
Setelah kejadian semalam, subuhnya aku berangkat ke bandara, terbang ke Bali. Aku beli tiket via online. Hari ini aku bolos kerja. Rencanaku Minggu balik.
Tidak ada yang tau tentang kepergianku, termasuk Gio. Aku juga sengaja pergi nggak ngajak temen, soalnya aku memang lagi pengen sendiri.
Bebetapa kali ada chat dan panggilan masuk dari Gio tapi nggak aku tanggapi, chatnya juga nggak aku baca. Palingan mau nanya keberadaanku, soalnya kan aku pergi tanpa pamit.
Aku sekarang lagi duduk manis sendirian di tepi pantai beralaskan tikar sewaan. Melamun dan menatap deburan ombak.....
Kalo dipikir-pikir..... kenapa hidup aku kayak gini, ya?? Kedua orang tuaku meninggal bersamaan.., merasa bahagia punya kekasih dan mau nikah....malah ada masalah besar yang menghadang..... Hegh....., kuhela nafas panjang. Apa aku nggak berhak untuk happy??
Aku mengingat kembali penjelasan dari Gio kemarin.... tanpa terasa mataku mulai basah. Ya.... aku beneran bingung aku harus gimana.....
Ya Tuhan..... pernikahanku kurang empat bulan lagi, persiapan sudah ok 85 persen, sekarang datang masalah ini.... Apa yang harus kulakukan? Apa yang harus kukatakan pada papi mami???
Sekarang aku mulai mengingat keanehan-keanehan yang kualami saat Gio pamit mau business trip. Ya waktu itu ada yang aneh dari sikapku, dari rasa sedih yang muncul tanpa alasan, airmata yang menetes tanpa aku tau sebabnya, perasaan yang nggak pengen Gio pergi, sikap manjaku yang berlebihan sebelum Gio berangkat... Ya, sekarang aku baru menyadari, itu semua adalah pertanda!! peringatan!! Hanya aku yang terlalu bodoh dan tidak peka hingga tidak bisa mengantisipasi.
__ADS_1
Kenapa saat itu aku tidak mencegah Gio pergi, atau ikut bersamanya, kan waktu itu Gio juga mengajakku....
Aku sungguh menyesali kebodohanku, menyesali ketidak pekaanku.... Lalu aku berpikir seandainya saja aku ikut, seandainya saja aku peka, seandainya aku berani mencegah Gio pergi...., seandainya saja saat itu aku nanya dengan siapa dia pergi.... , seandainya saja...., seandainya saja.....
Begitu banyak kata seandainya, yang berarti juga ada begitu banyak penyesalan. Aku sungguh merasa menjadi orang bodoh ....
Ini salahku ! Ini semua salahku! Aku terlalu pede, terlalu yakin akan cinta Gio yang begitu hebat untukku seperti apa yang dikatakan Gita dan mama Gio..., tapi aku lupa! Gio bukan malaikat ! Dia manusia biasa yang bisa lalai dan salah dan tergoda.
Selama ini Gio sering kali bilang dia takut aku meninggalkan dia, tapi hari ini, saat ini aku yang merasakan ketakutan itu.
Selama 11 bulan ini aku sudah begitu nyaman bersama Gio.... Sanggupkah aku melangkah sendiri? Bisakah aku melalui hari-hariku tanpa Gio? Gio sudah melekat dalam kehidupanku. Segala sesuatu yang aku lakukan selalu ada campur tangan Gio. Lalu sekarang....???
Jawaban apa yang harus kuberikan pada Gio? Tetap bertahan dengan Gio, apa aku bisa iklas menerima penghianatan yang sudah Gio lakukan meski itu tanpa sengaja? Apa aku tega membiarkan seorang wanita harus melahirkan dan membesarkan anaknya sendirian karena ayah bayi itu menikahiku?
Mungkin aku masih bisa bersikap mggak peduli terhadap Putri secara dialah penyebab utama kekacauan ini.. tapi gimana dengan bayi yang dikandungnya? Bayi itu akan terlahir tanpa ayah, bisa juga akan menjadi obyek bully an orang dengan mengatainya anak haram. Apa aku akan setega itu? Aku yang sudah sebesar ini aja sulit untuk terima saat kedua orangtuaku tiada... Bagaimana dengan bayi itu .....
__ADS_1
Apa aku harus berpisah dari Gio? Artinya aku harus melupakan kebersamaan kami yang penuh warna dan kebahagiaan selama setahun ini....juga harus membuang jauh impian untuk selalu bergandengan menyongsong masa depan bersama.
Tuhan saat ini aku sungguh lemah, ijinkan aku bersandar padaMu. Tuhan.... bolehkah aku meminta cobaan yang aku terima ini di skip saja? Sungguh ini terasa berat bagiku, Tuhan
Senja telah beranjak malam saat aku melangkah untuk kembali ke penginapan.
************
Hi readers.... aku harap kalian masih setia mengikuti cerita novel RASA ITU ADA, ya....
Ikuti terus kelanjutan ceritanya
Jangan lupa, vote, like dan komen kalian adalah booster buatku.
Terimakasih semua...
__ADS_1
Salam 🙋😍
**************