QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 26 DINIKAH KAN..


__ADS_3

💐💐


Beberapa menit kemudian Dewi terbangun dan melihat lagi - lagi dirinya berada di kamar asing..


"Ya Allah dimana lagi ini ?" ucap geran Dewi " Dan apa yang terjadi pada ku ? bukan kah tadi makan bersama mbak Anis , tapi kenapa Dewi ada dikamar orang ?!" Batin Dewi dengan perasaan cemas.


Tak lama Dewi bertanya dalam batin nya.. suara pintu terbuka pun terdengar..


Klekk.. pintu terbuka..


"Alhamdulillah kamu uda bangun nakk... ?"! ucap syukur ibu paruh baya yang sedang melangkah masuk kekamar dengan membawa pakaian ganti buat Dewi.


Wanita itu duduk di bibir tempat tidur dan menatap lekat wajah cantik Dewi yang natural dan tak tertutup cadar..


"Kamu gak ada yang sakit kan nak ?" tanya ibu dengan penuh kasih sayang.


"Alhamdulillah bu , saya hanya pusing sedikit saja !?" Jawab dewi dengan sopan.


"Umur mu berapa nak kalau ibu boleh tau ?"tanya ibu itu lagi sembari merapikan rambut Dewi


Dengan ragu Dewi menjawab..


"Du-du-dua puluh tahun bu... dengan menunduk kan wajah nya Dewi menjawab..


"Kamu kuliah atau bagaimana ? Apa yang terjadi, kenapa kamu bisa satu mobil bersama laki - laki didepan nak?!" Dewi dicecar pertanya an oleh sang ibu ..


"Laki laki bu ?? !" Tanya Dewi memastikan..


Ibu pun mengangguk


"Iya nak .. tapi kamu tenang saja ya, ibu dan warga sini sudah menahan laki - laki itu agar mempertanggung jawab kan perbuatan nya kepada mu nak.. !"dengan lembut ibu itu menjelaskan pada Dewi .


"Untuk apa bertanggung jawab bu ? Memang apa yang di lakukan laki laki itu ?" Dewi semakin gusar seraya meneliti pakaian yang ia kenakan.


"Kamu tadi tidak sadar kan diri didalam mobil bersama laki laki nak , bukan kah jika laki -laki dan perempuan satu mobil di tempat gelap, terus berdua an tanpa status itu tidak baik ?? " Perkataan ibu penolong membuat Dewi makin resah , Dewi melihat pakaian yang ia kenakan masih utuh tapi krudung dan cadar nya , sudah terlepas dari nya..

__ADS_1


" Apa kamu ingin kedepan melihat siapa laki -laki yang bersama mu nak ?" tawar sang ibu.


Walau ragu Dewi mengiya kan tawaran sang ibu ,


Dengan mengenakan krudung instan nya dan cadar tali milik nya Dewi berjalan di dampingi ibu penolong, sesampainya di ruang tamu Dewi terkejut melihat Tama di krumuni begitu banyak warga , pria tampan berkaca mata itu nampak memijat kening nya ..


" Pak Tama! " terkejut Dewi " Ke- kenapa para warga mengerumuni nya , apa yang terjadi yaAllah ??" Batin Dewi yang makin gugup.


"Assalamualikum .." ucap salam ibu kepada orang- orang yang berada di ruang tamu


"Wa'alaikum salam mm " jawab bersamaan warga ,


" Nah ... !! wanita nya sudah bangun ?!" sahut salah satu warga ..


"pak.. mereka kita nikah kan saja pak rt ?!" Seru salah satu warga


Tama , dan Dewi yang baru duduk sontak menatap warga yang memberi usul itu !!


"NIKAH! " suara terkejut Tama "Bapak jangan seenak nya nyuruh orang nikah ?!" sergah Tama dengan tampang sebal.. Dewi yang melihat para warga yang selalu menyerukan agar mereka berdua menikah , menjadi bingung..


" Assalamualaikum ... , Ma.af sebelum nya perkenal kan nama saya Dewi al khumairah " ucap Dewi dengan sopan, " kenapa kami harus menikah , kalau saya boleh tau apa yang telah kami lakukan ??" Dewi memberanikan diri bersuara.


"Nak Tama kenapa ?!" Tanya pak RT karena melihat tingkah Tama barusan..


"Oh"! .. tidak apa - apa pak" jawab singkat Tama sembari menggaruk garuk kepala nya yang pusing🤭


"Nak Dewi , kenal kan saya pak Ali selaku RT di sini , ini istri saya " tunjuk pak Ali " Nama nya bu Fatma " Dewi menatap kedua orang tua di depan nya dan mengangguk kan kepala, isyarat menghormati ..


