
"Baiklah kamu bisa membawa keluarga kamu kesini. Tapi kamu harus memastikan jika tidak akan ada keributan di sini." Julius memberi peringatan kepada xing.
"Saya akan memastikan jika kami ke sini murni untuk membantu mei. Kami tidak akan membuat keributan di sini." Jawab xing dengan yakin.
"Bagus. Saya izinkan kamu untuk membawa keluarga kamu kesini." Julius memberi izin kepada xing.
Xing tersenyum senang saat mendapat izin dari julius, sebelum kembali ke mansionnya xing mendekati mei yang masih di peluk oleh mommy angela dan mengelus tangannya.
'Kamu akan segera sembuh, dan kamu akan ceria lagi. Aku akan memastikan itu semua.' Batin xing.
Kemudian xing melesat menuju ke mansion klan aladric.
"Angela, apa kamu melihat sesuatu?." Tanya julius dengan serius.
"Saya hanya melihat seorang pria yang memakai tudung dan seorang wanita. Mereka akan berkerja sama, tetapi sebelum kerja sama mereka benar benar di sepakati. Wanita itu meminta pria itu untuk menyakiti mei." Jawab mommy angela dingin.
"Siapa mereka berdua." Tanya sean dengan emosi.
Mommy angela hanya bisa menggelengkan kepalanya saja. "Saya tidak bisa melihat wajah mereka berdua. Saya hanya bisa melihat hal yang akan mereka sepakati saja. Sepertinya orang ini sudah mengetahui jika saya akan dengan mudah mengetahui siapa yang melakukan hat itu terhadap mei hanya dengan bersentuhan dengan mei. Dia memblokir seluruh informasi yang sangat penting menggunakan energi gelap." Jawab mommy angela.
"Itu artinya suatu saat akan ada penyerangan penyerangan lain. Ini hanya digunakan sebagai peringatan saja." Ucap tetua damian.
"Iya. Anda benar, kita harus lebih waspada lagi. Sepertinya orang itu bukan orang sembarangan. Terbukti dengan dia mengetahui dari bakat yang di miliki oleh nyonya angela." Sahut tetua vincent.
"Lebih baik kita keperpustakaan untuk mencari manual mantra atau rune yang bisa membantu mei agar sembuh. Saya juga akan memanggil jennie dan viagra." Ucap julius.
"Baik tuan." Kemudian mereka semua melesat menuju ke perpustakaan.
"Sayang.. Kamu jaga mei baik baik. Aku akan mencari cara untuk menyembuhkannya." Ucap julius dan mencium puncak kepala putrinya itu.
Mommy angela hanya menganggukkan kepalanya saja. Sedangkan mei masih saja berteriak histeris.
"Tidak.. Tidakkk.. Berhenti.. Aku tidak ingin sendirian lagi.. Pamann aku hauss... Xingg.. Mommy.." Teriak mei dengan histeris.
Sedangkan mommy angela semakin mempereratkan pelukannya terhadap mei.
"Sttt sayang.. Mommy ada di sini. Kamu tidak akan pernah sendirian lagi." Ucap mommy angela mencoba menenangkan putrinya itu.
***
Xing terus melesat dengan kecepatan tinggi hingga dia mencapai mansion klan aladric.
"Mommyy.. Daddy.. Rick.. Jansen.." Teriak xing dengan keras.
Sontak saja mereka yang di panggil oleh xing pun langsung muncul di hadapan xing.
"Ishh.. Tidak usah teriak lah kak. Ada apa sih." Ucap rick dengan kesal.
__ADS_1
"Kita ke mansion klan azar sekarang." Ucap xing to the pont.
"Apa.." Teriak mereka semua.
"Untuk apa kita ke sana xing." Tanya daddy alastor.
"Mei dia sangat membutuhkan bantuan kita daddy. Ada seseorang yang melempar mantra ilusi yang sangat kuat kepadanya. Mantra itu merupakan manta gelap, hanya mantra pemurnian kuno yang di buat 50.000 tahun yang lalu saja yang bisa membantunya daddy." Xing menjelaskan apa yang tengah terjadi kepada mei.
Mereka semua sangat terkejut dengan apa yang di katakan oleh xing tersebut.
"Bagaimana bisa ada yang bisa menggunakan mantra yang sangat kuno seperti itu. Sepertinya orang yang melakukan hal ini bukan orang yang sembarangan." Ucap momny alice dengan serius.
"Mungkin saja. Tidak mungkin dia dari kalangan yang biasa biasa saja. Dia berani mengancam putri dari julius azar, resikonya terlalu besar." Sahut jansen.
"Kita semua mau saja ke sana xing. Hanya saja bagaimana jika mereka menyerang kita." Ucap daddy alastor.
"Tenang dad. Ayahnya mei sendiri yang mengizinkanku untuk membawa kalian. Dan lagi pula aku sudah beberapa kali kesana." Jawab xing.
"Baiklah jika seperti itu. Daddy akan memanggil tetua felis terlebih dahulu."
"Penjaga.. Panggil tetua felis kemari." Alastor memerintahkan seorang penjaga untuk memanggil tetua felis.
