
Saat ini mei dan yang lainnya tengah berada di mansion klan azar, bersama dengan klan dean dan rodrigo mereka semua mengadakan pertemuan.
"Sepertinya memang ada yang senjaga melakukan ini semua." Ucap Viagra, memecah keheningan.
"Ya, dari penyelidikan yang di lakukan kepolisian, kematian mereka semua karena sebab yang sama. Bahkan hasil dari autopsi yang di lakukan pun hasilnya sama." Jawab julius dengan raut wajah yang sangat serius.
"Lalu bagaimana dengan sidik jari, harusnya ada sidik jari di tubuh para korban." Ucap ayah dari viagra.
"Dari hasil penyelidikan yang di ungkapkan oleh pihak kepolisian, pemilik dari sidik jari tersebut mereka sudah hilang kontak di malam yang sama saat korban korban tersebut di laporkan oleh warga sekitar." Jawab julius.
"Sepertinya memang sudah di pastikan jika yang melakukan ini adalah bangsa vampire." Ucap ayah jennie.
"Ya, dari ciri ciri yang terdapat di tubuh korban sudah di pastikan yang melakukannya adalah bangsa vampire." Sahut jennie menimpali perkataan ayahnya.
"Sepertinya kegelapan memang akan mucul." Ucap tetua vincent yang langsung membuat mereka semua terdiam.
"Kegelapan." Gumam beberapa orang yang ada di sana.
"Tidak mungkin ada yang berani menyerang bangsa manusia jika tidak ada maksud dari seluruh kejadian ini semua. Saya merasa jika klan claudius akan kembali muncul." Ucap tetetua vincent.
Degg
Hati mei mencelos saat tetua vincent mengatakan tentang klan claudius, dia masih bisa merasakan rasa sakit yang dia alami dulu. Bagaimana dia di manfaatkan, bagaimana rasa sakitnya saat mengetahui jika mereka adalah keluarga kandungnya, bagaimana menderitanya ibunya saat harus merawatnya seorang diri di tengah cemoohan banyak orang.
'Ibuuu..' Batin mei pilu saat harus mengingat tentang ibunya, Mata mei mulai berkaca kaca.
Sean yang melihat mata mei berkaca kaca pun memeluk adiknya tersebut. "Tenang saja. Kamu punya kita sekarang, mereka tidak akan pernah menyakiti kamu lagi." Ucap sean, mencoba untuk menenagkan adiknya tersebut.
Mereka semua yang ada di sana pun hanya mampu terdiam saat melihat mei seperti sangat terguncang, mereka semua tahu apa yang telah di lakukan klan claudius terhadap mei.
"Tapi bukannya klan claudius telah musnah sejak lama."Ucap viagra.
"Benarkah, kita bahkan tidak pernah melihat yixing tewas secara langsung." Jawab julius dengan emosi.
"Bisa jadi sebagian dari clan claudius melarikan diri dan mencoba untuk merencanakan hal yang sama, vampire itu makhluk yang pendendam dan licik." Ucap seorang anggota rodrigo dengan sinis dan jijik.
__ADS_1
"Kita harus memperkuat pertahanan jika suatu saat memang hal tersebut benar benar terjadi." Ucap julius dengan serius.
"Apa mungkin, kejadian ini ada hubungannya dengan penyerangan yang terjadi kepada mei dan yang lainnya." Ucap jennie.
"Untuk saat ini kita tidak tahu, nak xing juga belum berhasil menangkap vampire itu." Jawab mommy angela.
"Siapa xing?." Tanya ayah jennie dengan bingung.
"Dia belahan jiwa mei, dia vampire dari klan aladric." Jawab julius.
"Apaa.." Teriak mereka semua.
"Kenapa kalian berteriak seperti itu." Ucap julius.
"Belahan jiwanya seorang vampire, vampire. Bagaimana jika dia memanfaatkan nona mei." Ucap seorang anggota klan dean.
"Tidak akan, dia sepertinya sangat mencintai mei. Dia bahkan rela pergi ke gunung himalaya bersama dengan sean untuk mengambil air suci." Ucap mommy angela.
"Bagaimana jika dia hanya melakukan itu agar dia bisa mendapatkan kepercayaan kalian. Dia vampire, dan vampire itu licik." Ucap salah satu anggota klan rodrigo.
"Jika dia berani melakukan itu, kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti." Ucap julius dengan nada yang mengancam dan dingin.
