QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 37 SALAH AREA


__ADS_3

💐💐


FLASBACK ON..


Disuatu tempat yang gelap dan terdengar riuh nya suara dentuman musik yang amat keras dari arah parkiran suatu tempat hiburan malam.


" Saya mau dibawa kemana ? " tanya Dewi kepada seorang pria kurus yang usianya seperti bapak gadis itu.


" Diam ! bukan kah kamu bilang akan membantu wanita tua tadi ?" tanya bapak itu dengan menarik lengan Dewi yang tertutup gamis.


" Saya bisa jalan sendiri pak , tak perlu bapak menarik lengan saya?!" jawab sopan Dewi tapi dengan nada tegas.


" Yah .. saya janji.. !" sahut Dewi lagi.


Bapak itu menyerahkan Dewi kepada seorang pria yang usia nya lebih muda dari bapak tersebut dengan beberapa pria berbadan besar dibelakang nya.


Dewi mengeryitkan keningnya, menatap kearah para lelaki dan bapak tersebut.


Terlihat pria muda itu menyerahkan amplop berwarna coklat kepada bapak tua itu dan bapak tua itu mencium amplop tersebut lalu pergi meninggalkan Dewi ..


" Bapakkk!!" teriak Dewi memanggil.


Namun langkah Dewi dihalau oleh pria - pria berbadan besar.


" Ma' af saya harus pergi!" ucap Dewi ingin berlalu dengan nada tegas.


" Pergi kemana sayang.. !?" ucap pria muda itu dengan berjalan kearah Dewi..


" Apa yang mau kamu lakukan kepada saya!!? Tolong jangan mendekat !!" pinta Dewi dengan mulai mencari ancang - ancang untuk lari.


" Apa yang mau aku lakukan !!" ucap pria itu mengulang perkataan Dewi, dengan senyuman jahat.


Tangan pria itu mencoba meraih tangan Dewi, Dewi yang memiliki tubuh kecil , mencoba berlari menghindar dari para pria jahat itu.


" Sial.. kejar cewek berkrudung itu, jangan sampai lepas!!" Bentak marah pria muda tersebut.


" Hah- Hah-Hah.. " nafas Dewi yang terengah - engah dengan pandangan kemana saja


"Ya Allah tempat apa ini !?" ucap Dewi yang berlari berhamburan kesegala arah .


" AHK... " pekik Dewi setelah memasuki ruangan yang minim penerangan. Lalu dengan sigap Dewi memutar arah keluar.


" Ya Allah, apa yang dilakukan wanita dan pria tadi, kenapa wanita tadi duduk di depan pria yang !!? astagfirullah .. tak memakai celana, " gumam Dewi sembari lari tunggang langgang menghindari kejaran pria - pria berbadan besar itu.


Gadis kecil yang baru keluar dari pesantren as - syamil itu , sangat lah takut, bagaimana tidak hampir semua ruangan itu minim penerangan dan ada ruangan luas dengan begitu banyak pria dan wanita menjadi satu sedang menari menikmati dentuman musik yang sangat keras,

__ADS_1


Lagi- lagi Dewi melihat pasangan sedang saling bercumbu .


" Ahkk.. ! " Lagi - lagi Dewi berteriak , begitu terjatuh karena gamis Dewi terinjak oleh nya dan alhasil Dewi jatuh di sebuah sofa dengan satu pasangan yang sedang asik memadu kasih..


"Heyy.. lihat !!? ada ustadzah CUY .. masuk discotik !!?" teriak salah satu wanita yang nyaris pakaian nya terbuka ,hampir para wanita yang Dewi temui ditempat itu pakaian nya kurang bahan.


Sontak teriakan itu mengundang beberapa orang yang mendengarnya, Dewi tak mampu melihat secara jelas sekitar nya .


" Kak tolong jangan teriak begitu , nanti mereka mendengar nya !?" mohon Dewi dengan sedikit berteriak , namun karena memang pribadi Dewi yang lemah lembut , ucapan Dewi tak terdengar oleh wanita sexy didepan nya.


" Ya Allah kenapa ada tempat seperti ini !?" ucap Dewi yang heran.


" Bagaimana suara adzan akan terdengar?" gumam Dewi lagi.


Sekilas Dewi melihat pria muda yang sedang mencari Dewi , beruntung malam ini Dewi menggunakan gamis lengkap berwarna Jetblack yang hitam nya pekat apalagi dimalam hari.


" Bos .. gadis itu belum kami temuakan!?" seru anak buah pria muda itu.


" Aku tidak mau tahu , cari sampai dapat gadis itu , bila perlu bubar kan pengunjung " teriak marah pria muda itu.


