QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 43 PENYESALAN


__ADS_3

💐💐


Disepertiga malam yang dingin Dewi terbangun , Dewi mendadak rindu kepada seseorang yang halal ia rindukan , Dewi berjalan kearah lemari, lalu membuka nya dan mengambil sebuah kemeja berwarna navy milik suami yang menghalalkan nya satu bulan lalu , yang di kenakan sang suami sewaktu mereka berdua mengucap janji.


Dewi memeluk kemeja itu dengan erat mencium aroma parfum yang tertinggal dari tubuh suaminya , walau sudah ia cuci.


Setelah puas , Dewi menyimpan nya kembali di lemari , kemudian langkah wanita muda yang sedang merindu itu pergi untuk mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat tahajud nya, terdengar suara lirih seorang Dewi yang telah usai beribadah, sedang merayu pada sang pencipta..


" Tuhannn .. bisa kah saya mengembalikan rasa ini kepada mu? Rasa yang sedari dulu selalu saya jaga agar tak menduakan rasa cinta kasih saya kepada mu ! .. dan Tuhan nnn .. jika saya boleh memohon akan rasa ini , kumohon kan jadikan lah dia sebagai jodoh halal saya yang engkau tuliskan di Lauhul mahfuz. aamiinn..


Ucap lirih seorang wanita muda yang mengenakan mukena nya yang duduk bersimpuh beralas kan sajadah . Dewi.


***


Disebrang sana ada seorang pria berkaca mata tengah duduk disofa mewahnya yang berwarna hitam , dengan tatapan kedepan seolah -olah masa depan yang ia impikan berada dihadapan nya , dengan termenung meratapi kehidupan nya yang begitu pelik.


"Aku merindukan mu , aku rindu anggukan mu , dan aku rindu penolakan mu ketika aku menyentuh mu , Dewi al khumairah.. aku mencintaimu istri kecil ku dan hanya kamu seorang .. !" Tanpa disengaja bibir pria dewasa itu melengkung indah, seulas senyuman yang mengembang ketika membayangkan kebersamaan nya waktu dipantai bersama istri kecil nya , seraya memandang foto -foto kenangan mereka bersama..


"Kamu lucu kalau tidak mau difoto!?" Gumam Tama seraya mengusap- usap foto Dewi di ponsel bermerk buah dengan seri pengeluaran terbaru.


Tiba - tiba terdengar suara seorang pria berkata..


"Sampai kapan elu begini Tam ..?" Tanya Tomy yang sedari tadi melihat Tama yang hanya melamun sembari memandang ponsel nya.


"Entah lah Tom !" Jawab Tama dengan berdiri dan menepuk pundak sahabat nya itu.


Tomy menghadapkan tubuh gagah nya ke arah Tama yang kini berada dibelakang nya.


"Gue kasian lihat elu kayak gini Tam !" Lanjut Tomy "Berpisah dengan wanita yang elu cintai yang kini menjadi istri sah elu, walau hanya dimata agama dan begitu pun dengan Dewi , namun kalian tak bisa bersatu !" Ucap Tomy yang prihatin dengan keadaan Tama .


****


Flash back..

__ADS_1


Setelah menurunkan Dewi .. kini giliran Tama yang Tomy antar kan ,Tama pulang ke rumah utama.


Sesampainya di pelataran rumah utama Malik..


"Tam.. , gue musti jelasin ke elu.. !"Tomy mencoba menahan langkah tama dengan meraih pundak Tama.


"Tidak untuk saat ini Tom , elu.. sudah membuat gue melakukan sesuatu hal yang gue sendiri menyesali perbuatan gue terhadap gadis kecil yang Taat itu !!" Emosi PENYESALAN dari seorang pria dewasa yang dingin dan angkuh dengan segala kekuasaan nya yang ia miliki .


" Gue... ! ckk.. " ucap Tama menggantung tatkala Tama mencoba menahan air mata nya dengan mengarah kan pandangan nya keatas .


"Tapi Dewi istri elu Tam.. jadi sudah sewajar nya kalian melakukan hal semacam itu !?" Sambung Tomy mencoba membela diri .


"Ya ..! kali ini tak ada yang salah , yang salah hanya cara elu, tak seharus nya gue merusak nya , dan tak seharus nya elu mencampur minuman gue dengan obat LAKN#T itu ! " Emosi Tama yang meluap - luap ," karena gue SUDAH....hh !?" Tama tak meneruskan ucapan nya pada Tomy.


Tomy mencoba mencerna perkataan Tama, " HAAHHHH.. " helaan nafas pria play boy itu .. lalu berucap..


