
💐💐
Setelah selesai , Dewi dipindah kan keruang perawatan bersama kedua putra nya ..
Tama tampak menghampiri para sahabat nya dengan wajah bahagia seorang pria angkuh.. dilorong rumah sakit.
Tomy terkekeh melihat penampilan berantahkan Tama , Tomy bisa membayangkan betapa tersiksa nya pria dewasa yang angkuh itu mendampingi istri kesayangan nya dalam berjuang melahirkan jiplakan nya itu.
" selamat Tam.. " ucap dari Alex dan Willy bergantian..
" Thank's broo.. atas ucapan nya dan gue terima kasih lagi kalian udah datang suport gue.. dan istri gue !" ucap Tama dengan tersenyum .
GREPP.. Tomy memeluk Tama sembari berkata...
"Selamat Tam... akhirnya diusia elu yang ke 31 ini elu sudah punya anak dua... !?" Ucapan Tomy terdengar antara mengejek dan memberi ucapan selamat..
Tama menarik tubuh gagah nya dari Tomy..
" Elu ingin memberi selamat ke gue atau mau ngejek gue Tom ?!" Sambung Tama dengan membenahi kaca mata nya..
Tomy langsung mengangkat dua jari nya ketika melihat Tama dengan tatapan nya semacam itu...
**
Didalam ruang rawat dewi...
Rosa - Nara.. . Sedang membantu Dewi untuk mengenakan krudung instan nya.
" Pakek ini .. !" ucap Nara dengan mengambil lip balm milik nya dan memoles kan dibibir Dewi.
" Kenapa musti pakek lip balm mbak Raa.. , ??" Tanya Dewi heran melihat ke 2 sahabat nya..
" Kamu terlihat pucat banget Dew.. , serem liat nya " jawab Rosa dengan nada bercanda..
" Massakk.. ?" Seloroh Dewi dengan senyuman .
" Ehhh... nih bocah kalau dibilangin bikin darah tinggi sekarang !! " ucap kesal Nara .
" Tolong cadar saya mbak Ross !?" pinta Dewi yang menunjuk tas kecil nya tanpa menghirau kan omelan Nara..
Setelah selesai membantu Dewi , Rosa membuka pintu ruangan rawat Dewi..
" Masuk..kkk Tam.. " ucap Rossa..
Tama menjadi pria pertama yang memasuki ruangan Dewi,Tama tersenyum melihat Dewi telah menggunakan krudung dan nampak segar akibat polesan Nara dan Rosaa..
" Mas ss.." panggil Dewi
Tama melangkah ke arah Dewi , dan mengambil cadar pemberian Rosa.
" Aku ikat diluar saja ya sayang..? " ucap Tama dengan nada lembut, Dewi pun mengangguk.
Setelah beberapa saat Tama masuk kini giliran Alex-Wily dan Tomy masuk , dalam ruangan itu terdengar canda tawa bahagia dari mereka..
Selang beberapa menit..
Dreett dreett.. suara ponsel Nara .. , Nara melihat sebuah notifikasi masuk, setelah membaca pesan Nara ingin berpamitan kepada Dewi.
__ADS_1
" Dew.. gue pamit dulu ya..!? " pamit Nara dengan cipika cipiki pada Sewi dan Rosa..
"Kok buru -buru si mbak Raa? 'Tanya Dewi dengan expresi heran.
" Toko lagi rame Dew.. , gue tidak enak sama anak- anak !" Jawab Nara serius.
" Gue antar ya Ra.. ?" Sambung Rosa.
" Jangan entar Dewi.. ?!" Sahut Nara tak setuju
" Kan ada Tama suami nya ?" Jawab Rosa.
" Tidak usah gue sudah order taxi kok !?" Lanjut Nara ..dengan senyuman..
" Ya sudah hati- hati mbak Raa.. terima kasih ya mbak ku.. !?" ucap Dewi ..
Nara memberi jempol nya ..
" Gue duluan gays.. " pamit Nara..dan berlalu
Selang beberapa menit , Nara yang sedang menunggu taxi online nya yang tak kunjung datang.
" Kok lama sihh.. taxi nya ?!" Gerutu Nara dengan melihat jam tangan yang menunjuk kan pukul 3 sore.
Dari arah yang sama Nara keluar tadi..
"TINN.." suara clakson mobil.
Nara yang notaben nya wanita cuwek hanya diam saja.
Nara yang diajak , hanya diam saja.
Akhir nya Willy yang gemas langsung turun dan menghampiri Nara
" Ayo gue antar ke toko kue yang elu maksud ! hari ini cuaca mendung , omel Willy dengan menarik lengan Nara.
Nara terperanjat kaget karena mendapat perlakuan dari Wily macam itu .
"BLAK.. " suara pintu mobil ditutup.
