QADARULLAH CINTA

QADARULLAH CINTA
BAB 76 FIKTOR


__ADS_3

🖤🖤


Sore pun tiba .. acara syukuran yang diselenggarakan keluarga Malik pun usai. Tapi tiba -tiba ibu hamil itu mengingikan sesuatu .


Tama , Wily, Tomy kemudian Alex , Rosa ,Nara dan Bintang tak lupa Dewi si ibu hamil , sedang berkumpul di ruang keluarga.


Ditengah obrolan serta canda tawa mereka ..tiba tiba


Dewi menarik pelan pakaian Tama.. , Tama yang merasakan hal itu membalik kan badan nya kearah Dewi , Tama yang mengetahui maksud sang istri .. , tatapan yang memohon dari sang istri!? yang akan bersiap menyebut kan permintaan kepada sang suami dan tentunya Tama sebagai suami akan selalu mengabul kan permintaan sang istri .


" Ada apa sayanggg .. Hmm..?" Tanya Tama dengan menaik turun kan kedua alis nya


" Masih ingat kan permintaan saya semalam?" Sejenak Tama mengingat " Iya .. apa mau sekarang diantar kan ? HEM..?! Tanya Tama


Para sahabat Tama dan Dewi , sedang menatap mereka berdua ..


" Ehem.. kamar Tam..!? "celetuk Tomy.. dengan FIKTOR nya (fikiran kotor)


" Apa nya yang kamar somplak? Istri gue mau mengirim buku dan alat tulis untuk di sumbang kan ke permukiman yang berada di ujung kota ini !?" suara Tama menjelas kan dengan nada kesal terhadap Tomy.


"He he he.. kukira.. kamu sore- sore gini uda tak tahan !?" ucapan frontal dari Tomy sontak membuat Nara terpancing.


" wOI.. Kucing !! elu pikir Dewi wanita apa an, yang bisa dipakek dadakan.. HAH.. ?! " Ucap kesal Nara.


Dewi mendongak kan kepala nya menatap Nara, karena mendengar ucapan sahabat nya itu..


" Mbak Naraaa... " panggil Dewi dengan nada rendah.


" Diem lu bocah.. !?" Seloroh Nara yang mulai kesal.


**


Beberapa menit kemudian..


Ruangan keluarga itu nampak kaku seketika karena perdebatan Nara dan Tomy..


Dewi berbisik ke arah Tama , sejenak Tama melirik kearah Nara,

__ADS_1


Nara yang merasa diincar mendadak tak enak perasaan nya.


"Mbak Raa... !" panggil manja Dewi.


" Cukup Dew.. gue tidak bisa ?! " tolak Nara walau belum tau apa yang akan di pinta Dewi.


" Loh kok.. gitu mbak! kan saya belum bilang ?" Sahut heran Dewi


" T I D A K - U S A H bilang , gue sudah hafal banget sifat elu ?" Sahut Nara dengan nada kesal dan meng eja setiap huruf.


Tama yang tak ingin istri kesayangan nya bersedih , akhir nya ikut berbicara.


" Istri gue mau elu yang mengantar paket yang akan disumbang kan ke alamat ini ! " tunjuk Tama pada kotak- kotak berwarna coklat .


Nara menatap Dewi yang tengah tertunduk.


" Bener Dew.. permintaan elu cuman itu ?!? " tanya curiga Nara.


Dengan cepat Dewi mendongak kan pandangan nya , sembari mengangguk..


" Okey gue mau bantu elu !" Sambung Nara dengan merapikan barang- barang yang akan di sumbangkan hari ini.


Tapi BUMIL menahan langkah Nara..


" Tunggu mbak Raa...! " Sergah Dewi.


" haufftt.. apa lagi si Dewww... ?" Tanya malas Nara terhadap ibu hamil di depan nya.


" Ikut saya dulu yok mbak Raa.. ?" Pinta Dewi


" Gue saja , Rosa kagak diajak ?? " tanya heran Nara dengan menatap Rosa yang diujung sana.


"Mbak Rosa mau ikut juga ..tidak..? " tanya Dewi pada Rosa


Rosa menggeleng pelan..


" Hue disini saja Wii.. Raa !" jawab Rosa yang sedang asik berdua an dengan Alex

__ADS_1


" OH .. baik lah.. " suara pasrah Nara dengan mengikuti Dewi.


Sesampainya dikamar Dewi dan Tama , Nara nampak kagum akan interior kamar seorang Tama malik.


" Mbak Raa .. !" panggil Dewi namun yang dipanggil tak nenanggapi.


"MBAK RAA..!? "panggil Dewi sekali lagi dan berhasil menyadar kan kesadaran Nara..


" A-aapa !? Tidak usah keras -keras kali Dew.. gue tidak budek !" seloroh Nara dengan mengusap telinga nya.


Dewi masuk keruang ganti milik nya dan Tama, beberpa menit kemudian Dewi keluar dengan membawa stelan gamis berwarna mocca, Nara yang melihat gamis yang dibawa Dewi tak menaruh curiga.


" Dew.. bukan nya elu dilarang sama laki elu untuk mengantar barang -barang yang elu sumbangin? " tanya Nara sekaligus mengingat kan Dewi.


"Siapa yang ikut mbakkk.. ?" Ucap Dewi dengan datar, dan meletak kan beberapa set gamis syar'i yang baru dibelikan Tama di sofa.


" La.. ini ?" Tunjuk Nara pada gamis -gamis yang dibawa Dewi tadi.


" OHH... itu ..! ? Kan untuk mbak Nara.. !" Ucap Dewi yang berhasil membuat Nara meNGANGA !.. dilanjut dengan melihat Dewi yang mengeluarkan jaw rab ( kaos kaki) dengan warna seragam .


" Nah.. alhamdulillah " celetukan Dewi dengan melihat gamis -gamis yang ia letakkan disofa dengan rapi.


" Mbak Raa... siniii "panggil Dewi dengan lembut dan manja.


Nara tidak bisa berfikir , sejenak dia diam bagai patung karena melihat apa yang akan sahabat nya itu lakukan.


" I-ini ..!?" Tanya Nara dengan ragu


" Gamis ini , gamis yang baru dibelikan mas Tama kemaren belum pernah saya pakai, entah kenapa saya ingin mbak Nara memakai salah satu gamis ini , waktu mbak Nara mengantar barang -barang itu nanti ke anak- anak disana!!?" ungkap Dewi dengan tegas.


Nara seperkian detik berkata..


" Dew.. sorry.. ya sayang , GUw- !?" Belum selesai Nara bicara Dewi sudah menjembreng kan salah satu gamis di tubuh sexy Nara. Dan itu sukses membuat Nara terdiam


Wanita hamil itu benar - benar mengalami NGIDAM akut..


" MasyaAllah hhhh.. cantik nya mbak Raa... " ucap Dewi dengan mata berbinar binar.

__ADS_1


"Mbak pakek ya a.. , bisa kan makek gamis nya sendiri atau mau Saya bantu?!" Ucap antusias nya Dewi memilih kan gamis yang cocok buat sahabat nya itu.


🖤🖤


__ADS_2