QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 38 PAKAIAN KURANG BAHAN.


__ADS_3

💐💐


Semilir dinginnya angin malam yang menglayuti diri disetiap ingsan manusia.., Dimana sebagian mereka akan kembali pada praduan nya , dan ada pula sebagian manusia memulai aktifitas nya.. seperti hal nya Nara dan Rosa ..


Setelah kepergian Hans , Rosa berpura - pura berlalu hendak memesan minuman , setelah nya Rosa kembali menghampiri Nara dan Dewi yang sedang dalam persembunyiannya..


" SET- SET .. " kode Nara dengan menarik - narik kerudung belakang Dewi, namun Dewi tetap bergeming menundukkan kepalanya.


" HISSST.. ini Cewek kenapa Sih.. !?" ucap Nara..


" Woi ukhti .. kuat berapa lama sembunyi disini ?!" terdengar suara Nara tepat ditelinga Dewi.


" Ayo cepat ikut gue!" ucap Nara.. dengan berdiri membelakangi Dewi.


Dewi yang tak begitu mendengar ucapan Nara karena suara dentuman musik tetap duduk bersembunyi.


Nara yang melihat Dewi hanya diam saja tanpa menanggapi ucapannya , membuat nya hampir naik pitam .


Dengan membungkuk kan tubuh nya - Nara berkata..


" Kalau elu mau selamat ayo ikut gue.. , tapi jika elu memang sengaja ingin menjadi penghuni tempat surga dunia ini elu bisa terus bersembunyi !!" ucap Nara dengan tatapan serius.


Dengan cepat Dewi menggeleng.


....


Dilorong kecil.


" Kita mau kemana kak.. ?" tanya Dewi kepada wanita didepan nya yang dipanggil kakak..


" Ada baik nya elu diam! jangan banyak tanya?!" pinta Nara sembari mengawasi situasi.


Rosa yang telah menunggu kedatangan Nara dan Dewi di kamar kecil..


" Sudah elu siap kan ? " tanya Nara kepada Rosa.


" Semuanya beres , tinggal elu urus itu cewek.. !?" sambung Rosa.. dengan menujuk arah Dewi,


" Ayo masuk!" ucap Nara dengan mode galak.


Dewi mengangguk patuh.. , Dewi melihat ada pakaian sexy yang telah menggantung di pintu toilet.


" Kita mau ngapain disini kak..? " tanya gadis bercadar itu kepada Nara.


" Buka pakaian Elu !" pinta Nara


" HAH .. pakaian kak?!" tanya Dewi sekali lagi memastikan.

__ADS_1


Nara diam .. tanpa menjawab , dengan sibuk mengeluarkan make up dari dalam tas milik nya..


Nara yang sibuk sana sini untuk membantu Dewi , malah yang dibantu hanya asik menjadi penonton... akhir nya Nara pun tak mampu bersabar lagi menghadapi cewek dihadapan nya ini..


" YA TUHANNNN ...!! kenapa ada manusia semacam ini yang engkau ciptakan dan kini berada dihadapan gue.. " keluh Nara frustasi.. dengan menarik - narik dress mini nya ke arah bawah.


Dewi hanya diam tak memahami ocehan Nara barusan..


" Apa yang elu liat, dan kenapa elu diam saja!!?" omel Nara emosi dengan nafas memburu seperti asap teko air yang mulai mendidih.


" Atau elu memang sengaja mau ditangkap anak buah si Hans !!" marah Nara kepada Dewi dengan melangkah maju ke arah Dewi , lalu gadis kecil itu pun mundur seirama langkah Nara.


" Ma.af kak.. kakak jangan marah , karena marah salah satu sifat yang disukai SETAN dan SEJENISNYA !?" sahut Dewi dengan polos.


Mata Nara membulat sempurna setelah mendengar pernyataan gadis bercadar dihadapan nya .. lalu Nara berkata..


" YAH .... ! gue setan , gue suka marah , emang kenapa , ada masalah sama hidup elu ????!" begitu banyak ucapan yang terlontar dari bibir wanita muda cantik itu yang sedang marah membara.


" PAKEK !! ! " ucap Nara dengan menyodorkan pakaian kurang bahan itu kearah Dewi secara kasar.


" Gue tunggu diluar , jangan pakek lama !" ucap Nara dengan nada mengancam lalu pergi meninggal kan Dewi dengan pakaian sexy yang diberikan Nara.


Dewi membolak balik kan mini dress yang berada di tangan nya kini." Ini pakaian dalam wanita atau kaos dalam ya.. , " gumam Dewi . " lalu ini kan bawahan anak - anak kenapa aku disuruh pakek " gumam Dewi dengan terus menatap tak paham pada pakaian ditangan nya.


Diluar toilet..


" Gimana !" tanya Rosa antusias


" Gue kira itu cewek bakalan menolak , pakaian itu " sambung Rosa dengan lega..