"Baik tuan." Penjaga tersebut langsung melesat untuk memanggil tetua felis.
Tak lama kemudian tetua felis datang ke hadapan mereka semua.
"Kita semua harus ke perpustakaan untuk mencari beberapa manual pemurnian. Setelah itu kita ke klan azar." Ucap alastor.
Tetua felis sangat terkejut saat mendengar perkataan alastor. "Untuk apa kita kesana?."
"Belahan jiwa xing sangat membutuhkan bantuan dari kita. Dia terkena mantra ilusi gelap yang sangat kuno." Jawab alastor.
Tanpa di berikan penjelasan lebih lanjut tetua felis sudah mengertahui apa yang tengah terjadi. Dan menyetujuinya.
Mereka semua melesat menuju ke perputakaan klan aladric dan mencari manual yang mereka cari. Setelah mendapatkannya mereka langsung melesat menuju ke klan azar. Tak lupa mereka juga membawa beberapa darah dari roh suci yang mereka miliki.
***
Sedangkan di ruang tamu klan azar, tampak julius dan yang lainnya tengan berkumpul. Di sana mereka tengah membaca berbagai manual yang mereka bawa dari perpustakaan dengan hati hati.
Selain itu jennie, viagra dan felix mereka telah berada di sana. Mereka yang saat itu tengah berkumpul bersama dengan felix tiba tiba mendapatkan kabar dari julius jika mei sedang dalam masalah, mereka yang mendengarnya pun langsung melesat menuju ke klan azar. Dan alangkah terkejutnya mereka saat melihat keadaan mei yang seperti itu.
Tak lama kemudian xing dan keluarganya datang ke mansion klan azar yang sontak saja membuat mereka semua langsung waspada.
"Tuan saya membawa keluarga saya ke sini. Kami juga membawa beberapa manual pemurnian kuno yang kita miliki. Saya jamin kita ke sini hanya ingin membantu dan tidak akan membuat keributan." Uca xing mencoba untuk menenangkan suasana yang tiba tiba langsung berubah menjadi menegangkan tersebut.
"Baiklah kita semua langsung ke atas." Ucap julius. Dia tidak ingin memperumit sesuatu saat ini egonya tidaklah lebih penting dari pada putrinya.
__ADS_1
Mereka semua pun langsung melesat menuju ke kamar mei. Tampak di sana mei yang masih saja berteriak histeris masih di peluk dengan erat oleh mommy angela.
Mommy angela yang melihat mereka semua sudah memasuki kamar putrinya pun dengan sangat terpaksa melepaskan pelukannya.
Tetua vincent langsung memasang segel di sekitar mei agar dia tidak berlari kemana mana.
Kemudian mereka yang ada di sana membuat berbagai rune di sekitar segel tersebut dan mengaktifkannya.
"Kita harus memberikan energi paling murni yang kita miliki kepadanya." Ucap julius.
Mereka semua menganggukan kepalanya dan mengalirkan energi yang mereka miliki ke arah mei.
Mereka juga menyebutkan beberapa mantra pemurnian kepada mei.
Mei yang tadinya berteriak histeris sedikit demi sedikit mulai tenang dan tertidur.
Mereka yang melihat hal tersebut pun langsung berhenti mengalirkan energinya secara perlahan lahan.
"Siapa yang melakukan hal yang menjijikan seperti ini?." Tanya alastor dia benar benar tidak habis pikir bagaiman bisa seseorang melakukan hal yang sangat menjijikan seperti ini.
"Saya tidak tahu. Tetapi yang jelas orang ini segaja melakukan ini hanya untuk memperingatkan mei." Jawab julius dingin.
"Bagaiman anda bisa tahu." Tanya tetua felis dengan heran.
"Angela yang melihat apa yang mereka lakukan dan bicarakan melalui automatic empati yang di milikinya. Tetapi orang tersebut telah memblokir seluruh informasi mengenai identitas mereka." Jawab julius.
Mereka semua hanya bisa terdiam dan memandangi mei yang tampak normal seperti tidak pernah berteriak histeris.
"Lebih baik kita semua beristirahat sebentar untuk memulihkan energi kalian. Dia mungkin akan tertidur untuk sementara waktu. Biar saya yang menjaganya. Para penjaga akan mengantar kalian ke kamar yang telah kami persiapkan." Ujar julius..
"Biarkan saya yang menjaganya tuan." Ucap xing.
"Tidak perlu, energi kamu pasti juga melemah. Jangan terlalu memforsir tubuh kamu." Julius melarang xing untuk menjaga mei agar dia bisa beristirahat juga.
"Saya akan baik baik saja tuan." Ucap xing kekeh ingin menjaga mei.
Julius yang memang sudah sangat lelah pun hanya bisa mengizinkan xing yang sangat keras kepala tersebut.
'Dia sepertinya sangat mencintainya.' Batin mommy alice senang.
Dia pernah mendengar mengenai mei sekilas jika mei adalah anak yang manis dan juga baik.
'Aku berharap agar kalian segera mencapai kebahagiaan kalian.' Batin alastor saat melihat tekat putranya yang kuat tersebut.
***
Bab baru telah di buat~
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya teman teman😘😘