QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 78 MUPENG ( muka pengen)


__ADS_3

🖤🖤


" Astaga Nara .. ini beneran elu .. ?" Ucap kagum Rosa yang meneliti dari bawah sampai atas penampilan Nara.


" Sumpahh.. Raa' elu BEDA!! "sambung Bintang


Nara memberi tatapan malas pada kedua wanita didepan nya..


" HELLEH...! kalian tidak usah pura - pura memujiku ! mau ketawa, ketawa saja tidak usah ditahan!?" seloroh Nara yang menganggap mereka hanya bersandiwara.


"Gimana cantik kan mas mbak Nara?" Kali ini Dewi yang bertanya kepada Tama.


" cantik sayang " jawab datar Tama..dengan memijit pangkal hidung nya .


" Tuh kan mbak Raa, mbak Nara cantik memakai pakaian tertutup seperti ini , mas Tama saja mengakui nya !?" Ujar polos Dewi.


" Tapi masih lebih cantik kamu sayang !" Sahut Tama dengan merapikan cadar Dewii dan mencium kening sang istri.


karena bagi pria angkuh berwajah tampan, tak ada wanita lain yang bisa di bandingkan oleh istri kesayangan nya itu.


" Haduh.. adegan UWUUWW nya bisa di skiep tidak .. entar gitu.. ? Disini masih ada jiwa- jiwa jomblo merana melihat kemesraan kalian !" ucap Tomy dengan mode MUPENG muka pengen😁


Namun ada yang sedang mengajukan protes terhadap pernyataan Tomy barusan..


" Elu..saja kali Tom ?!" Sahut Alex ..


" Gue MAH tidak !?" Sambung Alex dengan memeluk Rosa.


" Wah ngajak kelahi lu Lex ,elu kira gue jomblo gitu ?! " sambung Tomy dengan nada menantang.


" Elu pikun Tom ? Bukan nya barusan yang bilang jiwa jomblo elu !?" Sahut Alex kepada Tomy


" Kalau gue I'M NOT SINGLE ..! " Jawab Alex lagi dengan bangga nya.

__ADS_1


Tama yang melihat perdebatan yang membahas perjombloan yang selalu pemeran utama nya biang keributan yakni Si kucing tampan nan lowprofile.


" Wil.. elu bisa kan bantu gue ?" Tanya Tama selanjutnya.


Willy yang sedari tadi menatap kagum pada Nara sontak tersadar.


" Apa an Tam.. ?" Tanya Willy


" Istri gue minta elu yang menemani Nara sampai permukiman itu, bisa kan ? Bab banyak barang yang musti dibawa !" jelas Tama ..


Nara yang mendengar perkataan Tama mengarahkan pandangan nya ke arah pria yang bernama Willy , pria tampan yang memakai kemeja bewarna silver ..


Pandangan Willy dan Nara bertemu ,


" 😒Willy :" suwerr.. cantik ..si Nara KU ini kalau memakai pakaian macam istri Tama, siapa sangka kalau dia bekas wanita malam! " batin Willy ... yang kagum


"Jantung gue.. !" Batin Willy dengan memegang dada " stttttt, sial kenapa deg- deg gan gini sih.. ?!" batin Willy lagi


" 😠😠Nara: awas lu bocah , kalau saja gue tidak sayang banged sama elu, dengan ikhlas itu bocah sudah gue racun ...!?" Batin Nara yang kesal , ngidam Dewi yang tak sewajarnya.


**


Nara yang sedang duduk di jok belakang melihat Wily yang masuk dan duduk disebelah Nara , Willy yang angkuh tak memperdulikan Nara yang berada di sampingnya..


Nara yang risih dengan kesombongan Willy..


" Ma.af bisa tidak elu duduk di depan saja! gue risih berbagi tempat duduk dengan elu !?" ucap ketus Nara


" Ckk.. elu tidak lihat , elu punya mata kan ??" Tunjuk Wily pada supir dan satu pria berseragam hitam milik Tama duduk di depan nya.


" HOUUUUUFFFF ... " suara nafas Nara yang meniup -niup jilbab bagian atas nya yang lepek.


"Dasar.. horang kaya.. suka buang -buang uang , nganter beginian saja musti pengawal !?" Gumam Nara yang didengar Willy.

__ADS_1


**


Matahari pun terbenam dan berganti sinar rembulan malam yang bertabur bintang ditemani semilir dingin nya angin . Dimana Wanita muda itu makin memeluk tubuh sang suami, mencium aroma parfum yang melekat di bagian dada bidang Tama.


" Dewi sayanggg kalau kamu begini , aku takut khilaf nanti ..!? " ucap Tama dengan memejamkan mata merasakan sesuatu yang akan bangkit.


" Mas mau..?" tanya Dewi menggoda..


Tama mendapat pertanyaan jakpot dari sang istri.. dengan cepat Tama mengangguk seraya menatap istri kecilnya yang berada didalam pelukan nya..


" Tapi kita sholat dua rakaat dulu ya mas.. "ajak Dewi dengan lembut kemudian.


Tama meraih tangan Dewi..


" In syaa Allah mas akan pelan -pelan.. " ucap Tama meyakinkan sang istri dengan menelan saliva nya .


**


Setelah kejadian dimana Dewi dirawat akibat ulah Ketty kepada Tama, Tama kini lebih ber hati -hati dalam beribadah yang satu ini .


"Asslamulaikum wr.wb " ucap salam Tama dan diikuti Dewi , Dewi mencium punggung tangan Tama , dan seperti biasa Tama mencium kening Dewi , perlahan Tama melepas mukenak yang di kenakan Dewi dan melepas sarung yang ia kenakan sholat tadi, Tama dengan hati- hati mengangkat tubuh Dewi ke atas ranjang dan mambaringkan nya perlahan, tatapan kedua nya pun sayu ..


perlahan namun pasti Tama mencium kening Dewi lalu turun ke hidung, pipi kiri dan kanan , Tama terdiam sejenak menatap wajah sang istri yang pipi nya mulai kemerah -merahan . Tama tersenyum kearah Dewi , lalu Tama melepas seluruh pakaian Dewi dan tak lupa Tama pun melepas pakaian nya sendiri , Tama menarik selimut agar menutupi tubuh polos kedua nya.


Nafas Tama mulai memburu menatap bibir sang istri yanģ merah setelah digigit oleh Dewi barusan karena menahan malu, perlahan Tama mel#mat bibir merah Dewi pelan .. Tama mulai memyesap b#bir Dewi dan mengabsen seluruh bagian b€bir sang istri cukup lama , kemudian Tama melepas ci£man nya membiar kan sang istri bernafas sejenak..


"Haf haf.. " nafas Dewi terengah engah.. " pelan mas.. " ucap Dewi dengan parau..


Tama tersenyum melihat sang istri terbakar nafsu, begitu pun pria bertubuh tinggi putih itu yang memiliki tubuh atletis pada bagian dada nya membuat wanita yang melihat nya eeuuuwww tak mampu menahannya...😁😁


Tama mencium perut Dewi , dan beralih ke bagian dada yang mulai berisi.. perlahan Tamaaa.. ,me****rem...


😴😴author nya 🤭✌💜

__ADS_1


🖤🖤


__ADS_2