QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 60 SEJUTA MAKNA


__ADS_3

🖤🖤


" Pagi Tam.. " sapa Alex yang masuk terlebih dulu ke ruangan Tama.


"Hm .. pagi Lex !" jawab Tama, lalu menyapa dua sahabat nya yang baru masuk,


Tama melirik kearah Tomy yang sedang memasang muka masam,


"Kenapa itu kucing !? " Tanya Tama dengan nada canda, Alex dan Willy mengangkat dua bahu nya kearah Tama.


Willy melihat suatu benda yang entah sejak kapan ada di atas meja Tama , Willy melangkah menuju meja itu..


" Apa ini Tam.. ?" tanya Willy penasaran sembari menunjuk tas kecil milik Tama.


Tama melihat kearah yang ditunjuk Willy.


"Oh.. itu bekal makan siang gue.. !" Jawab Tama dengan bangga.


Alex , Tomy dan Willy memicingkan mata dan saling lempar pandangan.


" Tumben ..?!" Sambung Alex.


" Kebetulan kita- kita belum sarapan ini ..!?" sahut Tomy dan menyambar kotak bekal milik Tama.


" Dasar kucing lu !!" celetuk Tama dengan melempar pulpen ke arah Tomy , namun Tomy dengan sigap menepis pulpen Tama.


" Wah... hemmm.. wangi nya...!?" ucap Willy dengan sepontan, "sini gue mau .. !?" Willy.


Alex- Willy dan Tomy melahap nasi goreng milik Tama yang dibawa dari rumah Dewi ,


"Sebentar .. !" ucap Tomy dengan tiba -tiba.


"Ini tidak elu kasih racun kan Tam ?" Tanya Tomy yang curiga.


" EH.. GARONG .. elu sudah dikasih makanan , masiii ii h... saja ngefitnah Tama !?" Sahut Alex dengan melahap nasi dihadapan nya.


"Tam .. ini dari mana sih ?" tanya Willy dengan menunjuk kotak bekal milik Tama .


"Oh .. itu! enak tidak ...?" tanya Tama pada ke tiga sahabat nya.


"Emm.. enak Tam.. malah baget !?" Sambung Willy dengan memberi jempol ke arah Tama.


" Ini bukan masakan chef dirumah elu Tam..?" Tebak Alex


Tama menggelengkan kepala nya ,


" Ini bukan masakan dari rumah utama atau rumah gue, tapi ini masakan istri gue.. !?" Jelas Tama dengan bangga sembari membayangkan wajah Dewi istri kecil nya.


Tiba tiba..


"UHUK UHUK HUK...! MINUM ... MINUM !?" pinta Tomy dengan memegang leher nya yang tersedak.


"HUH.. dasar kucing memang ini orang ... makan sampai tersedak ! " ejek Willy terhadap Tomy dengan menyodor kan segelas air.

__ADS_1


Sekarang giliran Tomy menatap Willy dengan tatapan kramat..


" Gue sumpahin elu entar dapat cewek yang tidak perawan baru tau.. !?" Sahut Tomy yang ngasal karena kesal dengan Willy.


" Awas saja .. gue tarik lidah kucing elu ..!?" sergah Willy .


" Elu yakin Tam , Ketty yang masak bekal ini?" tunjuk Alex kebekal yang tinggal kotak nya saja.


"Ck.. kalian salah .. kalian pikir yang masak Ketty ?" Tanya Tama dengan senyuman SEJUTA MAKNA.


"Terus siapa lagi ? kan elu bilang ISTRI ?!" celetuk Willy .


"Huuufttt.. kalian lupa ? kalau gue punya istri yang sesungguh nya,Dewi !" ucap Tama dengan bangga.


" Pantes.. gue tidak percaya kalau sampai elu bilang Ketty yang masak makanan ini " sambung Alex.


"Jadi elu nginep dirumah itu bocah Tam..? " Tanya penasaran Tomy dengan memberi tatapan liar nya pada Tama.


Dan dianggukan oleh Tama


"Terus Tam.. !?" tanya Tomy yang menggebu -gebu..


" Terus ....elu yang habis ini gue bunuh buat makanan Sotong dilaut !?" seloroh Tama dengan tatapan tajam .


**


Ditempat lain , Dewi tengah berbelanja kebutuhan dapur ,


" Kamu mau buah delima ini nak.. ? " Tanya ibu yang telah memegang sebuah buah delima.


