RASA ITU ADA

RASA ITU ADA
EPISODE 30 MASALAH MANTAN


__ADS_3

From Rico 20.05


Malam, Vania


To Rico 20.06


Malam, Ric


From Rico 20.07


Kamu lagi ngapain Van?


To Rico 20.08


Lagi santai aja


From Rico 20.09


Van aku lagi di Jogja, lo... tadi pagi aku baru datang, terus siangnya langsung meeting sama boss kamu.


To Rico 20.10


O ya? Aku nggak tau, tuh.


From Rico 20.11


Tadi meetingnya nggak di kantor, Van.. , kalo di kantor pasti aku sempetin ketemu kamu.


To Rico 20.12


Yang penting kamu sudah ketemu sama bossku, Ric.


From Rico 20.13


Ketemu kamu juga penting lo buat aku, Van. Ngomong-ngomong besok jalan yuk....


To Rico 20.14


Kenapa harus besok?


From Rico 20.15


Soalnya lusa siang aku ke Surabaya, Van. Kalo sekarang kan sudah kemaleman, makanya aku ngajaknya besok.


To Rico 20.16


Fani sama Siska aku ajak juga, ya...biar rame.


From Rico 20.17


Ya, nggak apa.


To Rico 20.18


Kamu mau ke mall mana?


From Rico 20.19


Mall mana aja nggak masalah, Van... yang penting bisa jalan sama kamu.


To Rico 20.20

__ADS_1


Kalo gitu besok aku anter kamu jalan dari ruangan bos sampai lantai 1, ya...? Kan itu juga jalan namanya.


From Rico 20.21


Hahaha... Kamu ini ! Pinter ngomong, ya sekarang...Ke mall xx juga nggak apa, Van. Kan deket, jadi bisa lebih lama di mallnya.


To Rico 20.22


Ok. Besok sepulang kantor langsung ketemu di mall aja, ya...


From Rico 20.23


Ya, Van. See you tomorrow... Bye..


To Rico 20.24


Ok Ric... bye...


Aku baca ulang chat dari Rico, kok kayaknya Rico ada rasa sama aku, ya.... Kalo feeling aku bener, aku nggak boleh php in Rico, harus ada batasan soalnya sekarang aku sudah punya Gio. Tapi apa emang bener ? atau akunya yang ge-er...


Jam 20.30, pintu kamarku ada yang ngetuk, "Sayang.... ", itu suara Gio.


"Ya, sebentar.. ", jawabku sambil segera membuka pintu.


"Baru selesai meetingnya? ", tanyaku


"Meetingnya sudah selesai jam 18.30, tapi klien ngajak makan malam, mau nolak nggak enak... Jadinya jam segini aku baru pulang, yang".


"Ya udah kamu mandi dulu gih, setelah itu kita ngobrol, ya..."


"Siyap, sayang... ", jawab Gio sambil masuk kamarnya.


Setelah 20 menit, Gio sudah selesai mandi, kita duduk di balkon.


"Aku mau ngomong, tapi janji nggak boleh marah, ya..", kataku


"Masalah apa dulu? ", tanya Gio


"Masalah mantan"


"Hah? Mantan? Mantan kamu ini temen sma kamu itu kan? "


"Iya".


"Waktu itu pas aku nanya kenapa nggak ngaku"


"Waktu itu kita belum jadian. Lagipula kita kenal juga belum lama, terus kamu mau kepoin masalah pribadi aku ?? Emang siapa kamu?? Urusannya apa coba?? ", sahutku sedikit ketus


"Iya juga, sih... ", sahut Gio sambil garuk kepala. "Kalo sekarang gimana? ", tanya Gio


"Kalo sekarang kan kita sudah pacaran, jadi kamu harus tau cerita yang sebenernya".


"Memang mantan kamu kenapa?"


