
Ah.....nggak terasa sudah jam 11 siang, untuk menghilangkan bosan, aku keluar dari ruang kerjaku.
Aku berdiri di depan meja kasir, sekedar nanya pemasukan hari ini, mumpung belum ada pelanggan yang bayar.....
Nggak lama, aku denger ada sedikit ribut di cake corner, aku segera ke sana, pengen tau ada apa.
"Boleh ya mbak kuenya dibawa duluan.... ", rengek seorang anak kecil
"Ada apa ini, Rin? ", aku bertanya pada karyawanku.
"Tante cantik.....! ", tiba-tiba terdengar suara anak kecil menyapa....
Mendengar itu aku langsung menoleh, ternyata yang menyapaku tadi Nia, gadis kecil yang kujumpai di Bali beberapa waktu lalu.
Nia langsung memelukku. "Nia seneng ketemu tante cantik lagi. Tante masih inget Nia, kan?! '"
Kubalas pelukannya dan kucium pipinya, "Inget dong, sayang... Tante juga seneng bisa ketemu sama Nia lagi".
"Tante cantik yang jual kue ini, ya? ", tanya Nia
"Memang kenapa? ", aku bertanya balik.
"Nia mau beli kue ulang tahun itu, tapi uang Nia kurang. Boleh Nia bawa kuenya, nanti eh besok Nia ke sini lagi bawa uang lagi", lucu sekali cara ngomongnya, tapi keliatan pinternya juga.
"Memang kurang berapa, Rin? ", aku bertanya lagi pada Rina.
"Harga kuenya tiga ratus tiga puluh ribu, tapi uangnya cuma tiga ratus ribu, jadi kurang tiga puluh ribu, bu", Rina menjelaskan padaku.
"Ya sudah nggak apa. Kamu bikin notanya kasih diskon 10%, jadi kan nggak kurang lagi. Nanti notanya saya sign", kuberikan solusi.
"Baik, bu", jawab Rina.
"Sudah Nia, kuenya boleh dibawa, uang Nia pas nggak kurang. Jadi nggak usah bawa uang ke sini lagi".
"Makasih tante cantik.... Tante cantik baik. Nia sayang tante cantik", Nia memelukku lagi.
Kucubit pipi chubby nya.... "Kamu tuh bikin tante gemes.... "
"Cup... Cup... ", kucium kedua pipinya.
"Nia beli kue buat siapa? ", tanyaku.
"Buat daddy. Hari ini daddy ulang rahun".
"Terus buat beli kue ini, Nia minta uang sama daddy juga?", tamyaku
"Nggak! Nia minta uang sama oma. Nia bilang mau beli kado buat daddy, terus sama oma dikasih uang itu. Tapi Nia bingung mau beliin daddy apa, jadi Nia beli kue aja".
"Anak pinter.... ", aku elus rambutnya.
"Kalau gitu tante kasih lilin, ya.. Supaya nanti daddy bisa niup lilin ulang tahunnnya"
"Iya, tante....kasih lilin nya sepuluh, ya.... ", minta Nia
"Boleh", sahutku.
"Rin, bungkusin lilin kecil sepuluh batang ya untuk kue itu", suruhku pada Rina.
"Iya, bu".
Menunggu kuenya dibungkus, pengasuh Nia membayar ke kasir, sedangkan Nia duduk bersamaku. Kuamati wajahnya.... Nia memang cantik,, kulinya putih, bibirnya mungil, hidungnya mancung, matanya bulat, bola matanya sedikit kebiruan. Kalau diliat-liat sepertinya ada turunan bule.
Kuambil sebotol juice mangga, kuberikan pada Nia, langsung diterima dan diminumnya.
__ADS_1
"Makasih tan. Hm.... yummy", mulut kecilnya mengecap-ngecap, lucu sekali.
"Tante camtik tiap hari di sini, ya? "
"Iya, kan tamte kerjanya di cafe ini", jawabku.
"Kalo pulang sekolah Nia main ke sini boleh, tan? " tanyanya.
"Boleh aja. Emang sekolah Nia di mana? ", tanyaku.
"Di deket sini, tan. Jalan bentaran udah nyampe"
"Oh gitu....Nia kelas berapa sekarang? "
"TK A. Nia umur empat. Nia sudah bisa, baca lo, tan", Nia nyerocos. Aku nanya satu, jawabannya tiga. Hahaha....dapat bonusan.
Aku duduk di sebelah Nia, kucubit pipinya dan kurengkuh Nia dalam pelukanku. Iiihh... Ini anak memang ngegemesin.
"Tante cantik mau ikutan nemeni daddy tiup lilin? ", Nia bertanya padaku.
"Nggajk sayang....", jawabku cepat.
"Kasihan daddy..... setiap kali daddy tiup lilin, cuma Nia yang nemeni.....coba kalo tante cantik mau ikutan nemeni, pasti daddy seneng...."
"Kenapa Nia nggak minta mommy Nia untuk nemeni daddy? Daddy pasti seneng banget kalo ditemeni mommy sama Nia", kataku
"Mommy Nia lagi pergi, tan.... "
"Pergi? Mommy pergi ke mana?", tanyaku heran.
Nia menggelengkan kepalanya. "Nia nggak tau. Kata daddy mommy pergi jauuuhhhh sekali"
"Nia tau kenapa mommy pergi? "
Kasihan Nia.... Masih sekecil ini sudah nggak merasakan kasih sayang seorang ibu.
"Tante cantik mau nggak jadi mommy Nia? ", tiba-tiba Nia bertanya padaku
"Hah??? ", aku kaget sekaligus melongo mendengar pertanyaan Nia.
