QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 70 JANJI YANG MENGIKAT KU


__ADS_3

🖤🖤


Acara pun terselenggara dengan meriah, banyak para tamu yang datang dari kalangan bisnis dan keluarga dari pihak Tama, sedangkan dari Dewi tak ada satu pun keluarga yang mendampingi nya karena Dewi seorang yatim piatu dan hanya memiliki seorang bude yang kini entah kemana.


Yang baru Dewi sadari , sejak Dewi resmi menikah dipernikahan pertama nya bersama Chandra , bude Yayuk tak pernah menemui Dewi lagi . Dewi pun mencoba mencari informasi tentang keberadaan bude Yayuk , namun Chandra yang kala itu menjadi suami Dewi selalu berkilah jika Dewi hendak menyinggung prihal tentang keberadaan sang bude.


beruntung Dewi memiliki dua sahabat yang solid dan teman -teman semasa Dewi bekerja di cafe Bintang dan tak lupa pak Ali beserta sang istri turut diundang.


Dewi berjalan menghampiri Tama dengan menggunakan gaun pernikahan bertema syar'i , Dewi nampak anggun dengan mengenakan cadar berwarna broken white nya ,


Dewi yang didampingi oleh Rosa -Nara turun perlahan menghampiri Tama , Tama yang melihat sang istri datang nampak kagum hingga pria berkaca mata itu menitih kan air mata kebahagiaan yang tak mampu ia bendung,


Papa dan mama Tama pun ikut terharu akan kebahagiaan sang putra.


Namun..


Tak sedikit para tamu membicarakan penampilan Dewi yang mengenakan cadar , Dewi hanya berhusnudzon kepada mereka, disisi lain Tama yang selalu tersenyum kebahagiaan dibibir merahnya seolah olah tak akan pernah lelah memamerkannya kepada semua tamu yang hadir dimalam itu.


Dengan gagah nya Tama bersanding dipelaminan bersama istri sirih nya yang kini telah resmi berubah status sebagai istri sah dari Tama , dimata agama dan negara.

__ADS_1


Dewi dan Tama serasa seperti pengantin baru , dengan tingkah malu- malu di keduanya tak lupa aura kebahagian yang terpancar dari kedua mempelai.


Mereka berdua beradu pandangan , sejenak Tama terpaku menatap sepasang mata indah wanita bercadar dihadapan nya kini ,!dengan sedikit make up yang dibuat MUA suruhan Tama .


**


Selang beberapa waktu para tamu silih berganti memberi ucapan selamat kepada ke dua mempelai.


" Selamat pak Tama " ucapan dari para rekan bisnis Tama bergantian dan untuk menghormati para tamu Dewi hanya menakup kan kedua telapak tangan nya dengan sedikit mengangguk.


Kali ini giliran para sahabat Tama..


" Sudah ..! geser kalian bertiga !" ucap Tama memperingat kan ketiga sahabat nya.


" kalian menghalangi yang dibelakang " sambung Tama sembari tersenyum kepada para tamu yang sedang mengantri dibelakang , Dewi melihat kekompakan dan kebobrokan keempat sekawan itu , membuat Dewi merasa terharu..


"Walau tak ada ikatan darah , walau tak ada ikatan keluarga tapi suatu ikatan persahabatan dapat terjalin dengan tanpa mempermasalahkan ada nya perbedaan antara satu sama lain, dari perbedaan itu kita menemukan sisi lain yang tak ada dalam diri kita yang tak bisa ditulis oleh kata demi kata , huruf demi huruf , Tuhan saja tak pernah membedakan hamba hambanya kecuali amal ibadah nya ". Secuil batin dari Dewi.


**

__ADS_1


Acara telah usai , para tamu pun satu persatu meninggalkan tempat acara.


Tama mengajak Dewi untuk beristirahat dikamar hotel milik keluarga Malik dimana acara pernikahan sang pengusaha berlangsung.


" Capek ! ? " tanya Tama kepada Dewi.


Dewi yang duduk disofa kamar milik Tama hanya tersenyum dengan menyandar kan punggung kepala yang lelah ke arah dinding sofa, dengan semilir angin dari jendela yang sengaja dibuka , Dewi pun terlelap dengan posisi menyandar dengan masih menggunakan gaun syar'i lengkap nya.


Tama yang baru keluar dari kamar mandi melihat Dewi sang istri terlelap , Tama pun tersenyum ada rasa tak rela melihat sang istri kelelahan karena acara resepsi yang dibuat nya , namun dibalik rasa tak rela itu ada kepuasan dari diri Tama sudah memperkanal kan sang istri, Tama tidak mau orang masih beranggapan bahwa Ketty Armand adalah menantu dari keluarga Malik ,Tama ingin mengenal kan ke halayak umum siapa istri satu -satu nya dari sang Tama malik menantu satu -satu nya dari keluarga Malik pengusaha sukses dan terpandang.


Dengan telaten Tama melepas jauw rab ( kaos kaki ) sang istri lalu melepas krudung dan cadar Dewi dengan pelan agar tak membangunkan sang istri, nampak wajah sang istri yang begitu cantik bagi Tama , yang hanya bisa di nikmati Tama seorang,


" tak semua orang bisa melihat wajah cantik mu sayang , dan aku pasti cemburu jika banyak mata lelaki yang menikmati kecantikan mu ini, aku bersyukur atas segala nya , dari sebuah janji yang mengikat ku yang aku kira akan meninggal kan suatu harta yang berharga didunia dan akhirat ku , tapi iii... rencana manusia tak sefalid rencana Allah Tuhan semesta alam. Batin Tama..


**


Kumandang adzan terdengan mendayu dayu di indra pendengaran sang Dewi.. ,membuat wanita muda yang tengah mengandung hampir 5 bulan itu perlahan membuka mata indah nya , sejenak Dewi melihat Tama yang terlelap dengan memeluk tubuh kecil nya, hati seorang istri yang melihat perhatian suami semacam itu pun menghangat, sekilas Dewi mengingat bahwa semalam ia tertidur di sofa , dan sekarang telah berbaring ditempat tidur, Dewi terkekeh seorang diri.. betapa pulas diri nya tidur semalam sampai -sampai tak merasakan krudung dan kaos kaki nya telah tanggal.


🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2