
🖤🖤
"Barakallahu laka wa baraka alaika wa jama'a bainakuma fi khoir.. " ucap doa pak kyai .
" Amiiinnnn ya robbal alamin " Jawab Dewi dengan mengusap ke dua telapak tangan ke wajah .
Tama dan yang lain belum mengerti arti dari doa yang pak kyai bacakan .
Tama melihat sekilas sang istri yang tengah duduk di samping mempelai wanita yakni Nara.
Lalu Tama mulai mendekati sang istri , dengan sedikit membungkuk..
" Sayang.. apa tau arti dari doa tadi ? " tanya Tama dengan pelan kepada Dewi.
Dewi pun mengangguk pelan terhadap Tama.. dengan mengarah kan duduk nya yang kini menghadap kearah sang suami wanita bercadar itu mulai berkata..
" Pak kyai mendoa kan pernikahan mbak Nara dan mas Willy - mas !" Jelas istri bercadar nya dengan senyuman yang ditandai menyipit nya kedua mata .
" Agar selalu di beri keberkahan oleh Allah dalam berumah tangga " lanjut Dewi .
...Arti dari doa tersebut.. semoga Allah memberikan keberkahan kepada mu dan keberkahan atas mu dan semoga Allah mengumpulkan mereka berdua dalam kebaikan.. amiinnn....
**
Hari berganti minggu , minggu berganti bulan..
Perjalanan persahabatan dan percintaan diketiga wanita yang berawal dari ketidak kesengajaan bertemu disebuah tempat pengisian BBM , dari situ dimulai cerita persahabatan mereka bertiga hingga saat ini dengan segala perbedaan karakter sifat satu sama lain , namun atas kehendak Tuhan yang maha ESA , mereka bertiga saat ini telah sampai pada titik sebagai makmum dirumah tangga mereka masing - masing .
**
__ADS_1
Di kediaman Willy dan Nara..
Diarea Dapur.. " SENG SENG .. " anggap saja itu suara aktifitas menggoreng yang dilakukan Nara yang sedang berusaha menyiapkan sarapan untuk suami tercinta nya.
Bukan tak ada asisten di kediaman Willy , tapi Nara ingin menjadi seorang istri yang shaleha menurut buku yang ia beli bersama Dewi di waktu itu.
Terlihat raut wajah yang sudah tak bisa digambar kan lagi oleh kata - kata..
" HAH .. kegiatan ini membuat ku darah tinggi !!" gumam Nara , wanita yang sedang bergelut didapur dengan menatap kesal pada pekerjaan nya yang berantahkan .
Terdengar suara intruksi dari YOUTUTUP..
"Setelah semua bahan irisan masuk , tumis hingga wangi lalu tambahkan nasi dan pelengkap bahan pendukung lainya , sekarang Tambahkan garam secukup nya , beri kecap sesuai selera lalu ADUK !" Begitu lah kira nya yang ada dipanduan memasak lengkap dengan resep nya..
Nara mengikuti semua arahan yang ada dilayar ponsel nya ..
" SRENG SRENG .. hem .. pasti yang ini enak dan anti PAHIT " ucap yakin Nara pada masakan nya yang kesekian kalinya ia coba , beberapa resep pun sudah Nara coba tapi sungguh masakan yang ia masak sedari subuh tak sesuai expektasi...
Willy mengernyitkan dahi nya .. ketika melihat sosok wanita yang memakai gamis dan jilbab segi empat sedang berjuang didapur.
Willy melangkah menghampiri Nara yang sangat amat fokus dengan peralatan dapur ditangan nya..
" OKEY.. beres.. !" terdengar gumaman dari suara Nara, dengan tersenyum puas..
Willy yang baru saja berada dibelakang sang istri ,yang terlihat sedang mengaduk -aduk nasi goreng buatan nya.
Willy menaikkan satu alis nya , ketika mata pria itu berhenti di sebuah tong sampah kecil yang hampir penuh dengan sampah perdapuran dan melihat warna HITAM seperti sebuah KERAK yang hangus.
Nara yang merasa puas akan masakan nya kali ini berniat membalikkan tubuh nya , bermaksud membangunkan sang suami.
__ADS_1
" HAAHHHH.. Alhamdulillah jadi..!" Ucap syukur Nara.
" Sekarang tinggal bagunin Willy .. dia pasti akan percaya kalau aku bisa masak, tanpa bantu an si embak !" Ucap percaya diri Nara dengan melepas aprown nya.
Ketika wanita yang memakai gamis itu membalikkan tubuhnya ,
" Ya Tuhan .. kamu bikin kaget aku Will.. ?!" Pekik Nara dengan mimik wajah terkejut.
Willy pun tersenyum sayang kepada istri nya yang kini wajah dan jilbab yang ia kenakan terdapat noda minyak dan keringat,yang biasanya wajah cantik istrinya itu selalu memakai polesan make up lengkap,
namun kali ini wajah Nara nampak natural dan amat terlihat cantik dimata para suami macam Willy.
Willy melihat piring yang berisi nasi goreng di belakang sang istri.
" Itu untuk ku Ra..?" Tanya Willy pura - pura tak tau.
Nara mengangguk..
" Kamu duduk Will , kamu cicipin masakan ku yang perdana ini !? Yang tidak akan kamu temukan di restauran mana pun!" Ucap Nara bersemangat dengan menyuguhkan hasil masakan nya dimeja makan.
Dari segi penampilan tak ada yang mencurigakan dari nasi goreng tersebut.
" Kamu kenapa diam saja ? Makan dong Will !" tanya Nara dengan tatapan memaksa.
" Iya.. ini mau aku makan .. " jawab Willy dengan memulai melahap masakan istrinya..
Nara sudah bersiap dengan wajah yang senantiasa menatap sang suami yang mulai melahap satu sendok nasi goreng buatan nya.
Terlihat mulut wily dengan gembungan dipipi yang begerak kanan lalu bergerak kekiri dengan sesekali memicingkan sepasang matanya, seraya berusaha menemukan rasa makanan yang sedang ia kunNYAH didalam mulut nya , tapi pria itu tak mampu menemukan yang ia cari , ketika Willy akan menggeserkan tubuh nya kebelakang seketika ia urungkan tat kala melihat wajah sang istri yang penuh harap menanti respon baik dari diri nya..
__ADS_1
🖤🖤