QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 91 APA DAN BAGAIMANA


__ADS_3

🖤🖤


Dipagi hari yang cerah , CEO sombong itu sudah berada di ruangan kerja yang ber AC entah berapa PK dan berapa derajat yang ia pasang hingga rasa dingin itu menusuk hingga relung jantung ke tiga sahabat nya , aura dingin sangat terpancar dari diri nya , ke 3 pria dewasa itu menatap penasaran kearah es bernyawa didepan mereka bertiga.


Alex , Tomy merasa penasaran , ada apa dengan pria dingin di depan mereka itu.. tapi tidak dengan Willy ..


" Tam .. -" ucapan Alex tak terselesaikan akibat Tama..


" Diam Lex..! " sergah Tama dengan memberi tatapan menyelidik pada Willy.


" Elu tidak mau menjelas kan Willl.. !?!" Tanya Tama dengan nada datar sembari memainkan jari - jari nya di atas meja.. "TREK TREK TREK.. '


Tomy -Alex saling beradu tatapan ,setelah mendengar Tama menyebut nama Willy , seketika Willy mendapat sorotan tajam dari mereka ber 3.


Willy bagaikan terdakwa yang baru saja melakukan kejahatan..


" Gue musti jelasin apa Tam.. ? Istri kesayangan elu tidak memberi kesempatan sama gue dan Dia untuk menjelaskan ..? " Jawab Willy dengan frustasi.


" DIA ??!" Pekik Tomy dan Alex .


" Stttt... " suara Willy dengan mengusap wajah nya dengan pelan lalu meneruskan penjelasan nya " Yang gue maskud DIA itu si NARA .. ?!" jelas Willy dengan terpaksa.


" NARA!!! " ucap ulang Tomy dan Alex bersama an.


Lima detik berikutnya..


" Sudah berapa lama kalian berhubungan ?? " tanya Tama dengan tetap tenang duduk bersandar di sofa.


" Baru beberapa pekan kita jalan ?' Jawab jujur Willy dengan senyuman kecil yang mengembang di bibir merah milik nya..


Dengan tatapan yang berbeda ,Tama mencoba mengutarakan pemikiran nya.


" Haaaaahh..!" suara helaan dari sii Tama.


" Sebenar nya gue tidak keberatan elu lagi jalan dengan siapa ? Mau pacaran dengan cewek mana ? Dan ngelakuin apa ?" Ucap Pelan Tama ,kemudian Tama melanjutkan pernyataan nya.


" Tapi iii.. ini kasus nya lain Will.. !?" Jelas Tama dengan menepuk pundak Willy..


"Percaya lah sama gue.. jika elu hanya mencari kepuasan lepaskan Nara ..! Sebab bila mana wanita yang saat ini yang elu sakiti menangis, itu sama saja istri gue ikut menangis !.. ..


" Dan elu tau jika sampai hal itu terjadi...?!" Tatapan tajam dari sepasang mata Tama terarah pada sosok Willy.


" gue tidak akan tinggal diam .. !? " sambung Tama dengan sedikit berbisik ditelinga Willy.


Willy mengarahkan mata nya kearah Tama..

__ADS_1


" Elu mengancam gue Tam ?!" Sahut Willy dengan memicingkan kedua mata nya.


" CKk .. gue hanya peringatkan elu Will !? Tapi gue kembalikan kepada elu mau mencerna omongan gue seperti APA DAN BAGAIMANA ?!" Pernyataan Tama sungguh membuat Willy menjadi heran , seorang sahabat rela mengancam sahabat nya demi kebahagiaan sang istri kecil nya , sungguh terkesan amat bucin pria berkaca mata itu.


" Perlu elu ingat Will.. kejadian di malam itu, istri kecil gue dengan segenap keberanianya dan sedikit uang yang ia miliki datang ketempat semacam itu , dengan keadaan istri gue sedang hamil muda tapi keputusan nya saat itu sungguh bulat , Dewi ingin membantu wanita yang elu kencani saat ini agar berhenti dari pekerjaan malam yang ia geluti dan menjalani hidup yang baru.


Willy yang mendengar penjelasan Tama akhirnya paham ,kenapa istri bercadar Tama sahabat nya itu terlihat kecewa berat disaat mengetahui dirinya melakukan bersama Nara di siang itu.


Dan akhirnya Willy pun menyadari , seberapa berharganya Dewi dimata Tama ,hingga persahabatan yang terjalin begitu lama diantara mereka berempat rela Tama gadaikan demi sang istri bercadar nya.


**


Dikediaman utama keluarga Malik...


Didalam kamar ...


" Assalamualaikum warahmatullah " ucap salam Dewi kekanan dan kekiri yang telah usai menunaikan sholat Ashar.. tak lupa Dewi bermunajat kepada sang pemberi dan sang maha kaya.


