QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 49 MALAM INI


__ADS_3

🖤🖤


Tama melakukan panggilan telfon dengan Tomy..


📲📲📲📲...


Percakapan Tama dan Tomy di telfon..


"Elu dimana Tammm... ? " Tanya frustasi Tomy


"gue bisa dibunuh om Jimmy kalau gue sampai besok pagi tidak mengetahui keberadaan elu!!? " jelas Tomy kepada Tama.


" gue balik besok pagi.. jangan cari gue untuk MALAM INI !" Jawab Tama dengan datar.


"Gue mohon elu jangan melakukan hal gila Tam.. bisa -bisa nyawa Dewi dan anak -anak elu jadi taruhan nya!!"ucapan Tomy bernada ancaman pada Tama.


"Om Jimmy dan tante Eni sudah tau Tam.. dari anak buah bokap elu yang disebar dimana -mana, maka dari itu cepet balik.. !" panggilan terputus.


Tama tak peduli akan ancaman yang disampaikan oleh Tomy ditelfon.


Jam tangan Tama menunjukkan pukul 11 malam.. tapi Tama masih terjaga menatap wajah Dewi yang terlelap dengan tanpa mengenakan jilbab dan hanya memakai piama berwarna baby pink , lengan Tama terulur kearah Dewi, Dengan perlahan Tama memperbaiki selimut Dewi.. yang sedikit terbuka .


Tama merogoh kantong jas nya mengambil kartu berwarna hitam milik Tama untuk Dewi dan mengambil sebuah kotak kecil yang berisi cincin berlian bermata hijau ,


kemudian Tama menyemat kan ke jari manis Dewi lalu tersenyum , Tama mengambil gambar Dewi yang sedang tertidur pulas , Tama pun mengambil gambar nya sendiri yang sedang mencium kening Dewi dengan lembut, kini pria dewasa itu telah terserang BUCIN AKUT kepada istri kecil nya itu ,


Disela - sela aktifitas nya Tama terkejut ketika mendenģar suara ketukan di pintu depan rumah Dewi, Tama pun faham siapa yang datang..


Tama berjalan keluar dengan membawa ponsel dan menyemat kan cincin yang sama dengan Dewi dijari manis Tama.


****


Diluar rumah Dewi..


"Tama sayang .. !" panggil mama Eni sambil memeluk Tama.


Namun tidak dengan papa Jimmy .

__ADS_1


"PLAKKKK.. " tamparan dipipi kiri Tama ..


"Anak kurang ajar , kamu mau mama papa kamu malu HAHHH....!!" bentakan dengan nada tinggi Jimmy.


Tama hanya menerima semua perlakuan kasar dari sang papa,


**


Sesaat kemudian Dewi terbangun mencari Tama ..


Dewi mengedarkan pandangan nya kesetiap sudut kamar , lalu perlahan Dewi melangkah kearah luar kamar, tapi belum menemukan keberadaan suaminya.


Dewi kembali masuk kedalam kamar dan meraih krudung besar instan milik nya , karena terburu - buru Dewi lupa untuk mengenakan gamis dan cadar , Dewi keluar dengan memakai piama lengan panjang dan celana panjang .


"Mas.. mas Tama , mas Tama dimana ??" ...panggil Dewi namun tak ada jawaban dari Tama, Dewi berjalan ke keluar rumah dan membuka sedikit pagar nya, Dewi terperanjat kaget ketika melihat ada lima mobil mewah yang terparkir didepan rumah sederhana nya.


"MAS TAMA.... !"teriak Dewi yang melihat pria tinggi itu akan memasuki mobil yang berwarna hitam .


" Mas.. jangan nn pergi " Mohon Dewi sembari mulai melangkah kan kaki kecil nya kearah mobil yang ditumpangi Tama " Jangan pergi ?!" Ucap Dewi lagi dengan berurai air mata.


Tama mendengar teriakan Dewi dideras nya hujan malam itu , sontak Tama keluar dari mobil dan menghampiri Dewi lalu memeluk tubuh istri nya, dideras nya hujan dan dingin nya angin yang berhembus menembus relung hati pasangan suami istri itu.


Tama menatap sepasang mata yang indah dengan mencoba menyelami rasa dan perih hati seorang istri kecil nya yang sedang mengandung buah cinta mereka.. Tama tersenyum getir kearah Dewi..


"Masuk lah.. !" Ucap Tama dengan kasih sayang.


Dewi menggelengkan kepala..dengan tetap memandang pria didepan nya ..


"Tidak mau.. , Saya tidak mau mas..!?" tolak Dewi dengan pelan.


Papa Jimmy menghampiri Tama, dan menarik lengan nya yang sedang memeluk Dewi ... ,Dewi hendak mendekat pada suaminya namun dihalangi oleh anak buah papa Jimmy..


Terlihat gurat kemarahan kekecewaan dari wajah tampan, namun tampak tua karena usia..


"Jauhi putra kami , cari lah pria yang seumuran dengan mu!!" ucap dingin Jimmy pada Dewi.


Dewi menatap pria paruh baya yang berada didepan nya , yang sedang membelakangi Dewi.

__ADS_1


"Mohon ma.af tuan -nyonya !" Jawab Dewi dengan menetes kan air mata.


" Saya tau saya tidak pantas dengan putra anda.. dan saya sadar akan siapa diri saya .... " ucapan Dewi tertahan melihat Tama yang menatap nya sendu ,


Lalu Dewi menundukkan kembali pandangan nya, lidah Dewi keluh tak mampu untuk berucap lagi..


Terdengar suara pria yang sedang menahan emosi..


"Dia istri Tama ..Mah -Pah, dan Dewi sedang mengandung anak- anak Tama !!" sambung Tama kemudian.


Papa Jimmy menatap marah pada Tama..dan..


"PLAAKK" Jimmy menampar pipi Tama dengan keras sekali lagi.


Dewi mendekap bibir nya yang terkejut melihat Tama mendapat tamparan dari papa kandung nya..


Ketty.. keluar dari dalam mobil yang berbeda , dengan mengunakan jas hujan Ketty menghampiri Dewi, lalu melempar segebok uang pada tubuh kecil Dewi .


"BRUUUGGG..." terlihat senyuman sinis dari bibir wanita cantik berambut panjang yang di urai , yang mulai mendekati Dewi..


"Aku rasa .. uang -uang itu sudah lebih dari cukup untuk mengganti rugi pelayanan mu pada Tama calon suami ku !!?" ucap Ketty dengan mendekat di telinga Dewi.


Pandangan ketty terarah ke perut rata Dewi.. dengan senyuman meremehkan Ketty berkata..


" Kamu bisa gugurkan kandungan mu dengan uang itu , dan jangan harap keluarga Malik akan manganggap bocah KAMPUNG seperti mu bagian dari mereka !!" Perkataan Ketty benar- benar diluar akal sehat.


Tama geram dengan perkataan Ketty , Tama yang ditahan oleh kedua anak buah papa Jimmy hanya bisa menonton istri kecil kesayangan nya itu di permalukan.


Dewi mengambil uang yang dilempar Ketty pada diri nya , dengan berjalan perlahan Dewi menghampiri Ketty .


Dewi meraih tangan Ketty dan berkata..


"Ambil harta mu .. saya tidak akan menerima nya , kerena ini bukan lah hak saya..!" Seraya pergi menghampiri Tama yang masih di tahan anak buah papa Jimmy.


"Dewi iii.. masuk sayang.. !?"ucap Tama begitu lembut penuh kasih sayang dengan tatapan nanar.


Dewi mengangguk ..

__ADS_1


🖤🖤


__ADS_2