
🖤🖤
DRETT-DRETTT .. ! Ponsel Tomy bergetar..
Tomy memicingkan mata nya , melihat panggilan masuk dari nomer tak dikenal, Tomy pun mengabaikan nya.
" Mas Tomy.. tolong diangkat .. !" gumam Dewi
" Ya Allah kenapa hati ini deg deg kan ... astaghfirullah aladzim.. !?"ucap kecemasan Dewi , yang tak putus ber istighfar.
"Bismillah.. " ucap Dewi dengan mencoba menelfon Tomy sekali lagi.
Tomy melihat ponsel milik nya, "nomer siapa sih.. !?" Decak kesal Tomy yang tengah berada diatas awan kenikmatan , dari para wanita nya.
"Bentar ya sayang .. gue angkat telpon dulu! " ucap Tomy dengan sedikit menjauh dari area ranjang .
"Hallo.. siapa nih..!?" ucap dingin Tomy
"A-as -assalamulaikum mas Tom.. ?" Suara lembut Dewi dengan gugup.
Tomy mengeryitkan dahi nya "suara ceewwek?? "batin Tomy🤨
" Mas Tom .. saya Dewi..!" ucap Dewi menjelaskan.
" Dewi?!" Tomy belum tersadar akan suara Dewi , beberapa menit ketika Dewi menyebut nama Tama , Tomy baru sadar Dewi adalah istri sahabat nya.
"Astaga..! kamu Dew.. ?" ucap Tomy kemudian
" Ada apa.. !?Tama tidak lagi sama gue..!?" ucap Tomy menjelas kan.
Dewi menjadi ragu , harus kah ia bertanya kepada pria lain..
"Emmm.. jadi mas Tama tidak lagi sama mas Tomy ya.. ?"ucap resah Dewi yang masih bisa di dengar oleh Tomy
"Ada apa Dew..?!" tanya Tomy, lagi ..
" Tadi mas Tama telfon tapi belum sempat Dewi angkat sudah mati, Dewi telfon balik tapi malah ponsel nya tidak aktif mas.. !?" suara Dewi menjelas kan pada Tomy.
Tomy mendadak gusar seketika..
"Matikan telfon nya, biar gue yang cari Tama.. !?" perintah Tomy pada Dewi dengan nada mode serius.
"B-b baik mas.. terima kasih , assalamualaikum .."
Panggilan terputus
Tomy langsung menelfon Alex dan Willy, namun Tama lagi tak bersama mereka, Tomy meminta kedua teman nya itu ke tempat apartemen Ketty..
**
Disudut kamar yang mulai tak rapi lagi..
"MINGGIR.. !" bentak Tama pada Ketty
__ADS_1
" Sial berapa dosis yang wanita j@l#ng ini berikan pada gue? " batin Tama ,
" Dew... !" seketika Tama teringat istri kecil siri nya itu.
"Tam.. aku akan membantu mu !?" ucap rayu Ketty yang mulai mendekati tubuh Tama dengan mengenakan pakaian haram nya.
Tama mencoba memejamkan mata dan meringkuh tubuh nya sendiri yang mulai tak terkendali.
"Tam... " suara Ketty yang dibuat se sexy mungkin seraya menyentuh bibir Tama perlahan,
" Aku istri mu Tam.. , aku juga ingin merasakan perlakuan yang sama seperti bocah milik mu itu, aku akan memberikan pelayanan yang lebih dari dia !" ucap Ketty dengan terus berusaha melepas kancing kemeja Tama.
"JANGAN sentuh gue!!" sergah Tama dengan menepis tangan Ketty.
"Tam... " rayu Ketty lagi .
Tama mencoba bangkit hendak menuju pintu" gue tidak boleh khianati Dewi, gue harus bisa menguasai diri gue, walau gue tau akibat nya ..!" batin Tama dengan tertati menuju pintu.
Namun dari arah belakang Ketty memeluk tubuh Tama dengan leguhan yang sensual, Ketty meraih tubuh Tama dan dengan agresif Ketty mel**at bibir merah Tama.
Tama mencoba melepas kan bibir dari b*b*r Ketty, tapi Ketty yang sudah lihai membuat Tama terbawa suasana.
Tama yang telah terbaring dir@nj@ng dengan n**su yang teramat , menatap Ketty didepan nya dengan sayu , Ketty mencoba melepas kancing pakaian Tama satu persatu,
" Dew...ma.afin mas... ya Tuhan bantu lah aku terlepas dari wanita didepan ku ini.. wanita yang tak perna aku ingin kan.. " batin Tama berdoa.
Keinginan Ketty terhadap Tama sangat lah besar..segala jalan ia tempuh untuk mendapatkan pria incaran nya..
