QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 31 RASA CEMBURU.


__ADS_3

" Ini uang nya mbak " ucap Dewi memberikan ongkos


Setelah itu Dewi melangkah kedalam rumah..


" Assalamualaikum .. " salam Dewi dan dijawab sendiri oleh Dewi "Wa'alaikum salam ".


Setibanya dirumah Dewi merebahkan tubuh kurus nya ditempat tidurnya , setelah beberapa menit melepas penat nya Dewi menuju kamar mandi , Dewi melihat terdapat kemeja kotor tama yang ditinggal di kamar mandi..


Dewi mengambil kemeja tersebut lalu mencium nya lekat dan memeluk nya , "ya Allah apa aku sudah jatuh hati pada pak Tama , tapi aku tak boleh egois, pak Tama berhak bahagia dengan pilihan nya, aku hanya beban nanti nya bagi pak Tama .." ucap Dewi sambil terisak sendu dilantai kamar mandi dengan terus memeluk kemeja milik Tama .


Dewi melangkah kan kaki keluar kamar mandi.. dan mengambil mukena untuk menunaikan sholat isha.. setelah selesai Dewi bersipuh menadah kan kedua tangan nya dan bermunajah kepada sang maha kaya dan meluap kan seluruh keluh kesah nya..


Setelah selesai Dewi duduk dan menyandarkan tubuh dan kepalanya kebelakang kursi sederhana yang letak nya dekat dengan cendela kamar Dewi.., hembusan angin malam, menemani tidur gadis yang bernama Dewi.


**


Pagi ini adalah pagi tersibuk bagi cafe bintang ..pasalnya Perusahaan MALIK memesan beberapa macam kue dengan jumlah lumayan banyak..


Dewi yang baru datang terkejut dengan aktifitas Cafe yang begitu banyak..


" Dewi .. UHH.. syukurlah kamu sudah datang..!" sapa Bintang dengan menyiapkan bahan - bahan kue nya.


" Dapat pesana kah mbak Biey ??" Tanya Dewi..


Bintang mengangguk .. " ntar sore diantar " sambung Bintang.


" ALHAMDULILLAH.. " ucap syukur Dewi dengan meletakkan tas rajut nya di loker.


" Entar tolong kamu yang menghandle kue -kue kita diacara nanti ya Dew!" ucap Bintang berharap.


" Kerena kalau hanya Mirna pastinya nanti keteteran disana ..!" Bintang mencoba memberi penjelasan .


" InsyaAllah ya mbak Biey" lanjut Dewi.


**


Diperusahaan Tama..


" SUDAH !" suara Tomy kepada Tama..


" Apanya ?!" sahut Tama dengan datar

__ADS_1


" Melamun nya lah..!?" jawab Tomy kemudian..


Tama akhir -akhir ini selalu teringat kepada istri kecil nya yang telah ia nikahi beberpa minggu lalu.. , Dalam hati seorang Tama ada rasa rindu yang ia abaikan , rasa yang tak mungkin baginya untuk meluapkan kepada sang pemilik rindu.


" Elu .. sudah pikirkan betul- betul Tam !?" tanya Tomy..ragu


Tama menarik nafas dalam.."HAAAAAHH..


" Menurut lu Tom , gue masih punya pilihan lain ?!" jawab Tama dengan tatapan mengarah kedepan dengan menyesap minuman Alkohol nya.


" Tam .. apa elu tau tentang istri kecil elu itu?" tanya Tomy tiba - tiba..


" Tau lah .. !? " jawab Tama seenak nya...


" Elu yakin sudah Tau!?" ucapan Tomy dengan tatapan heran , dalam benak Tomy hanya dia yang baru di kasih tahu oleh Alex tentang Dewi tapi kenapa Tama pun telah mengetahui nya... 🤔" Hmmm dasar Alex !" grutu Tomy.


" HUUUUFFFFF- Huff " Tomy meniup ujung rambut nya alhasil ujung rambut Tomy berterbangan keatas, dan menghentikan aktifitasnya dan melanjutkan obrolan nya..


" Sayang sekali diusianya yang terbilang muda Dewi sepertinya sedang dipermainkan oleh yang namanya pernikahan!?" gumam Tomy dengan asal..


Tama menyipitkan mata nya dan menatap curiga pada Tomy..


" Coba sekarang elu pikir, Dewi menikah 2 kali dan akan menerima status janda untuk kedua kali nya pula ! tapi dengan keadaan yang masih gadis alias belum diapa apa in itu cewek !?" Tomy mencoba mencerna pemikirannya sendiri tentang Dewi..


" Cantik , baik , tulus nya semuanya lah baik menurut gue pas untuk dijadikan ibu dari anak - anak gue nantinya.. !" Tama yang sedari tadi mendengarkan perkataam Tomy dengan seksama mendadak geram dengan celoteh pria disebelah nya itu..


