QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 68 TALAK


__ADS_3

🖤🖤


Malam ini setelah dari gerai kue , Dewi langsung pulang kerumah pohon milik nya dan kali ini Tama sebagai suami siaga 24 jam 🤭.. menjaga Dewi.


Sesampainya didalam rumah ..


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu " ucap salam kekanan dan kekiri dari pasangan suami istri yang telah menunaikan ibadah sholat isha' nya. Dewi meraih tangan Tama dan mencium nya ,begitu pun Tama mencium kening Dewi dengan penuh kasih , tak lupa tangan Tama mengusap- usap pelan perut Dewi yang membuncit .


Tama kini menjadi pribadi yang lebih taat sebagai muslim , kehadiran Dewi dikehidupan sang pengusaha membawa perubahan baik terutama dalam keta'atan nya kepada sang khaliq , semua itu tak lepas dari sosok seorang wanita bercadar bertubuh kecil , dengan perlahan namun pasti merubah pola pikir dan kebiasaan pria dewasa itu tanpa suatu paksaan dari sang istri..


Dalam prinsip hidup seorang Tama yang dulu , ditiap hari -tiap waktu- detik- menit dan jam hanya ada pencapaian dan keberhasilan duniawi semata , Tama lupa akan keberhasilan yang sesungguh nya - Tama seolah larut dalam buaian keduniawian .


**


" Mas mau kemana ?" Tanya Dewi yang telah berbaring diatas tempat tidur.


" Sebentar .. ada yang mau mas ambil " jawab Tama dengan tersenyum dan melangkah keluar kamar sejenak.


Tak lama kemudian Tama kembali kedalam kamar ..


" HMM .. " dengan tersenyum Tama melangkah mendekati Dewi dan duduk dibibir tempat tidur sederhana itu.


" Baru ditinggal sebentar sudah tidur duluan!? " gumam Tama.


Sejenak Tama menatap lekat -lekat wajah sang istri..


" Kamu adalah segalanya bagi ku , Tuhan mempertemukan kita dengan CARA YANG UNIK " batin Tama dengan mengusap pelan pipi Dewi.


**


Di kediaman keluarga Armand..


"PLAKK..! PAA ..." teriak seorang wanita paruh baya..


" Kenapa kamu tega mencoreng nama baik kami .. HAH?!" teriak Armand kepada Ketty yang tertunduk .


" Ketty ..bangun nak.."ucap mama Mike dengan membantu sang putri berdiri.

__ADS_1


"PRAkk.. !!!" suara berkas- berkas yang dilempar.


" Kamu baca ini ?! Ayah dari anak yang kamu kandung ternyata seorang pengguna narkoba dan sekarang mendekam di kantor polisi !! " Jelas Armand dengan emosi meledak ledak.


Ketty membaca beberapa lembaran yang dilempar sang papa kepada nya tentang siapa Edward.. , seketika Ketty terperanjat syok.


Ketty tengah berada di dalam kamar , terdiam seorang diri dengan tatapan kosong.


Semenjak Ketty mengetahui tentang kehamilan nya dan lebih parah nya siapa Edward yang selama ini ia kenal ternyata adalah seorang pengguna narkoba,


Kini Ketty tak perna keluar kamar lagi dia hanya mengurung diri di kamar .


Keluarga Armand pun mengadakan pertemuan kepada keluarga Malik perihal membicarakan keadaan Ketty saat ini , yang tak memungkinkan untuk melanjutkan hubungan pernikahan di keduanya ,


Sejenak Jimmy geram akan tindakan dan prilaku Ketty yang tak mencerminkan wanita berpendidikan dan terpandang.


Eni pun menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Tama , sang putra yang kini sedang duduk berteman kan sang istri kecil nya. Pria berkaca mata itu menatap lekat sang istri . Dewi pun paham akan maksud tatapan sang suami.


Dengan pelan Dewi berkata ..


" Bismillah.."


Tama pun tersenyum , dan mengusap kepala Dewi disertai kecupan dikening Dewi.


Armand yang malu akan sifat bobbrok sang putri akhirnya meminta Tama untuk menyudahi pernikahan keduanya , sebab bukti -bukti perselingkuhan Ketty semua adalah benar ada nya.


Tama perlahan berdiri disamping Dewi dan mencoba mengungkapkan sesuatu didepan kedua keluarga itu..


" Tama sebelum nya meminta ma.af belum bisa menjadi suami yang baik untuk Ketty, Tama telah gagal sebagai seorang suami yang menjaga mahram nya , sampai akhir nya Ketty mencari apa yang ia ingin kan ditempat lain !" Ucap Tama dengan menggenggam tangan sang istri,


" Maka.. !" Ucap Tama tertahan seraya mengambil nafas dalam lalu menghembuskan nya .


" Saya Tama Malik menjatuhkan TALA**K** terhadap Ketty Armand !!" Ucap Tama dengan yakin.


Dewi yang mendengar kata talak yang keluar dari bibir merah suaminya kini, ada perasaan sedih dalam hati wanita bercadar itu.


Tama menatap wajah Dewi yang sedari tadi tertunduk..seraya berucap..

__ADS_1


" Semuanya akan baik - baik saja !" Jelas Tama dengan pelan.


**


Hari berganti hari seiring berjalan nya waktu ... kehidupan terus berlangsung dimana setiap manusia menggantungkan angan ,cita- cinta nya .. dan sadar semua ini tak lepas dari sang maha kebaikan.. Tuhan semesta alam .


Hari ini Tama dan Dewi bersilahturahmi dengan mendatangi kediaman keluarga Armand , namun Ketty tak menampak kan diri seperti biasanya jika Tama datang berkunjung.


" Kita bertemu lagi nak !?" ucap Mike yang menyapa Dewi.


" Alhamdulillah ..Allah masih memberi kesempatan untuk kami bersilahturahmi dan berjumpa kembali " sambung Dewi dengan mencium tangan Mike, dan menakupkan kedua telapak tangan nya dan mengangguk pelan menyapa Armand.


" Silah kan duduk Tam.. " ucap Armand dengan ramah.


" Terima kasih om" jawab Tama dengan membantu sang istri duduk di samping nya.


" Pelan -pelan sayang " titah Tama


" Terima kasih mas" jawab Dewi yang patuh dengan saling memberikan tatapan kasih sayang.


Armand dan Mike melihat betama Tama dan Dewi saling menjaga satu sama lain .


Beberapa detik berikut nya.. Armand mencoba memecahkan kesunyian..


" Kapan akan diselenggarakan resepsi pernikahan kalian berdua?" tanya Armand.


" In syaa Allah 4 hari lagi om - tante !" Jawab Tama dengan tersenyum.


"Tama harap tante dan om bisa datang beserta Ketty .. " ujar Tama kembali.


Armand sejenak melihat ke lantai dua rumah nya, dimana letak kamar Ketty...


" HAAAAH .. " suara hela'an nafas seorang mama.


"Semenjak dia tau semuanya tentang Edward dan kehamilan nya kini Ketty tidak perna mau keluar kamar Tammm... " sahut Mike.


" Ma.af kan Tama Om -Tante tidak bisa melanjutkan pernikahan ini bersama Ketty, saya memang bukanlah suami yang baik untuk Ketty" ucapan tulus dari pria angkuh itu sekali lagi.

__ADS_1


🖤🖤


__ADS_2