"Kita akan melakukan nya Tam.. dimana kita berdua dalam satu ruangan , dimana kita akan saling melampiaskan h@srat satu sama lain yang selama ini aku dambakan dari mu !?" Jujur Ketty dengan menyentuh dada bidang Tama .
EUUUGH.. leguhan dari sang Tama..
Tama yang tak mampu menahan nafsunya ... hanya bisa mengikuti permainan Ketty.
Setelah beberapa saat..
" Aku suka gaya mu .. Tam ..!" ucap Ketty dengan senyuman menggoda , lalu Tama dan kety saling berc*m*u.
**
Dihening nya jalan malam ini...
"GiLa ... gue harus cepat !" gumam Tomy dengan memacu kendaraan roda 4 nya dengan kecepatan diatas rata - rata . Dan akhirnya Tomy pun sampai pada tempat tujuan .
"Wil.. Lex!?" sapa Tomy pada kedua sahabat nya dengan mode serius .
"Tom .. ada apa , kenapa elu nyuruh kita berdua ke sini?" tanya Wily dan Alex
" Nanti saja wawancara nya , sekarang mending kita musti cepat, gue merasa sesuatu terjadi pada diri Tama !?" Tomy mencoba menjelas kan dengan langkah lebar .
Sesampainya di depan apartement milik Ketty..
"Kunci.. Lex..Tom !! " jelas Wily yang mencoba membuka pintu apartemnd Ketty dengan menggerak- gerak kan handle pintu .
__ADS_1
Alex mengedarkan pandangan nya ke segalah arah mencari sesuatu untuk membuka pintu dengan cara merusak pengaman nya.
"TEPIIII .. ! " Ucap Tomy dari belakang dengan membawa tabung yang berwarna MERAH MENYALA itu , lalu Tomy memukul - mukul kan benda merah itu , merusak pengaman pintu apartement Ketty .
"DUG DUG brakkk..." pintu terbuka ,
"TAM..." panggil Willy.. , Tomy langsung menuju lantai atas dan benar saja Tama yang berada di bawah tubuh Ketty, Alex melihat Ketty akan membuka celana Tama..
Ketty menyadari kedatangan sahabat- sahabat Tama , akhir nya panik dan dengan cepat mengambil selimut untuk menutup tubuh nya ,
"M -m mau apa kalian !?" sergah Ketty dengan ragu.
"DASARRR wanita m£rahan .. !" Alex mencengkram lengan Ketty dengan kasar..
"AHH.. sakit Lex.. !" Adu Ketty .
"Lex -Will.. tinggalin dia.. , kita tolong Tama dulu!?" ucap cemas Tomy yang melihat Tama sudah pucat menahan sesuatu itu.
"Tolong gue.. " ucap Tama dengan nada parau
Tomy, Wily dan Alex akan membawa Tama ke rumah Dewi.
"Lu yakin Tom. . Kita bawa Tama ke Dewi ?" tanya Alex ragu..
"Bener Tom, Tama dalam efek obat p*^a*gs^ng entah berapa dosis yang diberikan Ketty!?" sambung Willy.
"Gue juga bingung, gue takut akan menambah masalah dikemudian hari jika kita antar Tama ke tempat lain !" jelas Tomy dengan cemas
" Kalian tau Tama tak pernah melakukan dengan wanita lain selain Dewi!" jawab Tomy dengan tegas sambil melihat keadaan Tama.
**
Sesampainya didepan rumah Dewi.
Tok tok..
"Dew.. ..." panggil Tomy .
Tak berapa lama keluar Dewi dengan memakai mukenak panjang dan cadar tali nya.
"Mas Tama..!" panik Dewi,
" Apa yang terjadi sama mas Tama , mas Tomy ..?" tanya Dewi dengan menitih kan air mata melihat keadaan suaminya yang acak- acakan dan tercium parfum wanita.
" Tanya nya besok saja Dew.. ! sekarang biar kan kami bawa suami mu masuk ke kamar , dia harus segera di tolong !?" Ucap Alex dan disambung Willy..
"I-i..ya " jawab Dewi dengan bergegas menunjukkan kamar Dewi
"Langsung baringkan saja mas .. biar saya nanti yang membersih kan tubuh mas Tama" ucap wanita bercadar itu dengan berlarian kecil..
"Sebelum nya kita minta tolong bantu dia terlepas dari pengaruh obat perang***g dari diri Tama !" ucap Alex .
Dewi hanya bisa mematung mendengar ucapan Alex barusan , apa sebenarnya yang menimpa pria halal nya , sejujurnya Dewi masih teringat kejadian dimana dia dipaksa melepas kesucian nya oleh suami nya sendiri 😁 di malam yang disertai rintikan hujan dan berteman kan suara deburan ombak ditepi pantai.
__ADS_1
🖤🖤