Mereka semua tidak berani memprotes, selain mereka takut dengan ancaman dari julius. Mereka juga tidak memiliki hak untuk ikut campur, itu adalah urusan dari klan azar sendiri. Selagi tidak merugikan yang kainnya maka mereka tidak akan mengusik.
"Jika memang sudah menjadi keputusan kalian seperti ini. Kita tidak bisa menentang, ini sudah bukan hak kita untuk menentangnya." Ucap ayah viagra.
"Iya, kita hanya bisa menerima keputusan kalian mengenai ini." Sahut ayah jennie.
"Lebih baik kita harus membahas mengenai pertahanan pasukan kita, untuk melawan kemungkinan terburuknya nanti." Ucap julius.
***
Di lain sisi, klan aladric pun membahas hal yang tidak jauh berbeda dengan apa yang tengah di bicarakan di klan azar.
"Ini akan sangat membahayakan kelangsungan hidup bangsa vampire tuan." Ucap seorang anggota.
__ADS_1
"Iya dad, sepertinya vampire vampire yang membunuh bangsa manusia adalah vampire baru." Sahut rick denagan serius.
"Kenapa kamu bisa berpikiran seperti itu." Tanya jansen.
"Vampire baru belum mengerti tentang hukum yang ada antara mahkluk supranatural dan pemburu. Jadi, ada yang sengaja membuat vampire vampire ini, untuk di manfaatkan. Vampire baru masih sangat mudah untuk di manfaatkan dan mereka akan terikat dengan vampire yang telah menciptakan mereka. Selain itu, seseorang yang menciptakan vampire vampire ini hanya perlu memerintahkan tanpa harus takut ketahuan dan di tangkap." Rick menjelaskan analisanya.
"Jika sudah seperti ini, kita harus semakin waspada. Apa lagi jika kita keluar dari wilayah klan, kita juga harus memperkuat pertahanan klan kita." Ucap alastor.
"Apa mungkin ini ada hubungannya dengan kejadian penyerangan di hutan dad." Tanya xing, dia telah menceritakan kejadian yang di alaminya termasuk mengenai pemilik dari silver blood kepada keluarganya dan juga klan. Hal itu justru semakin menguatkan jika orang yang di maksud di dalam ramalan tersebut adalah xing dan mei.
"Bisa jadi, kamu harus bisa melindunginya xing. Dia adalah belahan jiwa kamu, dan dia adalah pemilik dari silver blood. Akan ada banyak orang yang mengicarnya, untuk saat ini dia memang masih aman. Tapi itu tidak akan selamanya." Jawab alastor.
"Iya dad, tapi karena kejadian itu aku hanya bisa melindungi mei dari jauh dad. Seluruh keluarganya sangat marah saat tahu jika yang menyerang mei adalah vampire, maka dari itu aku harus bisa menagkap vampire yang telah menyerang mei. Jika aku ingin tetap berada di sisi mei." Xing menjelaskan nasib yang harus di tanggungnya akibat dari penyerangan tersebut.
"Sayang, ini lah yang harus kalian lewati. Cinta kalian akan di penuhi dengan banyak rintangan bahkan sebelum kalian memulainya. Ini sudah menjadi takdir kalian." Ucap mommy alice, mencoba untuk memberi pengertian kepada putranya.
"Aku tahu mom, hanya saja terkadang aku takut jika harus kehilangannya. Aku takut jika dengan berjauhan dengannya dia akan terluka. Melihatnya menangis saja sudah membuatku sakit, apa lagi jika harus membuatnya terluka mom." Ucap xing.
"Maaf kak, kita tidak bisa membantu kakak." Ucap jansen.
Xing hanya tersenyum saja menaggapi perkataan adikya tersebut.
'Aku harap kamu akan tetap baik baik saja mei, maaf aku belum bisa melindungimu dengan benar.' Ucap xing dalam hati.
"Untuk saat ini kita hanya bisa memperkuat pertahanan yang kita miliki jika suatu saat ada hal yang buruk akan terjadi " Ucap alastor, mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Iya, saya merasa jika hal yang sangat besar akan segera terjadi." Ucap tetua felis.
"Benar, ini sudah menjadi alarm bagi kita untuk selalu waspada dalam segala hal. Selain itu, kita harus memburu vampire tersebut. Jangan sampai ini akan menjadi semakin rumit dan semakin membahayakan kita semua." Jawab alastor.
"Baik tuan." Jawab mereka semua.
'Semoga saja semuanya baik baik saja.' Batin mereka semua. Mereka tidak ingin hal yang sama kembali terulang.
***
__ADS_1
Bab baru telah di buat~
Jangan lupa dukungannya teman teman😘😘