QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 34 RENCANA GILA


__ADS_3

💐💐


"Capek .. kkk ?"Dengan membalikkan tubuh nya kearah Dewi , Tama bertanya pada Dewi yang berada dibelakang nya , laki -laki tinggi itu melihat gamis bagian bawah yang Dewi kenakan basah,lalu Tama duduk jongkok membelakangi Dewi .


"Ayo naik!" ucap Tama sembari menunjuk arah belakang tubuh nya .


"Dewi terkejut akan sikap Tama, Dewi hendak menolak namun Tama dengan cepat meraih tangan Dewi.


"Ckk.. ayo cepat naik keburu malam..!" ucap kesal pria berkaca mata itu.


"Tttaapi pak pakaian saya basah !?" jelas Dewi yang takut kemeja Tama akan basah dan kotor terkena gamis milik Dewi.


" Sudah jangan dipikir kan ayo naik.. ! "ucapan Tama membuat Dewi tak berkutik .


"Iiyyàa pak" jawab Dewi dengan canggung Dewi mendekat kearah Tama dan naik di punggung Tama.


"Degg. ..Ya Allah jantung akuuu kenapa ?" batin Dewi,


" Pak Tama kenapa baik begini , aku takut makin dalam perasaan ini pak.. walauu diagama tak berdosa mencintai suami sendiri " batin Dewi terus berkat . Tiba - tiba Tama bertanya ?..


"Berat badan mu berapa?" Tanya Tama sembari mengarah kan pandangan nya ke belakang ke arah Dewi .


" Minggu kemaren 46 pak .. " jawab Dewi dengan tetap berada di gendongan Tama ..


"Pantes ringan!" seloroh Tama dengan senyuman menggoda kepada Dewi.


" Kamu harus nya sedikit berisi biar enak dipandang apalagi sekarang kamu seorang istri dari Tama malik!" ucap Tama menasehati Dewi , "Dimana setiap tingkah laku mu akan diexpose !?" Pria yang biasanya sangat hemat dalam kata - kata kini berubah menjadi banyak kata yang keluar dari bibir pria angkuh itu , " Dew.. kamu tidur di punggung ku ?" Tanya Tama yang berbicara panjang lebar pada Dewi namun Dewi hanya menjadi pendengar setia.


" Bisa turun kan saya pak?" pinta Dewi.


"TIDAKk .. ! Tetap lah di punggung ku dan jangan lupa pengangan ". Tama menarik lengan Dewi agar melingkar di leher Tama , " Nah seperti ini kan enak mesrah tidak kayak tadi, kayak naik motor tukang ojek saja !?" celetuk Tama


Sesampainya di sebuah penginapan terapung yang menambah kesan romantis malam itu disertai rintikan hujan dan angin membuat gamis Dewi basah .


" Kita menginap semalam disini .. kamu tidak keberatan bukan.. ?"ucap Tama menjelaskan bahwa Tomy belum bisa menjemput kita.

__ADS_1


Dewi hanya mengangguk patuh , walau tak dipungkiri ada rasa takut Dewi dengan pria dewasa berkaca mata didepan nya itu.


Sesampainya di dalam penginapan ..


Tama merebah kan tubuh nya di ranjang king size itu, namun Dewi hanya berdiri terpaku melihat Tama yang melepas kemeja dan celana panjang nya sontak membuat diri Dewi bergetar.. "ya Allah apa yang hamba liat ini.. walau halal bagi hamba.. tapi ini yang kedua kali nya melihat laki laki bertelanjang dada ya Allah " batin Dewi


Tama yang melihat Dewi syok hanya tersenyum licik "Dasar bocah....! Nanti kalau sudah tau rasanya minta lagi ",pikiran kotor Tama sekilas melintas... "haiszzz apa an sih gue.. inget Tam elu kesini ingin menyudahi hubungan elu dengan istri bocah elu itu !?"gumam Tama yang meyakinkan diri nya sendiri.


Sedangkan Dewi hanya duduk di ujung sofa tak berani mendarat kan bokong nya secara sempurna di sofa.. tak lama Dewi mendengar pintu diketuk


Tok tok..


Klek.. Dewi membuka pintu..


"Permisi mbak.. saya mengantar kan pesanan pak Tama malik , ucap pelayan sembari menyodorkah dua paper bag dan sebotol minuman dan makanan diatas meja dorong.


" oh iya terima kasih mas.. " ucap Dewi dengan sopan


Setelah Dewi menutup pintu, pelayan yang mengantar kan pesanan Tama dipanggil oleh Wily Tomy dan Alex ..