"KRAKKKK ..BUG" sesuatu mendarat tepat di wajah tampan Tomy yang sedang berangan - angan .


" Jangam mimpi , tidak akan pernah terjadi Dewi istri gue akan jadi mililk elu ! walau dalam dunia Haluu elu sa'at ini" ucapan Tama kepada Tomy.


" HAAAHHH..elu tak boleh serakah Tam.. ?!" sambung Tomy dengan bersiap keacara pesta garden malam ini..begitu pun Tama..


**


Terlihat kesibukan Dewi , Mirna dan teman teman si acara Garden party...


" Sudah beres semuanya kan mbak mir.. ?" tanya Dewi memastikan semua pekerjaan nya dan mengarahkan pandangan nya kesetiap meja..


" Beres Dew.. pokok nya amannnn.. !" jawab mirna rekan kerja Dewi..


" Alhamdulillah kalau gitu mbak"Dewi

__ADS_1


Seorang pria menatap kearah Dewi dengan tersenyum kecil dibibir nya.


" Kita berjumpa lagi Dewi " gumam Leon yang melihat Dewi yang mengenakan tunik berwarna mocca latte dan bawahan berwarna jetblack tak lupa khimar yang menjuntai menutup bagian dada Dewi setinggi paha .


Chandra yang datang bersama Anis yang mengenakan drees setinggi betis dan berwarna maroon . " Wah hh.. pestanya indah sekali mas .. " puji Anis.. namun Chandra hanya menanggapinya datar..


**


pesta telah dimulai , para tamu undangan pun telah tiba kecuali Alex dan Wily , Tama mempersilahkan para rekan bisnisnya untuk menikmati acara malam ini ..


Setelah dirasa cukup, Tama hendak meraih minuman yang berada dimeja , tanpa disangka Ketty datang secara kebetulan langsung memeluk tubuh gagah pria berkaca mata tersebut dari arah belakang..


Tama yang mendapat perlakuan dari Ketty semacam itu menjadi marah , " apa yang elu lakuin disini !?" sergah Tama tak suka dengan kedatangan Ketty.


" Kamu kenapa sih Tam.. kan aku calon istri kamu jadi wajar dong aku datang diacara semacam ini apalagi ini acara calon suami aku.." perkataan Ketty membuat Tama malu , dengan kasar Tama melepas tangan Ketty yang melingkar di pinggang Tama..


" Dewi yang sedang menata kue - kue dimeja mematung melihat suaminya dipeluk wanita lain , ada rasa cemburu yang timbul di hati Dewi tapi ia tak mampu meluapkan nya..


Kejadian itu menjadi pusat sorotan para tamu malam itu.. dengan kebetulan Anis melihat Dewi sedang berdiri di pinggir kolam renang sedang menata kue..


" Ckk.. sepertinya pesta ini akan makin seru dengan adanya pertunjukan kecil dari nya.. !" gumam Anis dengan melangkah kearah Dewi , Chandra yang tak peduli dengan keberadaan Anis pun tak mengetahui tindakan yang akan dilakukan istrinya terhadap mantan istri kecilnya.


" BYUUUURRR " sesuatu yang terjatuh ke dalam kolam renang..


Anis yang melihat Dewi yang tak bisa berenang tersenyum puas dibuatnya." Rasakan pembantu, kamu harus merasakan pembalasan rasa sakit hatiku atas penolakan yang dilakukan mas Chandra terhadap ku , akibat ulah mu!!!" batin Anis lalu tersenyum jahat.


Leon yang melihat Dewi terjatuh dengan cepat menolong Dewi , namun kali ini lagi - lagi Tama lah pemenangnya ..


Dengan cepat Tama masuk kedalam kolam renang dan meraih tubuh Dewi yang mulai tenggelam kedasar kolam, lalu membuka cadar nya agar tak menutupi pernafasan Istri kecilnya..


" MMMMPPPP H HAF HAF... " nafas Tama yang terengah - engah sembari mengangkat tubuh kecil Dewi ketepi kolam renang.


Mirna dan rekan kerja Dewi mendekat .. " Dewi..Dew.. teriak Mirna khawatir melihat keadaan Dewi yang pingsan..


Tama tak memperdulikan lagi pesta dan para tamu , yang ada dalam pikiran Tama hanya Dewi.


" Bangun Dew.. " ucap lirih Tama dengan berlalu menuju suatu tempat..


Leon terpanah melihat wajah cantik Dewi yang tak tertutup cadarnya, begitu pun Chandra lalu dengan meraih lengan Anis secara kasar untuk pulang.


💐💐

__ADS_1


__ADS_2