" ya Allah .. mudah kan lah semua urusan hamba dan lurus kan lah niat hamba ini.. amiiinnn.. " isi doa Dewi..


Setelah Dewi membereskan perlengkapan sholat nya, ponsel Dewi berdering..


Dewi melihat nama yang tertera di layar ponsel milik nya..


Dewi mengambil nafas dalam- dalam..


" Assalamulaikum mbak Naa..!? " ucap salam Dewi


" W- w- wa'alaikum salam Dew ... " jawab Nara dengan nada terbatah- batah..


" Dew.. ada yang mau aku jelasin ke kamu, kita harus ketemu Dew.. ?!! " suara Nara sedikit bergetar..


Dewi terdiam beberapa detik untuk mencerna perkataan Nara..


" Kita ketemuan dimana mbak Naa?" Tanya Dewi .


" Kamu mau nya dimana.. ?" Tanya balik Nara


" Emm..bagaimana kita ketemu di taman.. sore ini !" Jawab Dewi dan di iya kan oleh Nara , panggilan pun terputus..


" Afwa a-Afwi.. putra sholeh- sholeh nya Umma.. pinter- pinter ya dirumah .. " terlihat Dewi sedang mengajak ngobrol si kembar..


Dewi mencoba mengirim notifikasi pada Tama..


" Assalamualaikum mass....

__ADS_1


" Mas.. saya keluar dulu yaa , tidak usah mengirim anak buah mas Tama untuk mengawasi saya..


" Saya ada janji ketemuan dengan mbak Nara ditaman .. " Dewi.


"TRIIING" suara notifikasi ponsel milik Tama.. sejenak Tama membaca pesan di layar ponsel nya.. lalu Tama mengetik pesan melalui aplikasi W- U..


" HEMmm .. hati -hati sayang.. nanti aku jemput ya sayang.. jangan kemana- mana.. " balas Tama..


**


Tama merasa berbunga- bunga sore ini, pasalnya sang istri shaleha CEO tampan itu sudah mau bicara .. walau hanya lewat chat..


**


Sesampai nya Dewi ditaman , Dewi mengarah kan pandangan nya ke beberapa arah ,sampai Dewi menemukan sosok yang beberapa hari ini mengganggu pikiran nya..


Perlahan Dewi melangkah kan kaki menuju sosok itu, yakni Nara..


" Assalamualaikum ..!" salam Dewi dengan ramah..


" Wa'alaikum salam Dew.. " jawab Nara dengan tersenyum kecil.


Nara berlari kecil menuju Dewi dan memeluk sahabat yang sudah dianggap nya adik.


" Ma.af.. " ucap Dewi dengan mata yang mulai berair menatap Nara.


Nara menggelengkan kepala nya cepat..


" Tidak Dew! Kamu tidak salah .. !? Aku yang salah " sahut Nara dengan menangis memeluk Dewi kembali.


Beberapa saat keadaan kembali senyap .., didukung suasana taman sore ini yàng sungguh menentram kan hati .. , Dewi menatap kearah depan , namun Nara yang berada di samping hanya tertunduk , tak ada yang mereka bahas hanya diam satu sama lain hingga Dewi memutus kan untuk memulai obrolan ..


" Ma.af sebelum nya.. bila saya terlalu ikut campur urusan pribadi mbak Nara dengan mas Willy.. ! " ucap wanita muda bercadar yang berada disamping Nara. Nara mengarahkan pandangan nya sejenak kearah Dewi yang sedang menatap lurus kedepan..


"Apa mas Willy sama dengan pria -pria itu..?" Tanya Dewi dengan datar dan tetap mengarahkan pandangan kedepan.


Nara menggeleng..


" Willy nembak aku Dew.. dan kita sudah sepekan menjalin hubungan.. !" jawab Nara dengan tetap menunduk.


" Tanpa memberi tahu Saya .. !!?" Jawab Dewi dengan nada kecewa.


Nara yang mendengar ungkapan kekecewaan Dewi , sontak mengangkat kepala nya dan menatap Dewi dengan nanar..


" Bentar Dew.. biar aku jelasin.. , !?" Sela Nara dengan mata yang mulai berair " Willy ngajak kkk... ?!!" Ucapan Nara tertahan , Nara ragu untuk menyampaikan hal yang sebenar nya.. Tapiiiiii...? Dari arah belakang suara pria terdengar dengan jelas dipendengaran.

__ADS_1


" Gue dan Nara akan MENIKAH .. !!" Suara seorang pria dari arah belakang mereka berdua , sontak membuat Nara dan Dewi mencari ke arah sumber suara berasal..


🖤🖤


__ADS_2