" Iya bu.. tapi ibu terlebih dulu mengambil nya , silah kan ibu saja yang membelinya biar saya mencari ditoko lain!" Jawab Dewi dengan sopan.


Sejenak ibu itu melihat ke arah perut Dewi yang terlihat mulai membesar walau baru menginjak 4 bulan namun perut Dewi sudah terlihat ( mungkin karena kembar).


"Kamu hamil nak.. ?"tanya ibu Mike kepada Dewi.


"Alhamdulillah iya bu" jawab Dewi dengan senyuman walau tertutup cadar masih bisa terlihat, lewat kedua mata nya yang menyipit.


"Sudah berapa bulan ?" Tanya ibu itu lagi


"Jalan 4 bulan bu' !?" jawab Dewi dengan sopan.


" Terlihat besar , ibu kira sudah 5 bulanan" dengan tersenyum


Tiba -tiba dari arah belakang Dewi , muncul dua orang pria berseragam hitam- hitam mendekat kearah ibu dan Dewi.


" Ma.af nyonya bisa berikan buah delima yang anda pegang tadi kepada nona kami ?!" Ucap pria itu dengan sopan.


Dewi mengarah kan pandangan nya kepada kedua pria di samping nya, ibu itu mengerutkan dahi nya dengan menatap Dewi


"Ini apa- apa an !? ini penjaga mu nak ?" tanya ibu Mike dengan datar.


"Oh bukan ibu - bukan!?" pekik Dewi dengan telapak tangan di gerakkan kekanan kekiri .

__ADS_1


Jiko datang dari arah lain ,


" Ma.af nyonya Armand , ma.af kan anak buah saya!?" kali ini Jiko yang berucap.


"KAMU.. ?!" Ucap nyonya Mike Dengan menunjuk Jiko


.


"Saya anak buah tuan muda Tama" jelas Jiko


Sontak membuat Mike heran..


"Anak buah Tama ?🤔


Apa hubungan nya dengan perempuan di depan ku ini?ya Tuhan apa ini istri Tama , yang diceritakan orang suruhan papa ?!" pekik ibu Mike " baik lah biar aku cari tau kebenaran nya "batin ibu Mike.


" ini .. ambilah nak.. seperti nya kamu lebih mengingin kan buah delima itu !" ucap Mike dengan meletak kan delima di keranjang Dewi.


"Astagfirullah hal adzim.. " panik Dewi " Tidak ibu.. delima ini ibu yang mengambilnya terlebih dulu , sungguh saya tidak apa -apa " ucap Dewi sembari menyerah kan kembali buah delima .


" Kamu yakin nak ?" Tanya ibu Mike


" Benar ibu, in syaa Allah saya cari ditempat lain, dan ma.af paman- paman ini siapa? Saya merasa bukan menjadi nona paman- paman ?" Ucap Dewi yang sedang kebingungan .


" Ma.af nona Dewi ini perintah dari tuan Tama untuk mengawasi dan menjaga nona !?" jawab Jiko.


"Pergi lah kalian ,biar aku yang menemani nona kalian !" sambung Mike.


" Tidak usah, ibu repot- repot melakukan itu, saya sudah terbiasa sendiri " ucap Dewi yang tak enak hati atas tawaran ibu Mike


"Kalau kamu tidak mau .. ibu yang menemani mu , tapi kalau ibu yang minta tolong kamu yang menemani ibu tidak keberatan bukan ??" tawar ibu Mike kepada Dewi


Dan dianggukan oleh Dewi beberapa menit kemudian.


**


" Duduk sini.. " ajak ibu Mike kepada Dewi , kamu pasti capek " ucap ibu mike sekali lagi


Dewi pun menurut , duduk disebelah kursi bu Miike


"Kamu istri tama kan.. ?" Tanya ibu Mike..


Dewi merasa panik mendapat pertanya an dari ibu mike seperti itu


"Saya..aaa , hanya . Jawab ragu dewi dengan menunduk


Ibu mike tersenyum kearah dewi


"Tidak usa takut ibu tidak akan menyakitimu, ibu tau tentang dirimu walau tak semuanya " jelas Mike kepada Dewi


" Tapi kehadiran jiko sudah cukup menjelaskan betapa berharga nya dirimu untuk tuan mereka, mungkin kamu tidak mengenal ibu ucap lembut mike dengan mengusap kepala dewi yang tertutup krudung, tapi ibu ingin mengenal mu .


🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2