman memabukkan itu dengan berbagai jenis dengan tingkat alkohol yang berbeda ke saluran pembuangan air.


Tama yang duduk di atas keloset yang telah tertutup sedang membantu sang istrì , Tama bertugas membuka tutup dari minuman- minuman botol tersebut yang masih bersegel.


"KLINTING.." ,anggap saja bunyi suara botol kosong yang saling berbenturan seperti itu😁🙏🏻


Setelah 15 menit berlalu..


Dewi membilas tangan nya dari hand soap yang ia gunakan.. begitu pun Tama ikut membilas tangan nya namun cara yang dilakukan oleh pria angkuh itu selalu memanfaat kan situasi dan suasana.. 😁😁🤭


" Mas.. .. masih pagi jangan mesum...!?" Seloroh Dewi , karena melihat pantulan dirinya dan Tama dari cermin ,Tama yang tengah memeluk tubuh Dewi dari arah belakang sembari memasukkan tangan nya kedalam piama yang dikenakan Dewi hari ini, dengan cara ini Tama bisa mengambil kesempatan tanpa gangguan dari sikembar .. yang selalu menggagal kan keinginan nya walau hanya sekedar batas wilayah aman 😁✌.


" Sekarang aku memiliki mu sayang .. dan aku tak membutuhkan nya , buanglah mereka sesukamu yang penting jangan kau buang rasa cinta mu terhadap ku "😅😅EA EA EA HAHAHAHA ...batin Tama dengan terus menikmati aktifitas nya dipagi ini.

__ADS_1


🖤🖤


__ADS_2