QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 25 Fitnah Membawa Berkah.


__ADS_3

πŸ’πŸ’


Tanpa ba bi bu lagiii...


"BUGGG.. !! DUKK , PLAKK !! "keparat elu kira berhadapan dengan siapa HAAAH !!!" Hardik Tama dengan memberi bogem mentah kepada pemuda tak tau sopan santun itu.


Pemuda itu memberi perlawanan namun sayang Tama lebih unggul dari nya


" BUGKK ... AKKKK!!" berkali kali Tama memberi hadiah pukulan dan tendangan kepada pemuda tersebut.


"PERGIII .. ! Sebelum gue membuat perhitungan dengan manusia rendah seperti mu dan ngehancurin masa depan elu BANGSATTT.. !" Bentak Tama dengan nafas ter engah - engah..sembari menarik kerah kemeja pemuda tersebut.


Sontak pemuda yang sudah babak belur tersebut lari kocar kacir ,


"Sial.. " grutu sang pemuda," ngapain si tu om- om ganggu kesenangan gue , maka cantik bener tu cewek, masi muda gue kira uda tua ?!" oceh nya...


Tama menghampiri Dewi yang tak sadar kan diri dengan krudung yang terbuka menampak kan leher jenjang putih bersih .


Tama sebagai pria normal merasakan kegusaran dalam diri kelakian nya..


"Hissss.. bangsat kenapa yang dibawah ini sesak, baru juga ngeliat begini !?" gumam bos tambang batu bara itu . " ayo Tammm.. tenang lah !!?" gumam Tama lagi , sembari menarik nafas dalam - dalam...


Tama mencoba mengambil krudung Dewi yang terjatuh dibawah jok, Tama membungkuk kan tubuh nya masuk ke dalam mobil dengan lengan yang terulur ke samping bawah Dewi . Baru juga tangan Tama berhasil meraih krudung milik Dewi ..


"WOIII.. !! sedang apa kalian ,mau mesum ya ??!" Suara beberapa warga yang tiba tiba datang dari arah belakang..


Seketika Tama terkejut.. dan menyadari barusan posisi tubuh nya..

__ADS_1


Saking terkejut nya, kepala Tama ter hantup atap mobil bagian dalam..


" DUKK!! auwww.. ," pekik Tama yang menggosok-gosok kepala bagian belakang nya yang terbentur langit- langit mobil..


Dengan posisi menegak kan tubuh nya , Tama berucap...


"Bapak ibu jangan sembarangan nuduh .. kalau saya mau , anda -anda ini akan saya tuntut balik , MAU!!" suara Tama yang menggertak ..


"Kami tidak melakukan apa yang bapak ibu tuduhkan , wanita didalam tadi mau dileceh kan dengan pemilik mobil ini " tunjuk Tama pada mobil berwarna silver.. , tapi sayang nya para warga tak percaya akan penjelasan Tama..


Datang pak RT ditempat kejadian , pak Rt mencoba mendengar pembelaan pria berkaca mata - Tama.


"Halllah.. alesan saja itu pak ..kita giring aja pak .. !" ucap salah satu warga


"Sebentar.. sebentar ...jangan gegabah!"sergah pak RT..


" Mas nya bisa ikut saya kerumah biar mbak nya yang didalam ditolong ibu - ibu warga sini.. !?"pak rt mencoba menengahi , " guna menjelas kan perkara ini dengan jelas.." lanjut pak RT.


"Astagfirullah hallazim " pak rt sambil menggelengkan kepala nya


"Tuh kan pak.. dia mau lari setelah ketahuan !?"ucap para warga


"Ckk.. ketahuan apa coba..!?" ucap Tama dengan nada kesal dan membèri tatapan frustasi ..


Tama melirik para ibu - ibu yang memapah Dewi yang tak sadar kan diri, dan telah memakaikan krudung pada Dewi , namun ketika Dewi hendak menghilang dari pandangan.. Tama teringat sesuatu hal..


"Bentar bu '!!" Teriak Tama

__ADS_1


Tama berlari kearah mobil dan mengambil kain berwarna hitam itu dan beralih melangkah kearah Dewi beserta ibu ibu.


Tama memasangkan dan mengikat nya.


"Udah mas..?? " tanya salah satu ibu yang memegangi Dewi..


Tama mengangguk.. dan membatinnn....


"Enak bener disini banyak para pria, bisa bisa mereka melihat aset gue..!?" batin Tama tanpa sadar .. dengan menatap Dewi yang berlalu meninggal kan nya..


" Sesampainya dirumah pak RT , Tama duduk diruang tamu sederhana dengan menyandarkan kepala dan tubuh nya kebelakang , tubuh yang lelah dan kepala yang agak pusing


" Mas nya saya yakin bukan dari warga sini ? " tanya pak RT tengah duduk didepan kursi Tama.


"Benar pak saya bukan warga sini ,saya tadi tidak sengaja lewat dan melihat wanita itu ! " Jawab Tama dengan membenahi duduk nya.


Tiba tiba ..


Datang ibu - ibu yang membawa Dewi tadi dan berbisik di telinga pak RT, pak rt menaikan salah satu alis nya dan beralih menatap marah pada Tama...


Tama yang mendapat tatapan amarah dari bapak rukun tetangga itu hanya acuh... lalu berkata..


" Pak Rt kenapa menatap saya seperti itu??" Tanya Tama sinis


"Ibu tadi bilang , wanita yang dimobil tadi bukan pingsan , tapi sengaja di beri obat tidur !? " jelas pak Rt


Tama yang mendengar penjelasan pak rt , geram dan mengepal kan tangan ..

__ADS_1


"Brengsek .. benar -benar cari mati ! Jadi pemuda tadi bener2 mau memanfaat kan Dewi, awas .. akan gue kasih palajaran!!!? " Seringai licik terlintas di pikiran pria yang terkenal selalu serius itu..


πŸ’πŸ’


__ADS_2