
"Bagaimana kalau kita ke rumah aku sekarang saja," Ucap mei dengan antusias.
"Boleh." Jawab felix
Xing hanya menuruti keinginan mereka dengan tidak suka, karena mau protes seperti apa pun tidak akan di dengarkan oleh mei.
'Awas saja bawang bombay.'
Kemudian mereka semua melesat menuju ke rumah mei, tapi tiba tiba...
Settt
Ada anak panah yang melesat menuju ke mei, tetapi masih bisa di halau oleh felix yang memang memiliki pendengaran yang sangat baik.
Tetapi panah lain terus melesat menghujam mereka, mereka semua berhasil menghalau panah panah yang menghujami mereka, di bantu oleh prajurit bayangan yang menjaga mei.
Hingga..
Sett
"Akhhh.."
Teriak mei saat salah satu anak panah berhasil mengenai bahunya.
"Mei.. Nona Muda." Teriak mereka semua saat melihat mei terkena anak panah.
Mereka semua langsung mendekati mei, tetapi mereka semua yang ada di sana, kecuali xing malah terpental dan terluka akibat dari silver blood yang tumpah, mereka ikut merasakan efek dari rune pembakar jantung yang ada pada anak panah tersebut.
Cahaya berwarna perak menerangi seluruh hutan tersebut, dan melukai makhluk supranatural yang ada di hutan dan sekitarnya.
'Gawat,' seorang penjaga langsung mengeluarkan jimat pangilan darurat agar ada yang menyelamatkan nona muda mereka.
"Akhhh.. sak.kit, ini sangat menyakitkan.. Akhhh.." Mei terlihat sangat kesakitan hingga mei tidak sadarkan diri.
Viagra menyuruh xing untuk membawa mei ke mansion klan azar segera, "Xing kamu bawa dia ke mansion klan azar sekarang juga. Ikuti jimat berbentuk kupu kupu itu, jimat itu akan menuntunmu langsung ke mansion tanpa halangan."
"Tapi kalian semua terluka." Xing tidak tega melihat mereka semua yang terluka cukup parah.
"Keselamatan nona muda sedang terancam sekarang, para pemburu dan beberapa makhluk supranatural akan kesini saat melihat cahaya perak yang di keluarkan oleh nona muda. Sebaiknya anda membawa nona muda dengan cepat." Ujar seorang penjaga.
"Dia benar xing, kita akan berusaha untuk berpencar agar tidak ada yang mencurigai kita." Ucap jennie.
"Baiklah."
Kemudian xing membopong tubuh mei dengan anak panah yang masih menacap di bahunya. Xing melesat menuju ke mansion klan azar dengan kecepatan yang sangat tinggi.
'Mei kamu bertahan, aku yakin kamu tidak akan kenapa napa.' Ucap xing dalam hati, mencoba untuk menguatkan mei meski pun mei sedang tak sadarkan diri.
Hingga setelah beberapa saat xing telah mencapai mansion klan azar, awalnya para penjaga mengeram saat mengetahui ada bangsa vampire yang memasuki wilayah mereka. Tetapi saat melihat siapa yang di bopong oleh xing mereka semua memberi jalan dan mengawal xing sampai ke dalam mansion.
"Meii.." Teriak keluarga mei saat melihat kedaan mei yang seperti itu.
"Kenapa dia seperti ini?." Tanya julius dengan marah saat melihat kondisi putrinya.
__ADS_1
"Tadi ada yang menyerang kita saat ada di dalam hutan tuan." Jawab xing.
"Panggil dokter karina dan tetua vincent sekarang juga." Perintah sean dengan tegas.
"Baik tuan muda." Ucap para penjaga, lalu mereka berpencar untuk memanggil dokter karina dan tetua vincent.
"Kita bawa dia ke kamarnya."
Xing melesat membawa mei ke kamarnya di pandu oleh julius dan keluarganya. Setelah sampai di kamarnya mei, xing membaringkan tubuh mei dengan lembut.
"Siapa kamu, bagaimana bisa mei berteman dengan bangsa vampire." Ucap julius dengan sinis.
Xing tidak tersinggung dengan perkataan julius karena memang pertemanan antara bangsa vampire dan serigala adalah hal yang tabu.
"Saya Xing Aladric tuan." Jawab xing dengan tegas.
Mereka semua yang ada di sana langsung terbelalak karena terkejut, "Xing Aladric, jadi kamu adalah belahan jiwanya mei." Ucap mommy angela dengan tak percaya.
"Iya nyonya."
Tak lama kemudian dokter karina dan tetua vincent datang ke kamar mei.
"Kenapa dia bisa seperti ini." Tanya dokter karina dengan marah saat melihat kondisi mei, kemudian dokter karina mendekati tubuh mei dan mencabut panah yang menancap di bahu mei.
"Tadi ada yang menyerang dengan menghujami anak panah ke arah kita semua, kita semua mencoba untuk menghalau anak panah tersebut. Tetapi justru mei terkena anak panah di bahunya dan terluka, saat ini viagra, jennie dan yang lainnya terluka karena terkena ledakan dari energi silver blood. Mereka semua terkena rune yang sama yang mengenai mei." Xing menceritakan kejadian tadi dan menceritakan keadaan viagra dkk yang sedang terluka saat ini.
Julius yang mendengar hal tersebut pun memerintahkan para anggota klan azar untuk datang ke hutan tersebut dan membawa mereka semua ke mansion.
"Baik tuan." Jawab mereka semua dengan kompak, lalu mereka semua melesat menuju ke hutan tempat mei berburu tadi untuk mencari viagra dan lainnya.
