QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 94 JUDUL NYA


__ADS_3

🖤🖤


Ditengah perkotaan ..


Nara dan Rosa sedang menunggu pesanan makan malam nya datang , sebenar nya Nara juga menghubungi Dewi untuk ketempat yang sudah ia dan Rosa sepakati , namun Dewi berhalangan datang dikarenakan Afwa dan Afwi sedang demam setelah di vaksin.


Sekian menit berikutnya ..


Pesanan pun datang, dua porsi nasi goreng spesial dan dua gelas lemon tea hangat.


Rosa menatap tanya pada wanita yang kini telah mantab menutup aurat nya itu !?..


" Kenapa Raa .. ? LECEK banget !" Dengan nada sindiran namun terkesan candaan dikeduannya..


" Ck.. , Gue lagi BETE Ros.. !" Ucap Nara dengan memperhatikan nasi goreng yang sedang ia santap .


" BETE kenapa lagi si Raa ? Jangan bilang elu sudah bosan sama pria halal elu alias Willy !?" Sergah Rosa dengan tatapan intimidasi.


Pernyataan Rosa kali ini membuat wanita berjilbab itu mengarahkan tatapan marah kepada Rosa.


" HEH.. Rosalina Estemat ! Elu dikasih makan apa sama si Alex itu !?" Ucap Nara dengan meletakkan perlengkapan makan nya dimeja.


Rosa mengerutkan dahinya..


" Kalau nggak ada makanan didepan gue saat ini , mungkin elu yang akan gue MAKAN , PUAS lu ..!!" Sahut Nara dengan kesal.


Rosa terkekeh mendengar ocehan Nara ..


" Terus elu kenapa Naras wati ... ?" Tanya balik Rosa dengan tatapan datar.


" Gue. .eee .. pagi ini belajar masak buat Willy, sepiring nasi goreng JUDUL NYA !" Jelas Nara dengan cemberut.


Rosa memberi lirikan aneh kepada Nara..


" Bagus donkk.. ! " sahut Rosa dengan meminum lemon tea hangat pesanan nya.


" Iya .. NIAT nya sudah bagus , tapi .. ?!" Pernyataan Nara menggantung ..dengan menatap Rosa dengan tatapan layu.

__ADS_1


" Raa.. ngomong itu jangan setengah - setengah , lanjutin ?!" Ucap Rosa dengan mencoba menebak nebak apa yang terjadi dengan hasil masakan sahabat nya itu , rasanya Rosa ingin tertawa dengan pemikiran nya sendiri , namun ia hanya menunggu wanita galak didepan nya kini yang melanjutkan nya.


**


Disela keduanya sedang asik menikmati hidangan nya dengan sesekali bercerita tentang masakan Nara yang jauh dari kata NGUNYAH, tanpa sengaja ..


Nara mengarahkan pengelihatan nya kearah suatu meja..


Wanita galak itu sedang memperhatikan wanita yang tengah hamil besar sedang beradu mulut dengan seorang wanita yang bertubuh langsing didepan nya, dengan posisi berdiri kearah BUMIL .


Terdengar pertengkaran dikeduanya oleh Nara ..


" Kamu itu tidak tahu malu .. !" Ucap Bumil kepada wanita didepan nya.


" Apa kata MU .. !!" Sergah wanita didepan nya dengan marah.


" CK.. kalau kamu tidak mau dibilang tak tahu malu terus , APA ?!" kata Ketty tak kalah garang dan terkesan meremeh kan kearah wanita langsing .


" Kamu hanya anak ADOPSI jangan terlalu BELAGU!!" Perkataan wanita langsing dengan sinis.


Nara yang mendengar ucapan tak manusiawi itu semakin memicingkan mata dan menajamkan pendengaran nya hingga Rosa yang sedang di depan nya bercerita panjang lebat tak iya indah kan.


" Emang kenapa , kalau aku anak ADOPSI ?! Apa ada masalah dengan hidup MU ?!" Ketty mencoba berusaha tegar.


" Tentu . .! kehadiran mu mengganggu hidup ku " Jelas wanita langsing.


" Sejak kehadiran mu semua hak waris om Armand jatuh kepada MU anak PANTI ! Dan yang semula akan jatuh atas nama ku sebagai keponakan kandung .


Ketty yang tertunduk kini mengadahkan pendangan nya kearah wanita langsing dengan tatapan sengit ..


" OH !jadi hanya karena HARTA kamu mencoba menjatuh kan mama papà ku di depan keluarga besar papa Armand?!melalui perbuatan ku dan kehamilan ku ini !!" Ucapan Ketty dengan menatap tajam kearah wanita langsing yang bernama Amara.


" Sungguh MEMALUKAN !!" Ucap Ketty dengan sedikit menyunggingkan bibir nya keatas dan bangkit hendak berlalu , melewati Amara yang sedang menahan emosi.


Tanpa pikir panjang Amara mendorong Ketty dengan kasar , seketika Ketty tersungkur kelantai dan otomatis perut besar Ketty terbentur lantai restauran .


"AKHH.." darah segar keluar dari selakangan Katty, Ketty pun syok akan kandungan nya, dengan memegang perut besar nya kini Ketty mencoba bangkit dengan tertatih berniat kerumah sakit terdekat.

__ADS_1


Nara melangkah dengan lebar mendekati Amara yang sedang tersenyum puas kearah Ketty.


"PLAKK .. " Sebuah tamparan mendarat dipipi Amara , yang kini memerah karena ulah Nara.


" DASAR wanita jahat !" Bentak Nara , Ketty yang mulai kehilangan kesadaran nya perlahan melihat kearah Rosa yang sedang membantunya .


Lalu Ketty menatap Amara yang terlihat sedang bertengkar dengan Nara.


" Akh.. " pekik Amara yang didorong tubuh nya oleh Nara..


" AYO bangun.. ! sini gue jabanin... jika mau berantem !!?" Ucap Nara dengan menantang Amara.


" RAA.. !" Panggil Rosa..


" Bantu gue dulu !?" sergah Rosa dengan mencoba memapah tubuh Ketty.


Nara pun kini membungkuk kan tubuh nya kearah Ketty..


Dengan licik..


Amara bangkit dan membalas perlakuan Nara dengan mendorong balik tubuh Nara yang sedang membantu Rosa menolong Ketty .


Alhasil tubuh Nara tersungkur kedepan dan kening Nara terbentur ujung meja.


Nara melihat darah pada telapak tangan nya..yang baru saja memegang lukanya.


"WAH .. ngajak ribut memang MAKLAMPIR ini !!" Hardik Nara yang mengetahui pelipis nya mengeluarkan darah .


Para pegawai restauran datang dan segera membantu Rosa membawa Ketty ke rumah sakit terdekat.


**


Dirumah sakit terdekat..


Kini Nara harus menginap untuk beberapa hari kedepan, dikarena kan luka pada pelipis nya , Willy sang suami sangat khawatir akan keselamatan istri tercintanya itu.


" Willy sayang bisa kah kita pulang saja ? Aku malu dirawat begini ?!" Pinta wanita yang kini mulutnya sedang dijejali oleh Willy irisan buah apel .

__ADS_1


" Raa.. aku bukan dokter , dan aku bukan peramal yang bisa tau apa yang dalam pikiran mu ! aku tidak tau apakah ucapan mu itu benar adanya atau kah hanya tipuan mu saja yang takut dengan obat- obatan sejenis kapsul itu !!" Ucapan datar Willy membuat Nara tak berani mengajukan protes kembali.


🖤🖤


__ADS_2