Reinkarnasi Belahan Jiwa

Reinkarnasi Belahan Jiwa
52. Terungkap


__ADS_3

Saat mereka semua keluar dari kamar mei kecuali xing tentunya,dia ingin menjaga mei.


Julius mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga xing. "Saya benar benar sangat berterima kasih. Kalian telah membantu saya untuk menyembuhkan putri saya." Ucap julius dengan tulus.


"Tidak perlu berterima kasih. Jika saya menjadi anda saya juga akan melakukan apa saja untuk anak saya. Mereka jauh lebih penting dari pada ego kita bukan." Jawab alastor, tersenyum.


"Iya, dia anak yang sangat manis. Saya hanya mendengar tentang dia melalui xing selama ini. Dan saat saya melihatnya secara langsung, saya baru memepercayai perkataan xing. Anda tahu terkadang saya hanya merasa jika xing hanya melebih lebihkan mengenai mei, tapi ternyata tidak." Sahut mommy alice.


Mommy angela dan juga julius saling memandang. "Apa kalian tidak marah dengan apa yang telah di lakukan anak kita terhadap xing." Tanya mommy angela. Pasalnya reaksi mereka sangat jauh dari ekspektasi mereka berdua.


"Marah itu sudah pasti. Orang tua mana yang tidak marah jika harus melihat anak kita di perlakukan seperti itu. Tapi, tidak baik juga jika kita harus terus menengok ke masa lalu. Dewi membuat mereka bereinakarnasi pasti ada tujuannya tersendiri. Salah satunya agar mereka bisa menyelesaikan masalah mereka, masing masing pasti juga merasakan rasa sakit meski pun berbeda bentuk." Jawab mommy alice dengan sangat bijak.


"Saya juga merasa begitu. Terlalu banyak rasa sakit yang telah mereka rasakan. Mei sekarang berubah menjadi orang yang terlalu pemaaf dan juga penyayang. Sebenarnya itu tidak masalah, hanya saja jadi banyak orang yang memanfaatkannya." Ucap julius antara senang dan juga khawatir dengan sifat putrinya itu.


"Setiap orang bisa berubah. Tapi saya ingin memperingatkan anda tentang livia." Ucap mommy alice dengan serius.


"Siapa dia." Tanya julius bingung.


"Dia adalah livia song. Salah satu dosen di tempat mei belajar. Sejak dulu livia memang terobsesi dengan xing, meski xing hanya menganggapnya sebagai saudara tetapi livia terus saja mendekatinya. Bahkan dia pernah bilang kepada saya jika dia akan menghancurkan hubungan mereka berdua bagaimana pun caranya." Mommy alice memberi tahu kepada mereka mengenai livia.


"Bukannya saya ingin berasumsi buruk kepadanya. Tapi saya pikir jika livia lah yang menyebabkan beberapa peristiwa yang membahayakan nyawa putri kalian berdua." Lanjut mommy alice.


Mereka yang ada di sana sontak saja sangat terkejut, terutama jennie dan viagra. Mereka berdua sangat mengetahui siapa yang mereka maksud, tapi mereka tidak pernah menyangka jika dia akan sekejam itu.


'Bagimana bisa ada orang sejahat itu hanya karena hal yang seperti ini. Cinta bukanlah sesuatu yang bisa di paksakan.' Batin jennie dan viagra. Mereka bebar benar tidak habis fikir.


"Termasuk vampire vampire baru. Mereka telah menyerang rumah xing dan saat bersamaan mei menjadi seperti ini." Tanya julius dengan tajam.


Mereka semua kembali terkejut saat mendengar itu.


"Ada yang menyerang mereka sebelum ini terjadi. Kenapa kita tidak mengetahuinya." Ucap viagra dengan tidak percaya.


"Apakah ada waktu untuk membicarakan itu di saat keadaan mei yang seperti ini." Jawab julius dengan dingin.


"Apa mungkin yang menciptakan vampire vampire baru ini adalah livia." Sahut rick.


"Mungkin." Jawab alastor dengan singkat.

__ADS_1


"Uncle, bukankah mr xing telah menagkap orang yang telah menyerang adik kecil. Mungkin dia ada hubungannya dengan mrs livia." Ucap jennie.


"Kita intrograsi mereka." Sahut alastor dengan serius.


Mereka semua menyetujui saran dari alastor dan mereka semua langsung melesat menuju ke ruang bawah tanah di mana mereka semua di penjara. Tampak keadaan mereka yang mengenaskan karena tidak mendapatkan asupan makanan maupun darah setelah mereka terluka karena bertarung dengan para penjaga.


"Keluarkan mereka." Perintah julius.


"Baik tuan." Jawab para penjaga, mereka semua pun langsung membawa mereka semua keluar.


Setelah itu mereka di intrograsi. Tetapi mereka semua tidak mau membuka mulut hingga mommy angela terpaksa menggunakan bakatnya.


