QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 23 Gadis Bercadar.


__ADS_3

.....🖤🖤.....


Pemuda itu sesekali menegak kan badan gempal nya seraya mengawasi sekitar nya . Terlihat sebuah dompet dan barang - barang berharga dari dalam tas yang akan jadi incaran nya.


Dari arah lain .


"Kak ! Itu copet bukan.. ? " . Tanya Dewi kepada penjual minuman dingin . Aneh nya penjual itu hanya melihat sekedar nya ke arah yang di tunjuk oleh gadis bercadar .


" Kamu nggak usah ikut campur urusan orang, urus diri mu sendiri ! lagian dilihat dari penampilan nya bisa jadi dia bukan dari kaum mu !?" Ucap wanita itu .


Sekilas Dewi terdiam dan menatap kedepan , mencoba menela'ah arah ucapan wanita didepan nya .


"Ma.af kak ! jika saya tidak sopan . Apa yang kakak maksud kaum disini keyakinan ? " Tanya Dewi serius .


" hmm.. !!


" Kakk... ini bukan masalah keyakinan , ini ialah suatu kemungkaran yang harus kita cegah , tanpa melihat siapa dan apa agamanya ? ". Ucap gadis muda berkrudung besar . Dengan perlahan Dewi melangkah , ke pemuda yang akan mengambil sesuatu dari wanita di depan nya..


" AHHHH... !" . Dengan memegang pakaian nya yang basah ia membalik kan tubuh kearah Dewi .


" Ma- ma' af kakk " . Ucap Dewi dengan melihat pemuda disamping wanita yang kini terlihat marah.


" EH ! bisa nggak kalau jalan hati -hati !!!" Hardik Rosa. Semua orang yang berada disekitar cofe shop melihat Rosa sedang menunjuk dengan melontar kan kata -kata kasar kepada Dewi .


" Elu tau ini itu pakaian MAHAL , dan kurasa orang seperti mu tidak akan mampu membeli nya " . Dengan mimik wajah jijik Rosa mengarahkan tatapan nya . Dewi tetap tersenyum kecil dibalik cadar hitam nya , lalu menatap balik kearah Rosa dengan tatapan sukar di artikan.

__ADS_1


Dewi melihat lama atas apa yang dikenakan wanita tersebut .


"Ma'af ! apa yang kakak maksud pakaian ialah yang kakak kenakan ditubuh saat ini ?


"Jika iya ! kenapa tak menutup , bukan kah pakaian itu fungsi nya untuk menutup , tapi kenapa yang kakak kenakan sebalik nya ?" .


Rosa makin terdiam dan terlihat geram atas apa yang diucapkan gadis bercadar yang baru ia jumpai .


Mata Dewi terlihat menyipit ,pertanda ia tengah tersenyum , melihat pemuda berbadan gempal yang sedari tadi berniat mengambil barang berharga Rosa yang pergi tanpa membawa hasil jarahan satu pun.


"Sekali lagi saya minta ma.af ". Ucap tulus Dewi dan meninggal kan Rosa yang kesal .


"BLAPPBB... "suara bantiangan pintu mobil yang ditutup dengan kasar.


Nara yang mendengar omelan dari sahabat nya itu hanya menatap aneh.


"Kenapa lu?". Tanya Nara dengan melepas earphon ditelinga nya.


" Sial ! gue hari ini ketemu gadis aneh ".


" Aneh ! Maksud elu siapa ? " . Tanya Nara dengan melihat keluar sekitar mobil.


" Disana tadi, sekarang gadis bercadar itu telah pergi .. !?" Sambung Rosa dengan meletak kañ tas nya.


Nara mengeryitkan alis melihat tas milik Rosa yang robek akibat benda tajam.

__ADS_1


Nara mencondongkan badan nya ke arah depan memastikan nya lagi.


" Ross.. ... !" panggil Nara kepada Rosa yang kini menyesap kopi yang ia beli tadi.


"Hmm.. ! Apa ?" Jawab ketus Rosa..l


" Gadis yang elu maksud , apa sedari tadi ngantri bareng sama elu.. ? " Selidik Nara.


" Nggak mungkin lah , secara gue ngantri di coffe shop- sedang kan yang di bawa cewek aneh tadi cuman es murahan yang di tumpahin di dress mahal gue ini.. " jelas Rosa dengan melihat pakaian nya .


" Ada 2 kemungkinan , cewek bercadar yang elu maksud tadi berniat menolong elu , kemungkinan kedua emang nggak sengaja " Jelas Nara dengan membuka tutup cup kopi yang di beli Rosa tadi.


" Elu kok BELA'IN itu cewek si Raaa... ?! " Kesal Rosa..


" ehh... rosalina TELENOVELA , liat ini .. !! ? " Arah tangan Nara menunjuk tas Rosa yang robek.


" Astagaaaa !!" Pekik Rosa dengan membekap mulut dengan tangan kanan nya.


" Jadiiiii... ??? Ya ampun Raa.. berarti Gue !?" Rosa nampak menyesal.


" ckk.. elu pasti uda maki - maki itu cewek.!! " tebak Nara dengan memicingkan mata ke pada Rosa.. ..


Dan Rosa pun mengangguk.


" Hahhhh... sudah laaa.. , gue JANJI semisal Tuhan ngasih kesempatan sekali lagi ketemu sama itu cewek , gue mau minta ma.af dan berterima kasih...!" janji Rosa .

__ADS_1


__ADS_2