
๐๐
Tama pun akhir nya mengikuti Tomy dari belakang , tanpa Tama sadari Tomy yang berada didepan nya berhenti secara dadakan.. alhasil Tama menabrak tubuh Tomy tanpa sengaja.
"BRUKGG... " Tama menatap tajam kearah Tomy.
" WOIYYY... Kucing..!! elu kalau ada direl kereta api dan seenak jidat elu berhenti begini sudah bisa gue pastikan !" Ucap kesal Tama terhadap Tomy.
Tomy membalik kan badan nya kearah Tama, sembari menailkan satu alis nya๐คจ.
" Apa yang bisa elu pastikan !?" Sahut Tomy penasaran.
" Gue cuman mengutip perkataan dari istri gue "INNALILLAHI WA'?!" Belum selesai Tama melanjutkan kutipannya , Tomy dengan cepat membekap mulut Tama dengan telapak tangan nya.
" Anjir Lu Tam..! elu jangan sembarangan kalau ngomong , pakek bawa istri elu segala.. !? Ini jalan tol yang baru dan masih perawan lingkungan disekitarnya , nanti kalau ada penunggu sini mengAmmiin kan ucapan elu bagaimana .. ?!" Sungut Tomy dengan melepas telapak Tangan nya kemudian.
" Tom - Tom .. paling penunggu wanita saja yang mengAmmiin kan nya !?" Sambung Tama dengan terus melangkah ketempat proyek tadi.
" Ckkk.. KENAPA !?" tanya Tomy ..dengan mencerna omongan pria dingin itu.
" Ya jelas lah.. yang Cewek saja yang mengAmmiin kan secara jika elu !" Lagi - lagi Tomy membekap bibir Tama yang seenak nya berujar.
" CUKUP.. , tak usah elu teruskan !? Gue sudah paham kemana arah ucapan elu sesungguh nya !" Sahut Tomy dan mengimbangi langkah Tama.
Lalu mereka berdua bergabung kembali diantara investor dan pengembang . lalu wajah pria dingin itu kembali ke mode serius dan tatapan tajam nan angkuh tak lupa ia pasang , hal semacam itu membuat penampilan pria berkaca mata itu nampak lebih berwibawah dan lebih disegani oleh lawan atau patner bisnis nya.
**
Malam pun tiba, seorang wanita bercadar sedang menunggu sang suami pulang dari mencari nafkah.
__ADS_1
Nampak kedua putra nya sedang terlelap kembali setelah sore tadi terbangun untuk mandi dan meminum Asi dari sang umma.
Wanita muda itu sedang menatap foto pernikahan nya yang terpampang besar dan menempel didinding kamar bersama Tama pria kedua yang menghalalkan nya dan berhasil memiliki wanita taat itu seutuh nya.
Bibir indah Dewi melengkung ketika melihat betapa bucin nya suami dewasa nya itu terhadap dirinya.
Tanpa Dewi sadari seorang pria yang selalu ia tunggu ditiap hari nya setelah ia resmi menyandang status istri dari pewaris keluarga Malik...
" SREK - GREEP... " sebuah pelukan dari pria halal nya kepada tubuh ramping wanita muda itu.
Tama mencium pundak dan leher Dewi yang tertutup oleh krudung besar nya dari arah belakang.
Dewi yang mengetahui bahwa lelaki halal nya lah yang melakukan hal tersebut kepada nya , karena parfum yang dikenakan oleh Tama sebagai ciri khas dari suami nya yang selalu Dewi sukai .
" Mas... !?" Ucap Dewi dengan sedikit mengarahkan kepalanya kearah kepala Tama yang sedang menunduk mencumbui nya itu.
" Mandi dulu mas .. dan sebentar lagi sudah mau masuk sholat isha !?" Ucap Dewi dengan lembut.
" Sayangg... sebentar lagi YA.. , aku masih ingin !?" Sambung Tama dengan terus memasukkan tangan nya kebagian dada Dewi yang kini tak sekecil dulu.๐ ๐๐ป
Dewi pun mengetahui bagaimana sifat suami nya , yang kini sedang dalam posisi hasrat yang ingin ia tumpah kan kepada nya , Tama membalikkan tubuh ramping Dewi kearah pria berkaca mata itu
Lalu dengan tatapan pria dewasa , Dewi pun mengetahui keinginan suaminya itu.
Dewi pun tak menolak selagi hasrat suami nya masih sebatas sewajar nya ..
Tama ******* bibir Dewi dengan rakus .. Tama melepas krudung besar yang selalu bertengger di mahkota sang istri tercinta nya , karena hanya sebatas itu saja Dewi mengizinkan nya , karena masih menunggu selesai masa nifas paska melahirkan.
Ditengah -tengah aktifitas sepasang suami istri itu, mereka berdua di kaget kan dengan suara tangis dari kedua bayi nya secara kompak.
__ADS_1
" OWEK..O-O-OWEKKKK..". , anggap saja bunyi bayi menangis semacam itu ๐ ๐
Dengan cepat Dewi menyudahi melayani suami nya ., tapi tidak dengan Tama, pria Dewasa yang telah tak menggunakan kaca mata nya tak mau menyudahinya sebelum sampai pada klimak ..๐๐คญ
"Mas Tama.. !!" Sergah Dewi yang sedari tadi sudah meminta sang suami untuk melepasnya.
" Sayangg.. tapi aku BELUMMM... !??" keluh Tama dengan tatapan sayu terhadap Dewi..
Dewi pun akhirnya tersenyum melihat keinginan suami dewasanya yang belum terlampiaskan.
" Mas mandi dulu.. !" Pinta Dewi lagi sembari membenahi resleting gamis nya yang telah acak -acakan kerana ulah Tama.
" Sekarang giliran mereka mas .. ?!" Ucap Dewi dengan menyentuh pipi Tama .
Tama mengambil nafas nya dalam - dalam , Lalu menghembuskan nya perlahan.
" HMMM .. baik lah , aku kali ini mengalah kepada kedua pria yang masih bayi itu !?" Ucap Tama dengan mengacak - acak rambut nya sendiri dan melangkah memasuki kamar mandi .
Dewi menggelengkan kepala nya melihat tingkah suami dewasa nya yang terkesan tak mau mengalah terhadap kedua bayi nya itu.
๐๐
๐ค๐ค๐
Alhamdulillah hari ini bisa nambah sampai 3 BAB ..๐ฅณ๐ค
bagi pembaca semoga suka ya ...dan harapan otor pemula seperti saya terhadap pembaca yang budiman.. bisa memetik pesan yang ber faedah dari tulisan receh saya ini.
TERIMA KASIH YANG SUDAH MAU memberi semangat dikolom Komentar outor...๐๐ป๐ง
__ADS_1