QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 71 IKHLAS


__ADS_3

🖤🖤


Waktu berjalan begitu cepat , kini kehamilan Dewi memasuki semester kedua ,Tama semakin siaga sebagai seorang suami, pria tampan dengan tinggi 181 memiliki tubuh atletis kini memiliki kesibukan lain, yakni mondar mandir kerumah sakit untuk mengantarkan sang istri memeriksakan kandungan nya.


Dewi keluar dari ruangan dokter didampingi oleh Tama ,


" Janin dalam kandungan nya sehat , ibu nya sehat in syaa Allah kita bisa lahiran normal ya bu Dewi.. "?! ucap dokter perempuan .


" Operasi saja dok.. ! saya tidak mau melihat istri saya kesakitan !?" sahut Tama dengan nada dingin.


Dewi merasa tak enak hati terhadap dokter wanita tersebut..


" Terima kasih ibu dokter atas bantuan dan saran nya , in syaa Allah proses kelahiran nya mau normal atau sesar saya IKHLAS " sambung Dewi dengan senyuman.


Ditengah obralan Dewi dan sang dokter..


Ponsel Tama bergetar..


" Sayang tunggu sebentar disini jangan kemana- mana !!" pesan Tama dan di anggukan oleh Dewi.

__ADS_1


" good..girl " ucap Tama dengan mengusap pelan pipi Dewi


Saat hendak melangkah ke arah ruang tunggu kaki Dewi terhenti, ketika mata teduh itu melihat Ketty beserta tante Mike yang sedang berada diruang tunggu yang sama dengan nya, terlihat perut Ketty yang mulai tak langsing lagi, Dewi mulai menghampiri kedua wanita didepan nya itu.


" Assalamualaikum " ucap salam Dewi berniat menyapa.


" Wa'alaikum salam .. " jawab tante Mike tapi tidak dengan Ketty yang hanya diam saja.


" Nak Dewi ?" Tanya tante Mike dan menatap Dewi yang sedang mengenakan dress berwarna latte dan dibagian luar nya Dewi mengaplikasikan dengan long cardigan rajut senada dengan khimar dan cadar yang Dewi keñakan saat ini .


" Iya ..tan.." jawab Dewi dengan meraih tangan Mike dan mencium nya . Setelah nya Dewi beralih kearah Kettý..


"Mbak Ketty apa kabar ? " Tanya Dewi dengan ramah


" Kett.. nak Dewi bicara dengan mu..!?" Sahut Mike sang mama.


" Aku tidak baik -baik saja, PUASSSS kamu !? Aku benci kamu wanita munafik!" ucap Ketty dengan nada kasar sembari berdiri dan menonyor pundak Dewi ke arah belakang , Dewi yang oleng hendak jatuh kebelakang , beruntung Tama datang tepat waktu dengan sigap Tama menahan tubuh sang istri agar tak terjatuh.


Ketty.. yang melihat kemunculan Tama terperanjat kaget, begitu pun tante Mike .

__ADS_1


" KAMU..!" tunjuk Tama ke arah wajah Ketty,


" Apa salah istri ku sampai kamu selalu berniat jahat pada nya ?!" Kali ini tangan Tama mencengkram pipi tirus Ketty. Mama Mike mencoba melerai tindakan Tama, namun Tama yang sedang emosi tak memperdulikan ucapan mama Mike.


Dewi melihat betapa marah nya sang suami kepada Ketty, hingga ucapan tante Mike pun tak dihiraukan oleh Tama.. , Dewi mencoba menenang kan sang suami dewasanya yang sedang terbakar emosi akibat ulah Ketty.


" Masss... , jangan kasar dengan mbak ketty , dia sedang mengandung mas?! Tidak kah mas Tama berfikir jika yang mas cengkram itu aku..?! " ucap Dewi dengan tegas , Dewi tak ingin suami nya melakukan hal yang diluar kontrol.


" Masss.. " panggil sekali lagi Dewi dengan lembut.


Sejenak Tama terdiam, ingin sekali Tama menyingkir kan ketty detik ini juga, namun perkataan Dewi mampu memupus amarah sang Tama.


Dengan kasar Tama melepas cengkraman nya.


" kali ini aku masih berbaik hati dengan memandang siapa mama- papa mu !" ucap Tama dengan mengarah ke mama Mike yang sedang menangis.


Tama beralih menatap sang istri yang berdiri dibelakang nya..


" Sayang .. ma.af sudah meninggal kan mu sendirian , untung aku cepat kembali kalau tidak !" Dengan cepat Dewi menempel kan jari telunjuk nya ke arah bibir Tama.

__ADS_1


" In syaa Allah tidak akan terjadi apa -apa pada setiap hamba , jika Allah sang maha kuasa tidak mengizin kan nya !" Sambung Dewi dengan tersenyum.


🖤🖤


__ADS_2