" Ini upah mu!" ucap Tomy dengan memberikan 10 lembar uang 100 ribuan pada pelayan," Dan cepat pergi!?" Sambung Wily.


"Eh gila.. ini bener bener gila bro..!" ucap Alex gelisah.


"Maksud lu apa Lex .. ?" tanya Tomy dengan tatapan datar.


"Gue tak tega bro jika Tama jebol gawang Dewi malam ini , apa lagi kita tau tujuan Tama hari ini ingin menyudahi pernikahan nya dengan Dewi lalu menikah dengan Wanita lain ?!" ucap Alex menasehati 2 sahabat nya.


" justru kita tidak mau Tama mencerai kan Dewi, dengan Tama menjebol gawang Dewi alhasil Tama akan lebih bertanggung jawab dengan Dewi !" Jelas Tomy sembari menaik turunkan dua alis nya.


"Hah... terserah kalian ber dua saja , yang jelas gue tidak mau Dewi yang jadi korban dari RENCANA GILA kalian berdua", tunjuk Alex pada Tomy dan Wily sambil berlalu .


***


Dipenginapan..

__ADS_1


" Mandi sana !" ujar datar Tama pada Dewi.. " handuk sudah ada didalam kamar mandi " ucap Tama tanpa melihat ke arah Dewi.


Dewi berdiri melangkah menuju kamar mandi ..


Sudah hampir 45 menit Dewi dikamar mandi tapi belum ada tanda - tanda keluar dari sana , Tama mulai geram dengan Dewi yang tak kunjung keluar.


Tok tok ..


Bunyi pintu kamar mandi yang diketok Tama.


"Kamu tidur atau mandi ?!" tanya Tama dengan nada kesal,


Dewi yang mendengar suara suaminya langsung bediri karena sebenarnya Dewi selesai mandi sedari tadi hanya saja tak ada pakaian ganti untuk nya sedangkan gamis yang ia kenakan tadi belum kering setelah dicuci .


"Bagaimana ini .. Aku takut , bukan nya hamba ingin lari dari kewajiban hamba .. tapiii .. bukan nya pak Tama sudah bertunangan dengan wanita lain ?" gumam Dewi didalam kamar mandi.


Tok tok ." HEY .. elu tidak pingsan kan didalam ? "Tama mulai cemas dengan Dewi yang tak menjawab panggilan nya.


"Apa gue dobrak saja ini pintu .. !" pikir Tama .


Tama mulai mengambil ancang - ancang untuk mendobrak pintu kamar mandi namun belum juga mundur pintu kamar mandi terbuka.


Kali ini Tama yang terpaku seperti tersihir oleh kemolekan tubuh Dewi yang walau tak sebegitu berisi cukup membuat Tama tergoda...


"Mmm-maà'af pak.. s-saayy-yà.. lama didalam " ucap Dewi terbata - bata dengan menunduk kan wajah nya, rambut panjang berwarna hitam tergerai indah dan Dewi kali ini hanya mengenakan handuk yang dililit kan ditubuh nya dari dada sampai atas paha dan tak ada lagi gamis panjang ,krudung besar yang menutupi setiap lekukan tubuh dan wajah Dewi.


"Pppak Tama kenapa melihat saya seperti itu.. ma.af pakaian saya belum kering pak" ucap Dewi menjelas kan dengan malu.


Tama nampak susah payah menelan salivah nya" astagaaa ..bisa jebol gawang ini bocah kalau seperti ini sama gue !? " batin Tama


Namun Tama sadar akan tujuan awal nya kembali.


" ck.. kamu terlihat jelek kurus seperti anak - anak yang kurang gizi..!" dengan nafas yang tertahan ,Tama mencoba mengendalikan nafsu nya ,


"SANA ! !! Ambil paper bag diatas meja , ada pakaian untuk mu!" dengan perkataan kasar yang dilontarkan Tama pada Dewi membuat Dewi bingung akan sikap Tama yang berubah - ubah dan tak merespon ucapan Tama secara cepat.

__ADS_1


"Tunggu apa lagi, sana pakai pakaian mu !!" Dengan bentakan dari Tama- Dewi segera berlari menuju paper bag yang dimaksud, Tama yang telah mengenakan stelan kemeja putih dan celana hitam membuat penampilan nya terlihat sempurna dan macco, duduk di sofa dengan membuka tutup botol minuman dihadapannya , Tama menegak minuman botol itu sekali tegak bermaksud untuk meredam nafsu pada diri Tama.


💐💐


__ADS_2