QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 56


__ADS_3

💐💐


Di bandara kedatangan domestik.. terlihat wanita yang sedang tergesah gesah... dengan memakai atasan tsirt lengan pendek namun longgar dan cukup terlihat bagian sedikit area perut ketika ia sedang mengankat lengannya keatas dan bawahan celana panjang jeans yang diaksen tekukan pada bagian ujung pada kaki.


"Aduh.. gue telat lagi.. gimana ini ?" Gumam Nara dengan langkah sedikit berlari menuju pintu kedatangan domestik.


"BRUGGG.. "


"AHH.. !!" pekik Nara..


Nara terjatuh dilantai bandara dengan posisi duduk.


"Mas lihat -lihat dong kalau jalan , sakit nih.. !?" seloroh Nara dengan meraih tas selempang yang ia pakai.


Pria itu menyodorkan tangan nya ingin membantu Nara, namun Nara menepis nya.


" ENGGAK .. usah sok peduli.. !?" bisik Nara pada pria tersebut yang berada di depan nya ,Nara melangkah melewati sang pria tersebut.


Pria itu menatap kearah Nara dengan berucap..


"Wanita yang unik .. !"gumam pria itu dengan tersenyum melihat Nara berlalu menghilang dari pandangan.


***


Didepan pintu kedatangan domestik terlihat ada dua wanita , yang satu memakai gamis syar'i dan yang satu nya lagi mengenakan pakaian sopan namun tak berkrudung siapa lagi kalau bukan Dewi al humairah dan Rossalina.


"Nara mana sikk... lama benar.. !" ucap gelisah Rosa, dengan kepala yang di arah kan kekanan dan kekiri , di iringi pandangan yang menyisir setiap sudut pintu kedatangan .

__ADS_1


"Sabar mbak Ross .. siapa tau masih jalan..atau mengantri !?" Sambung Dewi yang selalu berfikir baik.


" DEW.. elu lagi hamil gue takut elu capek berdiri nunggu si bonsai Nara KU itu.. !" Jelas Rosa yang sudah mulai emosi karena menunggu hampir 1 jam.


"IiiTU .. mbak Nara - mbak Ross !?" Sahut Dewi kegirangan dengan melambaikan tangan ke arah Nara.


Dan disambut juga dengan lambaian dari dalam oleh Nara..


Nara bertemu dengan pria yang menabrak nya tadi sewaktu didalam, berdiri di depan Nara,


"Permisi om.. saya mau lewat !? koper anda menghalangi jalan saya dan yang lain dibelakang !" Nara menunjuk antrian dibelakang nya.


Dan pandangan pria tersebut mengikuti arah tangan Nara..


"Oh ya silah kan .. !" Jawab pria itu dengan menggeser koper nya.


**


Didalam mobil...


"Raa.. gila lo kita -kita .. dibuat nunggu lama..!!" protes Rosa.


"Sory .. gaes gue tadi ngantri dulu di toilet bandara.. " ucap Nara menjelaskan.


" Iya mbak Ra.. tidak apa , yang penting Alhamdulillah mbak Raa.. selamat tidak kurang satu hal apa pun !?" Ucap Dewi dengan tersenyum.


" Tuh ..Ross , masak elu kalah sama Dewi, dia saja tidak protes !" ucap Nara.

__ADS_1


"Ya elah Raa... kalau bocah satu ini, gue yakin tidak akan mengekuh ke elu , tapi gue tak tega lihat nya , selama hamil saja tidak di tengok suaminya saja dia tidak protes !?" Seloroh Rosa.


"Upszz.. ! Dew sori yaaa.. gue bercanda ..!?" ucap sesal Rosa dengan memegang tangan Dewi .


"Hiya.. tidak apa -apa mbak Rosa.. " jawab Dewi dengan tersenyum.


Tapi Nara menatap kearah Dewi dengan penuh tanda tanya..


" Kenapa Dew.. ?! elu juga istri dari pak Tama , menantu dari keluarga Malik !?" Sahut Nara yang mulai kesal dengan sikap Dewi yang selalu mengalah demi kebahagiaan orang lain.


"Sekali- kali elu harus egois demi kebahagiaan elu..!?" Ucap Nara kepada Dewi. " elu berhak bahagia Dew.. ?!" Lanjut Nara kemudian.


"Bener Dew.." sambung Rosa , " Gue tau maksud elu baik bahkan elu tuh terlalu baik !" Sahut Rosa kepada Dewi yang duduk di jok belakang bersama Rosa.


" Mbak Raa .. mbak Rosa.. . " panggil Dewi dengan halus.


" Bila kita niat kan semua hal dalam kebaikan dan keikhlasan, maka janji Allah .. Allah akan membalas kebaikan orang tersebut lebih dari apa yang kita niat kan sebelumnya, yang akan kita terima kelak, jadi apa yang harus aku egois kan ?" .. jelas Dewi


" DUH .. berat deh kalau ngomong sama ini bocah !Ceramahhhhhh isi nya ?!" ucap Nara dengan memijit kening nya.


" Terima kasih mbak Raa , terima kasih mbak Ross.." sahut Dewi dengan memeluk Rosa dan meraih bahu Nara... dan Nara membalas memegang tangan Dewi dengan saling membalas senyuman .


"In syaa Allah .. Allah akan selalu menjaga persahabatan kita , persahabatan yang saling mengingatkan dan saling menjaga satu sama lain dalam hal kebaikan " Doa Dewi .


"Dengan berbagai perbedaan.. !" sambung Rosa dan Nara bersamaan. " Semoga Allah segera membuka pintu hidayah untuk kedua sahabat Dewi." Batin Dewi dengan tetap saling berpelukan.


"Ammiinn.. "jàwab mereka bertiga dan pak Lukman supir Rosa hanya menjadi pendengar setia.🤭🤭

__ADS_1


💐💐


__ADS_2