
π€π€
Pagi ini ada yang berbeda dengan tuan muda dari keluarga Malik , wajah rupawan yang biasa nya terlihat angkuh dan minim akan ramah tamah terhadap setiap orang .
Seorang pria dewasa yang mengenakan kaca mata sedang berjalan menuju ruangan sang penguasa dengan menenteng sebuahTAS BEKAL yang berwarna cokelat ditangan nya.
"Pagi semua !" suara sapaan dari sang atasan kepada anak buah nya.
"P-P Pagi pak..!" jawab dari seluruh anak buah yang menatap heran dengan perilaku dari sang atasan .
Setelah Tama sudah tak nampak di pengelihatan ..
"Eh eh eh.. itu tadi beneran si bos kita ..?" Tanya salah satu bawahan Tama kepada bawahan yang lain.
" Ya ampun.. abis makan apa si bos ? pagi- pagi gini sudah aneh saja sih sikap nya !? tapi tidak apa aku makin ngefens tauuuu nggak sih.. !?" sambung karyawan wanita yang lain..
" Ganteng kadang dingin, kadang angkuh dan ihhhh... ..!!?" dengan menjinjit jinjit geregetan seorang karyawati itu.
"WOI... sadarrrrr... Bangun ! masih pagi.. nee !!? KERJA - KERJA..!" Sahut karyawan pria .
" YEYYYYY..., SIR**IK !?! BILANG BOSS** " sahut para bawahan wanita .
" Tapi sebentar ..!?" Sergah salah satu kariyawan wanita Tama
" Kalian lihat tidak yang di bawa pak Tama tadi apa an ..yakk ?π€π€ " ucap Imei penasaran ...asisten dari Tomy.
__ADS_1
"Emang apa Mei.. ? " Kali ini Vio menimpali.
"Kayak bekal gitu..!" jawab Imei dengan wajah berpikirπ€π
"Wahhh.. beruntung yaa.. jadi pak Tama punya istri yang sempurna ,cantik pasti ,pinter apa lagi, jago masak dan dari kalangan terpandang .. !" Sahut dari salah satu karyawan lain yang ikut bergosip .
Dari arah luar datang Tomy , Alex dan Willy yang baru saja masuk ..
AURA kegantengan sang pengusaha yang menerobos kumpulan para penggosip ..
"EHEM..!" suara salah satu pria berkuasa .
"Kalian dibayar di sini bukan untuk beralih profesi menjadi NETIZEN !! " ucap Tomy dengan tatapan peringatan.
"Eh.. ma.af pak .. mΓ .af !" ucap sebagian kariyawan yang sedang bergosip dan .. terlihat upaya Imei yang berusaha mengusir para koloninya πππ»
"Imei , Vio kembali ke tempat kalian masing -masing !" Sambung Willy dengan nada dingin.
"B -b baik pak .. permisi.. !?" jawab mereka berdua dan berlalu.
Tomy , Alex dan Willy melangkah menuju lift khusus , dengan berjalan mereka bertanya- tanya ? " Ada apa dengan Tama ?.."
"Semalam sudah nelantarin gue , sekarang pagi- pagi sudah buat gosip, sebenar nya mau nya Tama itu apa sih.. ???" gerutu Tomy dengan melangkah.
Alex dan Willy yang berada disamping Tomy menatap penasaran pada nya??
__ADS_1
"Emang kemana elu semalam dengan Tama ?"tanya Alex .
Tapi Tomy tetap diam tanpa menjawab pertanyaan Alex.
"WOYYY... kucing..!" Teriak Willy tepat ditelinga Tomy
"B#NGS%**... ! kira- kira .. lu..!?" pekik Tomy dengan mengusap -usap satu telinga nya.
"Elu dari mana Tommm... ?" tanya Alex sekali lagi dengan tatapan tajam.
Tomy melihat kearah Alex yang sedang dalam mode serius.
"Haaaahh..."
"Iya iya.. gue jawab.. , gue dan Tama semalam seperti malam- malam biasa nya , Tama ingin kerumah Dewi istri siri Tama, seperti yang kalian tau kami hanya di depan rumah nya saja sekedar mengawasi dari luar !" jelas Tomy dengan nada santai.
"Bukan nya Tama sudah mengirim Jiko.. ? " Tanya Willy memastikan.
"YAB.. seratus.. ! tapi Tama tetap lah Tama.. seperti nya sahabat kita sedang bucin akut.. sama itu bocah alias istri nya Dewi..!!" celoteh Tomy dengan senyum -senyum sendiri dan dengan guratan lamunan dari mata Tomy.
Alex dan Willy saling bertatapan .. menatap aneh pada Tomy..
"Sadar Tomm.. belum malam.. !?" ucap Willy dengan mengacak- acak rambut Tomy yang telah rapi dan pergi menjauh dari Tomy.
" Dasar SETAN .. !! sini lu .. gue bunuh burung perkutut kebanggaan elu !?" Oceh Tomy sembari mengejar Willy
__ADS_1
"Ya AMPUNNN.. tidak sadar umur mereka berdua !?" Gumam Alex dengan menggeleng gelengakan kepalanya dan melihat situasi sekitar kantor Tama.
π€π€