Pak Ali menjelaskan awal warga menemukan dirinya dan Tama , Dewi hanya bisa tertunduk malu dan bingung.


" Bapak -ibu dan warga -warga lain nya melihat semua itu nak !?" ucap pak Ali menjelas kan.


"Tapi posisi saya seperti itu tadi, saya mau mengambil krudung punya dia , yang dibuang pemuda tadi di bawah jok yang dia duduki !!!? " sahut Tama yang tak ingin Dewi salah faham pada nya, " Bukan nya saya mau bertindak tak senonoh pak- buk !?" ucap Tama dengan jujur.


" Disini saya sudah beberapa kali menolong wanita ini , tapi dia selalu menolak jika saya menyentuh nya , dia beralas kan karena bukan muhrim ..,!!" panjang lebar Tama berusaha menjelas kan , " Nah.. bagaimana saya mau bertindak tak senonoh pada nya !? " sambung Tama kesal.

__ADS_1


Dewi menatap Tama dan begitu juga Tama menatap Dewi, Dewi pun segera menundukkan pandangan nya kembali ketika menyadari tatapan mereka berdua bertemu...


Pak Ali yang melihat tingkah Tama yang berkata..


"Begini nak Tama bukan nya bapak berpihak pada warga , tapi perkataan warga itu ada benarnya, kalian harus bapak nikah kan..?!"


" JedDDEEERŔR .. " Tama seperti di sambar petir disiang bolong mendengar ucapan pak RT ,Tama yang mendengar keputusan pak Ali .... langsung berdiri tanpa sopan, Tama pun menolak menikahi Dewi


"Tidak , saya mau pergi !! " Tolak Tama dengan nada emosi..


Dewi yang melihat Tama yang akan pergi, ada rasa perih dalam hati Dewi, walau sesungguhnya Dewi pun belum siap menikah kembali, tapi yang membuat sedih yakni penolakan Tama terhadap nya, " siapa yang mau menikah i wanita seperti ku ? pak Tama pria yang mapan dan kaya, sedangkan aku hanya wanita mandul yang di buang ?!" batin Dewi berkata dan tanpa Dewi sadari air mata nya jatuh membasahi cadar yang ia kenakan .


"Eh .. mau kaburrr..!?" sergah warga kepada Tama.


"Gak bisa.. ! elu harus pertanggung jawabkan perbuatan yang elu perbuat sama tu cewek!" namun Tama tak peduli dengan ucapan warga, Tama terus menerobos krumunan warga tapi sayang.. Tama mendapat tonjokan dari salah satu warga.


"BUGGGG! BUG..."


"Akhh.. BANGSAT kalian .. !! " Marah Tama dengan nafas tersengal sengal Tama mencoba melawan , tapi saking banyak nya warga kali ini , Tama tak mampu melawan apalagi dengan kondisi nya yang memang kurang fit.


Pak Ali mendekati Tama dan mencoba melerai warga yang emosi..


" CUKUPPPP !! ingat kita tidak boleh main hakim sendiri ! ? " Sahut pak Ali..


"Nak .. ma.af kan warga sini.. " ucap pak Ali ...


"Tapi kamu memang harus bertanggung jawab pada gadis itu !?" kali ini ibu Fatma berkata dengan jiwa keibuan nya , " lihat lah gadis itu !?" tunjuk ibu Fatma , " siapa yang akan menikahinya jika ada yang menyebar kan aib ini " sambung ibu Fatma.


Pandangan Tama mengarah pada Dewi yang tertunduk tanpa berani mengangkat kepalanya, seketika Tama luluh setelah menatap Dewi , Tama lupa akan sakit akibat tonjokan yang ia terima dari warga dan rasa angkuh sekaligus arogan pria berkaca mata itu luntur tak membekas ...


Tama kembali duduk ditempat nya dan menatap Dewi yang sedang tertunduk sedih , Tama tak menghiraukan riuh nya para warga yang diluar ruang tamu.


Dewi memberanikan diri untuk menatap Tama.. " pak Tama tak perlu menikahi saya , jika memang pak Tama tak melakukan apa pun terhadap saya . " ucapan Dewi bagaikan es krim yang baru masuk mulut NYEEEESSS dihati pria yang lebih dewasa dari nya, Tama terpesona dengan mata indah Dewi dan lentik nya bulu mata yang basah terkena air mata sang Dewi.


hati dan pikiran Tama tak sejalan , hatinya mau menikahi Dewi sa'at ini juga, tapiii .. ada pikiran yang menganggu diri nya akan sebuah janji yang dulu ia ucapkan ..

__ADS_1


" Aku akan menikahi mu !?" jawab Tama tegas.


💐💐


__ADS_2