"Besok Rico ngajak jalan", kataku


"Jadi namanya Rico... ", Gio menatapku, lalu meneruskan omongannya, "Jalan berdua aja?", tanya Gio sambil menaikkan alisnya


"Nggak ! Fani sama Siska ikut juga."


"Kamu pengen jalan bareng mereka ?"

__ADS_1


"Bukan pengen, cuma aku nggak enak nolaknya".


"Kamu masih ada rasa sama dia, yang? "


"Nggaklah! Rico itu masa lalu aku", sahutku tegas


"Apa mantan kamu minta balikan? ", Gio menggenggam tanganku dengan erat sambil menatapku tajam.


"Belum ada omongan seperti itu, tapi barusan dia chat seperti ini",


aku buka chat Rico dan kutunjukkan pada Gio.


"Mau kamu gimana? ", tanya Gio dengan tenang, tapi aku tau dalam hatinya tidak setenang itu. Aku bisa melihat ada tatapan tidak suka dari mata coklatnya.


"Kamu mau ikut ?" aku balik nanya


"Kamu ngajak aku ? Nggak mau ah ! Bisa mati cemburu nanti aku, yang... ", kata Gio


"Hahaha..Ngaco ! Belum ada berita orang mati mendadak karna cemburu. Tapi kalo kamu nggak mau ikut nggak apa, kok. Toh ada Siska dan Fani, jadi aku nggak cuma berdua sama Rico".


"Ih kamu ini ! Orang lagi ngomong serius malah ketawa ! Lagian kan aku belum jawab, malah sudah diputusin sendiri. Seneng ya kalo aku nggak ikutan ? biar bisa bebas reunian sama mantan? ".


"Apaan sih ? Cemburunya nggak jelas ! Kalo memang tujuan aku seperti itu, aku nggak akan cerita sama kamu kalo Rico ngajak jalan...."


"Cemburuku jelaslah. ..., meski mantan kan dia pernah punya tempat istimewa di hati kamu... "


"Itu dulu. Sekarang di tempat itu sudah nggak ada nama Rico lagi. Ada yang sudah menggantikan dan untuk saat ini tidak ada yang bisa menggeser atau pun merubah posisi kamu di hati aku...."


"Aku jadi cowok lemah banget ya... Kamu rayu dikit gini aja aku langsung lumer, emosiku langsung lenyap.. ..", Gio tersenyum sambil memelukku.


"Aku nggak lagi ngerayu, memang yang jadi pacar aku sekarang kan kamu... jadi yang ada di hatiku ya cuma kamu".


"Makasih sayang.... ", Gio mengeratkan pelukannya.


"Aku ngajak kamu ikut, supaya nggak ada salah paham. Aku mau ngenalin kamu sebagai pacar aku ke Rico, supaya dia nggak berharap lebih".


"Aku besok ada janji meeting sama klien, aku pasti nyusul. Aku takut cewekku direbut mantannya lagi".


"Apaan sih Gio !"


"Tuh kan lupa! Lupa harus panggil aku apa ? "


"Nggak ! Nggak lupa kok syayaaang.... ", jawabku dengan suara yang sengaja kubuat sengau.


"Yang, aku beneran nggak suka kamu manggil pake suara sengau gitu ! Kalo kamu sampe manggil seperti itu lagi bakal aku hukum ! Harus cium aku 10 kali"


"Haha... Yei....modus ! Yang tapi besok beneran nyusul, ya....", mintaku


"Iya, sayang. Btw yang... aku nggak nyangka kamu mau jujur cerita semuanya dan bisa mengambil sikap seperti ini...Aku jadi makin sayang sama kamu. I love you ", Gio mencium pipiku.


***********


Terimakasih sudah baca novel aku yang berjudul RASA ITU ADA.....🙏🙏🙏


Semoga kalian suka., ya... ❤❤❤


Jangan lupa ikuti terus kelanjutan


ceritanya....😄😊😍


Aku selalu menunggu komen dan like

__ADS_1


kalian 👍👍👍


Salam.... 🙋


__ADS_2