**
Kini diruang rawat inap Dewi telah sepi, Alex dan Rosa ingin mengurus persiapan pernikahan mereka berdua, sedangkan Willy pamit setelah Nara keluar , sedangkan si Tomyy sebenarnya dia tidak rela disuruh pergi oleh Tama , namun dengan berat hati Tomy menerima mandat dari Tama untuk menghendle perusahaan selama Tama sedang menikmati status baru nya sebagai papa dan menjadi suami yang senantiasa mendampingi sang istri.
" Mama - papa besok baru sampai indonesia !?" ucap Tama memberitahu Dewi.
" Iya mas.. yang penting mama papa sudah di kasih kabar" Jawab Dewi.
Selang beberapa waktu..
Wanita muda itu melihat sang suami yang sedari tadi mengganggu bayi- bayi lucu itu yang sedang terlelap di box masing -masing . Sungguh nampak aura kebahagian terpancar dari pria dewasa yang kini telah menjadi PAPA ,panggilan itu lah yang ia ingin kan dari kedua putra nya nanti kepada diri nya.
" Masss.. sudah jangan diganggu terus mereka! " ucap Dewi yang sedari tadi melihat sang suami terus- terus an mengusap -usap kedua pipi anak -anak nya.
" Gemes sayang lihat mereka berdua" jawab Tama dengan senyum bangga.
" Wajah mereka tampan seperti papa nya ya sayang ..? " celetuk Tama .
__ADS_1
" Iya aa.. maasss.." jawab Dewi asal
**
Di pagi hari sudah terjadi keramaian diruangan Dewi..
" Duhhh... Pa lucu -lucu nya cucu- cucu kita ?? " suara wanita paruh baya.. terdengar senang , dengan jari telunjuk yang sibuk menoel -noel pipi kedua nya.
" Iya . .. Maa" jawab papa dengan melihat kedua bayi laki - laki yang sedang terlelap.
" Dewi sayang gg ma'afin mama- papa yang pagi ini baru bisa menemani kalian dirumah sakit! " ucap mama Eni menjelaskan.
" Iya Maaa , tidak apa apa " jawab Dewi dengan senyuman.
" Dokter bilang hari ini kalian sudah bisa pulang !?" Sambung papa Jimmy yang sedang duduk bersandar di sofa.
" Kalian pulang kerumah utama !? " kali ini papa Jimmy yang meminta.
" Paa .., Tama dan Dewi ingin pulang kerumah Tama sendiri !?" Sambung Tama.
" Tidak !? " Sahut papa Jimmy dengan tatapan tajam " lagian .. Siapa yang minta pendapat mu ? !" Ucap papa Jimmy menatap Tama tajam.
Dewi hanya bisa tersenyum melihat pertengkaran kecil antara Tama dan papa mertua nya yang sama persis dengan suaminya yang tak menerima penolakan.
" HAHHH.. terserah papa saja lah , Tama lelah berdebat dengan papa !" gumam Tama.
" GOOD boy.." jawab papa dengan senyum menang.
**
Setelah 4 hari dirawat, Dewi akhir nya sudah bisa pulang beserta sang kembar , seperti kesepakatan Tama dan keluarga kecil nya pulang ke rumah utama keluarga Malik.
**
Didalam kamar..
" Sayang sepertinya mereka membutuh kan mu ?" Teriak pelan Tama kepada istri nya yang sedang berada di kamar mandi.
" Iya aa. Iyaa.. " jawab Dewi dengan melangkah , " Sini anak- anak Umma aa.. mana yang harus saya beri ASI mas. .. ?" Tanya Dewi dengan sedikit bingung pasal nya ini hari ke 5 dia menjadi seorang ibu.
" Afwa sayang.. !" Ujar Tama sambil mengarahkan putra nya " Seperti nya dia haus sekali.. !" , Afwi biar bersama ku dulu !" Ucap Tama dengan mengendong Afwi adik Afwa sembari berjemur di balkon..
Setelah keduanya kenyang akhirnya mereka terlelap ..
**
Tama melihat Dewi nampak kelelahan di awal ia menjadi seorang umma , yang sedang berada di pelukan nya, Tama ...
" aku cari pengasuh buat Afwa dan Afwi ya sayang..?" Tawar Tama dengan mengeratkan pelukan terhadap istri kesayangan nya.
Dewi mendongak kan kepalanya menatap suami..
" Buat apa mass.. ? Saya masih bisa kok mengurus kedua nya !" Ucap Dewi keberatan.
" Iya . . Aku tau kamu bisa, tapi setelah ini papa ingin kamu kuliah sayang ?!" Sambung Tama dengan mengecup pucuk rambut Dewi yang sedang tak menggunakan hijab besar nya .
💐💐
__ADS_1