"Di panah ini terdapat rune pembakar jantung dan juga racun pembunuh serigala. Aku sudah memasukkan aliran energi alam kedalam tubuh mei, ini akan menahan racun untuk sementara. Kita harus menemukan penawarnya, kita hanya memiliki waktu 12 jam." Ucap dokter karina, memecah keheningan di kamar tersebut.
"Apa penawarnya karina?." Tanya mommy angela, dia sangat sedih dan juga khawatir dengan kondisi mei. Tak henti hentinya dia mengelus puncak kepala putrinya.
"Penawarnya adalah air dari mata air abadi yang di miliki oleh bangsa pixie air yang ada di gunung himalaya."
"Tapi itu sangat jauh dan perjalanannya sangat berbahaya." Sahut sean.
"Hanya ada di sana satu satunya penawar untuk mei dan yang lainnya." Jawab dokter karina dengan sedih.
"Aku akan ke sana sekarang juga." Ucap xing dengan lantang.
"Itu perjalanan yang tidak mudah anak muda, dan kamu harus berpacu dengan waktu. Mungkin mei bisa bertahan selama 12 jam karena dia mempunyai silver blood, tapi yang lainnya hanya memiliki waktu kurang dari 8 jam." Ucap tetua vincent dengan serius.
"Saya akan melakukan apa saja agar mei sembuah tetua." Ucap xing dengan tegas dan penuh keyakinan.
'Dia sepertinya memang sangat mencintai mei.' Ucap julius dalam hati, saat melihat tekat yang di miliki oleh xing.
"Baiklah, kamu bisa ke sana bersama dengan kakaknya mei."
"Sean kamu pergi ke gunung himalaya bersama dengan xing ya." Ucap mommy angela.
"Baik mom, aku akan melakukan apa pun agar adik kecil selamat." Jawab sean, dia sangat mengkhawatirkan adiknya.
__ADS_1
Xing berjalan ke arah mei dan mencium dahi mei, " Kamu harus bertahan, demi aku, demi keluarga kamu dan juga orang orang yang sangat menyayangi kamu." Gumam xing, air matanya menetes mengenai wajah mei.
Mereka semua hanya melihat hal tersebut dalam diam, 'Aku harap dia melakukan ini semua dengan tulus.' Batin mommy angela.
Setelah itu mereka berdua berpamitan, lalu melesat menuju ke gunung himalaya, mereka berdua melesat dengan kecepatan tinggi.
***
Di lain tempat jennie, viagra dan yang lainnya pergi berpencar agar tidak ada yang memburu mereka.
'Tuan jennie, Tuan viagra kalian ada di mana.' tanya seorang anggota klan yang di perintahkan oleh julius untuk mencari mereka semua.
'Kita berpencar ke arah jarum jam. Sedangkan saya berlari ke arah jam 5 dan viagra bersama felix ke arah jam 12. Dan sisanya berlari mengikuti arah jarum jam, kalian bisa berpencar untuk membawa mereka semua.' Jawab Jennie memberi tahu kemana arah mereka semua berpencar.
'Baik,' Kemudian mereka semua berpencar sesuai dengan informasi yang di berikan oleh jennie.
Seekor serigala menghampiri viagra, "Tuan viagra, apakah anda bisa tetap melesat atau kita bantu. Dan siapa orang ini?."
'Hiss.. bikin kaget saja..' batin viagra dengan kesal.
" Tidak akhh.. energi saya sudah di ambang batas, kalian tolong bantu saya. Dan ini teman saya namanya felix, dia shifter kucing." Jawab viagra dengan lemah.
"Baiklah, tuan bisa naik ke punggung saya." Ucap serigala tersebut, sembari membungkukkan badannya agar bisa di naiki oleh viagra dan temannya.
Kemudian viagra menaiki pungung serigala tersebut bersama dengan felix, dan serigala tersebut melesat menuju ke mansion dengan kecepatan tinggi untuk menghidari dari para pemburu.
Sedangkan di sisi lain jennie yang menaiki punggung seekor serigala, sangat panik karena di belakang mereka ada dua orang pemburu yang mengejar mereka dan menghujami mereka dengan pasak berwarna perak.
'Ishh jika saja tubuhku tidak selemah ini sudah aku lawan mereka, hingga mereka terluka.' Batin jennie dengan kesal.
"Ayo lebih cepat lagi." Ucap jennie dengan lemah.
"Baik."
Serigala tersebut menambah kecepatannya dan mengeluarkan jimat peledak ke arah para pemburu tersebut hingga mereka berhasil lari dari kejaran mereka.
"Sialan, sebentar lagi kita mendapatkan anjing kampung itu. Tetapi malah gagal, sial, sial, sial." Umpat pemburu tersebut.
"Iya benar, padahal sedikit lagi." Sahut salah satu pemburu.
"Tidak apa apa, kabar baiknya adalah pemilik dari silver blood telah lahir. Jadi kita bisa mencarinya dan memanfaatkan kekuatan dari silver blood agar kita bisa memusnahkan mahkluk supranatural yang serakah itu." Ucap seorang pemburu dengan nada yang dingin.
"Kita memang sudah tahu jika pemilik silver blood telah lahir. Tapi kita tidak mengetahui dia lahir di bangsa apa, jika dia lahir di bangsa vampire maka sudah di pastikan akan ada bencana yang sangat besar." Sahut seorang pemburu yang lain.
"Iya, suatu saat kita akan mengetahuinya juga. Dan kita harus memastikan bangsa vampire jangan sampai lebih dahulu mendapatkannya. Mereka adalah mahkluk yang tidak bisa kita tolerir, mereka terlalu serakah."
Kemudian mereka semua pergi kembali ke markas, karena pemilik dari silver blood yang mereka cari sudah pergi meninggalkan tempat tersebut.
***
Bab baru telah di buat~
Jangan lupa dukungannya ya teman teman😘😘
__ADS_1