RASA ITU ADA

RASA ITU ADA
EPISODE 33 HUJAN DERAS


__ADS_3

Akh... aku meregangkan tanganku, aku capek, hari ini sibuk sekali, tapi rasa capek itu segera hilang saat aku ingat kabar gembira yang kudapat dari pak Alex kalau mulai besok aku sudah diangkat menjadi karyawan tetap di perusahaan Sawit Nusantara. Puji Tuhan..


Jam enam sore aku sudah santai di kamar kos,, aku video call dengan mami papi, untuk berbagi kabar happy tentunya.


Malam ini hujannya deras sekali, dari tadi nggak berhenti, suara petir berulang kali terdengar. Melihat cuaca yang seperti ini, ada rasa kuatir di hatiku...Kemaren Gio berangkat ke Solo, rencananya hari ini pulang. Sekarang sudah jam 21.10, Gio masih belum balik. Aku mau nelpon....aku takut ganggu konsentrasi dia nyetir. Aku tau berkendara di cuaca yang seperti ini sangat bahaya, perlu konsentrasi extra.


Pukul 21.40, aku mendengar suara mobil, tak lama seyelah itu ada suara langkah kaki, aku segera keluar kamar. Bener dugaanku, Gio yang datang. Baju dan rambutnya basah kuyup.


"Kok Belum tidur, yang? ", Gio menghampiriku, mencium pipiku sekilas.


"Nungguin kamu. Waduh....kok sampai basah kuyup gini sih? ", tanyaku


"Lain kali nggak usah ditunggu, kamu tidur aja. Tadi itu ban nya bocor, sudah malam, hujan lagi, nggak ada tukang tambal ban. Mana di mobil nggak ada payung, jadinya aku ganti ban serep sambil kehujanan", jawab Gio.


" Ya sudah cepet mandi pakai air hangat biar nggak masuk angin ! Nanti setelah mandi aku tunggu di ruang makan ya.."


"Oke..." Gio langsung masuk kamar, dan aku langsung ke dapur. Aku mau buat air jahe dan mie instan kuah dengan telor mata sapi untuk Gio. Supaya tubuhnya hangat.


20 menit kemudian Gio sudah duduk di ruang makan. Aku taruh mie instan dan air jahe di hadapannya.


"Minum air jahenya dulu yang.. , biar anget", Gio nurut.


"Enak... beneran bikin anget", kata Gio.

__ADS_1


"Sekarang makan mienya..., supaya perutmu nggak kosong jadi bisa minum obat".


"Kamu nggak makan, yang? "


"Tadi aku sudah makan. Buruan makan... mumpung mie nya masih hangat, biar perut juga kamu hangat".


"Suapin.... ".


"Aduh... manjanya my big baby", ledekku


"Kalo nggak mau ya udah, aku mau langsung tidur aja", Gio langsung berdiri mau masuk kamar.


"Eh... Jangan ngambek, dong...! ", kataku sambil menarik tangan Gio untuk duduk kembali, "Iya aku suapi", Gio langsung duduk lagi dan tersenyum.


Aku pun menyuapi Gio. Di sela-sela menyuapi Gio, aku cerita," Yang, mulai besok aku sudah jadi karyawan tetap, lo.. ".


"Makasih", aku mengangguk dan tersenyum menanggapi ucapannya.


Selama aku suapi, sebentar-sebentar Gio menyandarkan kepalanya di bahuku. Ampun deh manjanya... tapi aku biarkan aja,


"Capek ya, yang?, tanyaku


"Sedikit, aku cuma ngerasa lemes aja. Juga mulai ngantuk", kata Gio

__ADS_1


Aku suapi dia sampai makan nya habis. Setelah itu aku ambil obat dan kusuruh dia minum. Kupegang dahinya, sedikit panas. Gio bersin-bersin.


" Yang abisin air jahenya, ya! Setelah itu langsung istirahat aja, kayaknya kamu kena flu ini.. "


"Makasih ya, sayang..., aku seneng kamu perhatian sama aku. Aku beneran berasa punya istri". Gio memelukku.


Aku cuma senyum kecil, "Sudah malam, yang... , kondisi kamu nggak fit, ayo cepet tidur !".


Gio mengangguk. Kami pun melangkah menuju kamar kami masing-masing "Good night, sayang", kata Gio.


"Good night. Langsung tidur ya... kecilin ac nya, tidurnya pake selimut, yang", kataku cerewet.


" Iya, sayang..... ", jawab Gio sambil mencubit pipiku lalu melangkah masuk ke kamarnya.


**********


Terimakasih sudah baca novel aku yang berjudul RASA ITU ADA.....🙏🙏🙏


Semoga kalian suka., ya... ❤❤❤


Jangan lupa ikuti terus kelanjutan


ceritanya....😄😊😍

__ADS_1


Aku selalu menunggu komen dan like


kalian 👍👍👍


__ADS_2