"Mau ya tante cantik jadi mommy-nya Nia...", Nia bertanya lagi sambil mengoyang-goyang tanganku.
"Ya nggak bisa dong sayang... ..Mommy itu ya mommy-nya Nia yang lagi pergi itu., kalo ini kan tante, bukan mommy. Dan tante nggak mungkin bisa jadi mommy-nya Nia. ", kataku sambil menunjuk diriku sendirii.
"Lagi pula kalo nanti mommy Nia pulang, terus mommy tau Nia panggil tante dengan sebutan mommy, pasti mommy Nia bakalan sedih, mommy Nia bakalan mikir Nia nggak sayang sama mommy. Memang Nia mau ngeliat mommy Nia sedih terus nangis?", aku mencoba memberi penjelasan.
"Nia nggak mau mommy sedih. Tapi Nia juga suka sedih nungguin mommy nggak pulang-pulang. Nia pengen ketemu mommy, Nia pengen ngeliat mommy". Nia menundukkan kepalanya, kedua tangan mungilnya saling meremas.
Aku sungguh nggak tega ngeliatnya. Gara-gara orangtua yang terlibat masalah, seorang anak kecil tak berdosa dipaksa untuk menerima imbas dari ulah kedua orang tuanya.
Kupeluk Nia erat-erat, kutepuk-tepuk bahunya. Aku ingin memberi dukungan pada Nia lewat pelukanku. Semoga Nia bisa merasakan, kalau masih ada orang yang peduli padanya.
"Memang Nia nggak pernah ngeliat mommy?"
"Nggak pernah".
"Mungkin Nia nggak pernah ngeliat mommy secara langsung, tapi kalau Nia kangen mommy, kan Nia bisa ngeliat foto mommy? "
"Di rumah nggak ada foto mommy,, tan. Kata daddy semua foto mommy dibawa mommy pergi", jelas Nia.
Mendengar jawaban Nia aku ngerasa ada yang nggak beres, keterangan dari Nia terasa aneh bagiku Masak foto mommy nya nggak ada sama sekali. Kayaknya daddy-nya nggak mau Nia tau atau kenal sama mommy-nya. Jahat sekali pria itu memisahkan seorang anak dengan ibunya!! Sungguh keterlaluan!! Dia tega mengorbankan perasaan anak kandungnya demi kepuasan egonya sendiri!! Tiba-tiba aku jadi ill feel dan nggak respek sama daddy-nya Nia.
"Nia harus sabar, ya.. Nia harus banyak doa, minta sama Tuhan supaya mommy Nia bisa cepet pulang", kataku.
__ADS_1
'Iya, tan....."
Aku tatap Nia...sungguh malang nasibmu, Nia. Aku nggak mennyangka dibalik sikap cerianya, sikap lugunya, sikap lucunya, ternyata dia tidak mendapatkan kasih sayang seutuhnya.
Aku berjanji dalam hatiku, aku akan selalu menyayangi dan memperhatikan Nia, meskipun aku hanya orang lain yang tidak ada pertalian darah.
Pengasuh Nia sudah selesai membayar, cakenya juga sudah selesai dibungkus.
"Non makasih, kuenya dikasih potongan harga", kata pengasuh Nia padaku.
"Sama-sama, bik".
"Non Nia ayo pulang", ajak pengasuh itu. Yang diajak pulang masih nyaman bersandar di dadaku, dengan posisi tanganku memeluk pinggang kecilnya.
"Saya sampai sekarang masih bingung lo, non.....kok non Nia bisa lengket gitu ya sama non cantik".
"Mungkin karena wajah saya tampang orang baik, bik... ", aku tanggapi omongan pengasuh Nia dengan tawa. Si bibik pun ikut ketawa.
"Ayo non pulang...., pak Min mau jemput oma, lo".
"Nia masih mau sama tante cantik"
"Tante cantiknya mau kerja, non.... Ayo kita pulang dulu, ya.... ", si bibik berusaha membujuk.
"Bentar lagi, bik..... "
"Nia sayang..., Nia pulang dulu, ya.... Kan hari ini daddy ulang tahun....Besok pulang sekolah Nia bisa ke sini lagi", bujukku.
"Beneran Nia besok boleh main ke sini?", tanya Nia dengan antusias.
"Iya, boleh sayang"
"Ya deh, kalo gitu Nia mau pulang sekarang. . Tapi besok Nia ke sini lagi, Nia mau main sama tante.. Jangan lupa, besok Tante cantik tungguin Nia, ya.... "
"Iya..., besok tante tungguin", kugandeng tangannya, kuantar mereka sampai ke pelataran parkir.
Nia memeluk dan menciumku, "Nia pulang dulu, tan. I lovec you... Bye bye tante cantik.."
"I love you too..... Bye sayang.... "
"Mari, non... ", pamit bibik
"Iya, bik... "
Nia.... Nia...., guma. ku dalam hati. Sejak pertama kali bertemu Nia, anak itu sudah mencuri hatiku.
***********
Hai hai hai....
Hari ini author turuti permintaan kalian. Author update dua episode, dan keduanya panjang-panjang. Baik kan author nya....?!
Hehehe.....
Katena author baik hati dan tidak sombong, kalian juga harus bantuin author dong....
ajakin temen, saudata, tetangga, kenalan serta ketabat kalian untuk ikutan baca cerita RASA ITU ADA....Jangan lupa juga selalu like, vote dan komen, ya....
Terimakasih sudah mau membaca novel ini. Sampai ketemu di episode selanjutnya.
Bye......
Salam..... 🙋😘😍😊😀
__ADS_1
**********