"Ternyata dia hanya di manfaatkan oleh seorang wanita. Dia di serang dengan menggunakan anak panah yang sama dengan yang di gunakan untuk menyerang mei. Selain itu dia juga di bawah pengaruh wanita ini. Dia hanya menjalankan perintah dari wanita ini." Mommy angela mendekati darel dan melepaskan segel penyamaran di lehernya kemudian dia mencabut paku yang berada di lehernya.


"Apakah wanita ini yang anda lihat." Ucap mommy alice sembari menunjukan foto livia.


Mommy angela membenarkan jika itu adalah wanita yang di lihatnya melalui empati.


Mereka semua sangat marah saat mengetahui hal tersebut.


'Dasar wanita ular beludak.' Batin mereka semua dengan emosi mata mereka berkilat tajam


Mommy angela menjatuhkan paku tersebut dan darel kembali sadar.


"Akhh.. Di mana ini." Darel sangat terkejut saat dia berada si tempat yang tidak di ketahuinya. Dan lebih terkejut lagi saat dia melihat ada keluarga alastor di sana. Reflek dia membugkukan badanya dan memberi hormat kepada mereka. "Tuan alastor. Suatu kehormatan bagi saya bisa berhadapan dengan anda."


"Apakah anda ingat apa yang telah terjadi?." Tanya alastor dengan serius.


Darel hanya mengreyitkan dahinya. "Saya hanya ingat jika ada yang menyerang saya. Ada anak panah yang menacap tepat di dada saya, setelah itu saya merasakan rasa sakit yang teramat sangat di dada saya." Ucap darel sembari memegang dadanya. Tetapi dia sangat terkejut saat mengetahui jika dadanya sudah tidak lagi berdetak.


"Bababb.. Bagaimana bisa." Ucap darel dengan sangat terkejut.


"Anda terkena rune pembakar jantung." Ucap jansen.


"Apa.. Tapi apa kesalahan saya hingga ada yang melakukan hal ini kepada saya. Selama ini saya tidak pernah mencari musuh. Saya ingin hidup damai." Ucap darel, dia benar benar tidak tahu harus bagaimana. Dia terlalu terkejut.


Mereka semua hanya bisa memandang darel dengan prihatin.

__ADS_1


"Anda bisa bergabung dengan keluarga aladric." Ucap alastor.


"Saya.. Saya tidak pernah berpikir saya layak berada di klan aladric." Ucap darel degan tidak percaya diri.


"Siapa pun yang memiliki hati yang bersih. Akan sangat pantas berada di klan mana pun. Termasuk kamu," Jawab alastor.


"Saya benar benar merasa terhormat karena di perkenankan untuk bergabung dengan klan anda. Saya berjanji akan melakukan apa pun untuk membalas budi." Darel benar benar sangat bersyukur karena bisa bergabung dengan klan yang sangat di hormati seperti klan aladric.


"Lalu bagaimana dengan vampire vampire baru ini." Sela julius.


Darel sangat terkejut saat melihat ada bangsa serigala di sini. Dia terlalu terkejut dengan keadaannya dan sangat bahagia saat melihat alastor sehingga dia tidak menyadari keberadaan julius dan yang lainnya.


"Bagaimana bisa." Ucap darel terkejut sekaligus bingung.


"Tidak usah terkejut seperti itu. Dia adalah pemimpin klan azar sekaligus orang tua dari belahan jiwa putra saya." Ucap alastor menjelaskan mengapa ada bangsa serigala di sini. Padahal mereka semua berada di wilayah bangsa serigala.


"Dan saya akan merehabilitasi mereka semua. Vampire baru akan sangat liar jika di biarkan begitu saja." Lanjut Alastor.


"Baiklah masalah ini mungkin sedikit sudah clear. Kita harus memberi tahu kepada xing jika semua ini adalah ulah dari livia. Dia harus tahu, jangan sampai xing akan terus mempercayai perkataan livia. Dan di adu domba nantinya." Ucap tetua felis, yang di angguki oleh keluarga aladric.


"Bagaimana dengan mei, dia pernah bertemu dengan mrs livia secara diam diam. Dan hasilnya dia menagis dan mengurung diri di kamar saat itu. Mei, dia terlalu mudah di manfaatkan." Ucap viagra.


Mereka semua hanya bisa menghela nafas dengan masalah yang sudah sangat rumit hanya karena ulah dari satu orang.


"Biarkan xing yang berbicara mengenai ini kepada mei. Biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri. Kita hanya bisa membantu mereka sebisa kita." Ucap mommy alice dengan bijak.


"Baiklah.. Lebih baik kita istirahat. Hari ini benar benar hari yang melelahkan." Ucap julius, dia benar benar membutuhkan sedikit istirahat untuk menenangkan pikirannya.


"Hmm.. Rick, jasen kalian bawa mereka semua ke klan aladric dan suruh anggota klan untuk merehabilitasi mereka semua." Alastor memerintahkan kedua putranya untuk membawa darel dan vampire vampire baru itu ke klan aladric. "Dan jangan lupa untuk kembali ke sini."


"Baik daddy.." Ucap mereka bersamaan.


Setelah itu mereka semua melesat ke arah tujuan mereka masing masing.


***


Bab baru telah di buat~

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya teman teman😘😘


__ADS_2