Nara memberi tatapan yang susah diartikan oleh Rosa.


" Ya sudah gue masuk lagi nyamperin itu cewek!" ujar Nara kepada Rosa yang sedang menghisap rokok milik nya..


Sesampainya diruang khusus wanita..


" APA YANG ELU laku kan !!? " panik Nara... , Rosa yang mendengar suara keras milik Nara , akhirnya ikut menyusul Nara masuk kedalam .


" Ada apa Raaa.. !?" sergah Rosa dengan ngos-ngos an.


Nara keluar dengan wajah memerah , sembari mengarahkan jari telunjuknya kearah belakang , Rosa yang penasaran akhirnya mengikuti arah telunjuk Nara.


Rosa jatuh lemas kelantai .. melihat gadia didepan nya..


Dewi yang merasa aneh , akhirnya mendekati Rosa yang duduk dilantai kamar mandi.


" Kak ayo bangun , kenapa kakak duduk dilantai !?" tanya Dewi dengan membantu Rosa berdiri.

__ADS_1


" Kenapa elu masih pakek pakaian begini?" tunjuk Rosa pada gamis Dewi.


" Terus aku harus pakai pakaian apa kak? disini tak ada pakaian lagi? " tanya polos Dewi .


Rosa memejamkan kedua mata nya , menahan emosi yang akan meledak.


Rosa meraih pakaian yang dilipat Dewi dengan rapi.


" Ini juga pakaian , cepat elu pakai, bila memang elu mau keluar dari tempat ini ?!" jelas Rosa kepada Dewi dengan mode menahan emosi.


" Tapi kak mohon ma.af ini apakah layak dinamakan pakaian ? ini kan seperti pakaian dalam atau lebih tepat nya cocok untuk anak- anak, kalau untuk dewasa ini masih kurang banyak bahan nya kak...!?" ucapan Dewi bagaikan sirine kereta api yang begitu nyaring dan tak ada putus nya sampai rasanya gendang telinga Rosa akan pecah akibat keluguan Seorang Dewi.


Rosa mengambil nafas dalam - dalam dan mengeluarkan nya perlahan..


" Ce-PAT elu pakai .. ?!" pinta Rosa dengan pelan.


Dewi menggeleng pelan .., Rosa memicingkan mata nya kearah Dewi..


" elu kenapa ?" tanya Rosa dengan nada sedikit meninggi ...


" Aku tidak bisa memakai nya kak?" jawab Dewi dengan lirih .


" KENAPAAAA ?" sambung Rosa heran .


" Karena pakaian itu tak baik untuk digunakan..!" jawab Dewi dengan yakin.


" HAaahhhh.. , terus elu mau nya gimana? " tanya Rosa dengan frustasi.


" Saya mau keluar dari sini , pasti bude saya sudah cari kemana -mana? " ucap gadis bercadar hitam itu kemudian


" Makanya elu pakek pakaian ini , ikuti rencana gue dan Nara !" jelas Rosa lagi.


" TA- tapi kak .. ?" sahut Dewi


" SUDAH !! gue tidak punya waktu untuk berdebat soal pakaian , mending yang elu pikirkan gimana caranya elu bisa keluar dari tempat ini, tempat ini bukan lah tempat yang cocok buat elu !" ucap Rosa dengan memegang kedua lengan Dewi.


Dewi pun menunduk untuk berpikir sejenak ..Dari arah luar Nara masuk dan menarik lengan Rosa keluar ruangan khusus wanita itu.


" Gawat Ros.. Gawat.. !!" panik Nara


" Tenang Raa.. ! " ucap Rosa mencoba tenang..


" Gimana gue mau tenang , diluar sana anak buah Hans berjaga di pintu keluar , dan yang paling membuat gue makin panik jika kita ketahuan membantu itu cewek , kita akan dilelang besok malam ! dan elu tau apa artinya ?!" ucap Nara tertahan melihat exspresi wajah Rosa yang tegang.


Lalu Rosa pun mengangguk pelan..dan menatap kearah Nara " kalau itu terjadi biar gue yang menanggung nya , elu tidak akan gue tarik kedalam lelang tersebut " jawab Rosa dengan nada rendah..


" Ma.afin gue , karena telah melibat kan elu dalam persoalan ini ?! " ucapan Rosa dan Nara terdengar ditelinga Dewi saat itu. Ada rasa bersalah dalam hati Dewi , perlahan Dewi menatap kearah pakaian kurang bahan tersebut..

__ADS_1


"Harus kah .. aku menggunakan pakaian ini ?" tanya Dewi dalam hati. "Bukan kah ini suatu yang tidak baik jika digunakan ? tapi saat ini jika pakaian ini yang bisa mendatangkan hal baik untuk kami bertiga , apa itu masih dianggap berdosa.. batin Dewi lagi..


💐💐


__ADS_2