" Siap Bos!!" jawab laki- laki berbadan besar.


Dewi bersembunyi dipojokan sofa , tubuh nya yang kecil mempermudah Dewi untuk bersembunyi..


Dengan menadahkan kedua tangan nya Dewi bermunajah..


Sepasang mata dengan bulu mata yang lentik mengarah kepada sosok Dewi yang sedang berdoa , sekilas pemilik bulu mata lentik itu teringat akan sosok gadis ninja yang menolongnya sewaktu berada dipom bensin.


Langkah kaki yang jenjang menuju Dewi,lalu wanita itu duduk disofa sebelah Dewi.


Dengan mengetik sesuatu digawainya wanita itu berkata..


" Kalau berdoa di masjid ukhti... !?" seloroh wanita tersebut..., Dewi yang mendengar suara yang terarah pada nya , mendadak Dewi mengangkat wajah nya kearah sumber suara.


Wanita itu tak mengarahkan pandangan nya pada Dewi, lebih terkesan acuh..


Wanita itu menatap kedepan , melihat ada beberpa anak buah dari pemilik tempat hiburan malam sedang mencari sesuatu.. lalu wanita itu mengarahkan pandangan nya ke arah gadis bercadar disebelahnya.


" Elu yang mereka cari..!?" Tanya wanita itu..


Lalu Dewi mengangguk..dan bersembunyi kembali dibalik sofa..


Beberapa menit kemudian datang sahabat dari wanita berbulu mata lentik..


BRUGGG... Nara mendaratkan bokong nya ke sofa lalu berkata..

__ADS_1


" Ada apa , kenapa minta gue datang kemari ?" tanya Nara dengan menghisap rokok nya.


Rosa mencoba memberi kode kepada Nara.. namun Nara tak paham akan kode itu , dan mau tak mau wanita berbulu mata lentik itu ( Rosa) membisik kan sesuatu ditelinga Nara.


Sekejap Nara memundurkan tubuh nya , lalu menghisap kembali rokok yang ia nyalakan kemudian Nara mematikan rokok nya.


" Mana?!" Tanya Nara dengan berdiri , lalu membungkuk kearah Dewi.


Nara melihat Dewi yang sedang meringkuh ketakutan .. Lalu Nara mendaratkan bokong nya kembali,


Rosa melihat kearah Nara dengan ambigu, " Woi Ra... !" panggil Rosa.


Setelah nya Nara berkata..


" Siapa dia ? " tanya Nara..


" Emang kenapa ? " jawab Rosa balik.., Nara mulai berpikir keras cara untuk menolong gadis bercadar itu.. kemudian Nara menghela nafas ..


" HAH..sudah lah , tapi ini tak mudah Ros.. ?!" ucap Nara dengan melihat pria berbadan besar sedang menyisir tempat hiburan malam itu mencari Dewi.


Beberapa menit kemudian Nara mendapat kan pencerahan.. entah datang nya dari mana...😁


Nara membisikkan sesuatu ketelinga Rosa, lalu Rosa pun tersenyum ..


" Okey .. " jawab semangat Rosa..


Saat Rosa akan berdiri , Nara menarik lengan nya ,


" Bentar ..!! apa itu cewek mau !!?" tanya Nara memastikan..


" Ahh.. bodoh amat , kalau dia tidak mau kita ancam saja , akan kita serahkan kepemilik tempat hiburan ini" jawab Rosa dengan yakin.


Lalu Rosa hendak berdiri lagi, namun lengan nya ditarik lagi..


" Apa sih Raa.. ! Gue kan ma-u .. !?" omelan Rosa terputus ketika melihat tangan siapa yang berada dilengan nya..


" Mau apa ?!" Tanya dingin pria muda yang mencari Dewi..


Dewi yang mendengar suara tersebut tubuhnya bergetar , semakin erat Dewi memeluk kedua kaki nya dan menenggelamkan kepalanya , sembari berdoa dalam hati, " Ya Allah lindungilah hamba dari orang - orang jahat , dan bantu lah hamba untuk keluar dari tempat ini " amiinnn.


" Semoga kakak itu tidak memberi tahu keberadaan ku , kepada orang jahat itu, Dewi takut ... " ucap gadis bercadar itu dalam batin.


" Hans.. !!" pekik Rosa.. yang melihat pemilik hiburan malam itu berada di hadapan nya beserta anak buah nya yang berbadan besar.


" Gue mau memesan minuman , elu sendiri sedang apa ? !" tanya Rosa mencoba mengalihkan perhatian .

__ADS_1


" Gue sedang mencari cewek bercadar yang lari masuk kearea ini !" ucap Hans dengan mengarahkan anak buah nya .


💐💐


__ADS_2