" Gue harus bagaimana ? dia yang merasakan enak nya surga milik istri halal nya tapi gue yang disalahin !?" grutu Tomy sambil melangkah masuk kerumah utama Malik.


Dari arah dalam rumah..


Mama Eni melihat bekas darah di kemeja Tama, " Sayangg ini.. ? " tanya mama Eni dengan menyentuh noda darah di kemeja Tama.


"Tama kekamar dulu Maa..?!" pamit Tama pada mama nya tanpa menjawab pertanyaan mama Eni.


"Yah mandilah dulu, setelah itu turun lah ada yang mama papa mau omongkan tentang pernikahan mu dan Ketty.." perintah mama Eni, Tama yang mendengar hal itu semakin merasa bersalah pada Dewi.. namun Tama hanya bisa meredam rasa itu tanpa bisa meluap kan nya.


Tomy yang berada di belakang Tama merasa kasian dengan nasib pernikahan sahabat nya itu , tapi Tomy tak bisa berbuat apa -apa karena orang tua Tama adalah orang terpandang dan berkuasa .


"Tom.. kemarilah !" panggil papa Jimmy


"Ya om.. "jawab Tomy sembari medekati papa Jimmy


"Kebetulan om ketemu kamu disini, om tau apa yang dilakukan putra om, dengan tanpa izin !!?"dengan nada penekanan kepada Tomy..

__ADS_1


"Kamu , wily dan alex mencoba membantu mereka berdua ?!" Nada bicara papa Jimmy semakin menyudutkan Tomy,


" Ma.af kan Tomy om..tante" ucap Tomy dengan menunduk..


"Ckk.. tapi kami tau siapa putra kami, dia tak akan mempermalukan nama baik keluarga apa lagi demi seorang gadis yang tak jelas asal usul nya !?" kali ini perkataan papa Jimmy terdengar oleh Tama yang tengah berdiri mematung, pria berkaca mata itu hanya bisa terkurung akan janji perjodohan . Sebagai suami ingin rasa nya Tama membela harga diri istri nya di depan kedua orang tua nya, tapi Tama masih membutuh kan waktu untuk melakukan hal itu , dengan mengepal kan tangan nya Tama berusaha menekan emosi sembari turun kelantai bawah.


"DEWI.. ! gadis itu bernama Dewi -Paa.. ?! " JawabTama dengan nada dingin.


Mama Eni yang melihat raut wajah putranya yang berubah marah mencoba menenangkan ..


"Sayang.. duduk lah dulu!?" mama Eni mencoba mengarah kan Tama untuk duduk di sebelah Tomy.


"Tam.. !! sudah cukup main -main nya , sekarang serius lah !?" Pinta papa Jimmy pada Tama


" Cerai kan gadis itu, kasih kompensasi sebanyak yang dia mau bila perlu ajukan tawaran untuk tempat usaha untuk nya !?" tawaran papa Jimmy ke pada Tama untuk Dewi.


Namun Tama pria berkaca mata itu menutup mata ketika mendengar papa Jimmy meminta nya untuk menceraikan Dewi,


"Lagian kalian hanya menikah secara agama , tinggal kan dia dan penuhi janji kita kepada keluarga Armand untuk menikahi putri nya minggu depan.


"APAA!.." Tama yang terkejut mendengar keputusan sang papa , membuat Tama emosi seketika tangan Tama mengepal kual , Tama berdiri dan meninggal kan , kedua orang tua nya dan tomy diruang tengah.


"Tomy hanya bisa melihat betapa tersiksa sahabat nya itu.


" Saya mohon pamit om -tante " pamit Tomy pada kedua orang tua Tama.


Tama yang berada didalam kamar seketika menghambur semua isi kamar


"Ahhhkkk... , " suara teriakan frustasi dari kamar Tama , dengan mata yang memerah Tama berkata .. "kenapa _kenapa musti gue, KENAPAAAaaaaa .. !!!" Teriak Tama frustasi.


Teriakan Tama terdengar keras sampai ditelinga Tomy, Tomy yang hendak masuk dalam mobil mendengar teriakan frustasi sahabat nya itu, Tomy membanting pintu mobil nya lalu Tomy mengeratkan genggaman tangan nya pada kemudi didepan nya dengan sembari memukul mukul setir mobil untuk menyalurkan rasa emosi nya.


" AHkkk.. !!!" dengan nafas terengah engah Tomy mencoba melampiaskan amarah nya "ma'afin gue Tam , gue tak semestinya membuat elu semakin tersiksa begini" gumam Tomy sembari meletak kan kepalanya di atas kemudi.

__ADS_1


💐💐


__ADS_2