REY (ISTRI KEMBAR CEO  1 )

REY (ISTRI KEMBAR CEO 1 )
25 , karma apa yang harus aku terima.


__ADS_3

Abdul mengenggam tangan Angel .


"Niat baik zian , apa . Karena dalam koma Abi juga mendengar zian datang meminta maaf , Agar Abi bangun untuk kalian . Karena itu Abi sadar ." ucap Abdulah .


"Niat baik mbak zian ingin mendonor Hatinya untuk Bang malik ,tapi karena ginjal.mbak zian satu satunya sudah tidak sehat , mbak zian berharap di akhir nafasnya ia bisa menyelamatkan Bang malik , dan mempersatukan bang Malik dengan anak dan istrinya ." ucap Angel .


Abdul berpikir zian ingin mendonorkan hatinya berarti Malik menderita kanker hati yang membutuhkan transplantasi hati . Abdul menatap Angel .


"Bantu Abi jalan ,Abi ingin bertemu mereka , Abi harus minta maaf juga memaafkan zian . Tanpa zian Abi tidak akan tau siapa jati diri Abi , dari Rahim siapa Abi lahir ." ucap Abdul ,Angel mengangguk kan badan nya .


***


Dokter Ricard datang menemui Hambali dan king tetap di dalam mobil mayback . Dokter richard terkejut melihat king di sana .


"Dokter hambali ini yang kamu minta ." Dokter richard mengulurkan map itu kepada hambali


"Terimakasih ." ucap hambali dan kembali mengulurkan map itu kepada king . King menerima dan melihat hasilnya


"Bagus , mereka punya kecocokan . " ucap king .


"king terus bagaimana caranya , eyang kamu sudah tergeletak tak berdaya , dia butuh segera ." ucap hambali .


"Paman kita serahkan saja pada Alloh ." ucap king . Mereka bertiga menoleh ke arah lobby yang terjadi kekacauan karena amukan Rojak .


"kalian apa apaan bawa aku ke mari , siapa yang menyuruh kamu , katakan ." teriak Rojak .


"Rojak......brakkk


Sebuah tabrak lari terjadi kepada Abu rizal yang ingin nyebrang menghampiri Rojak , Abu rizal terpental hinga jauh .


"papa ." teriak Rojak dan silvia .


Abdul yang sedang berjalan dengan Angel hampir saja terjungkal di depan pintu ruangan Malik . Begitu juga mutmainah yang baru dari pantri mengambil air tiba tiba tempat air dalam tangan jatuh begitu saja .


"Abi , mama , " teriak Angel .


"Ada apa dengan kalian ." tanya Angel sambil membantu abdul berdiri tegak .


"Tidak tau tiba tiba seperti ada sesuatu yang menghantam hulu hatiku ." ucap Angel.


"Angel , mertuamu Papa mertuamu ."teriak Miranda . Mereka bertiga menoleh ke arah Miranda .


"kak mira bicara apa , siapa Papa mertuaku ." tanya Angel .Mira juga hanya melongo tidak tau siapa nama dia .

__ADS_1


"Maksud kamu abu rizal jailani ." tanya mutmainah .


"Benar Bi , dia kecelakaan tabrak lari di depan rumah sakit ." ucap Miranda .


"bagaimana dia bisa sampai ke rumah sakit ini ." gumam mutmainah


"saya tidak tau bik , Ayo swkarang ke ruang operasi dulu . Mungkin membutuhkan bantuan kalian ." ucap Miranda .


"Apa begitu parah ." tanya abdulah .


"Darah nya memgalir terbuang satu ember .-


"Kak .-


"Benar Angel ." jawab Miranda sambil melangkah pergi . Abdul menunduk kan kepala nya .mutmainah mengelus kepala abdulah .


"Mut ." tiba tiba Diana datang dengan tergopoh gopoh .


"Kenapa ," tanya mutmainah bodoh .


"Itu abu Rojak kemarin di culik orang di bawa ke mari , dan abu jailani menyusul saat mau menyeberang tidak lihat jalan , ya sudah beginilah ." ucap Diana .


"Apa ibu bahagia dan benci kepadanya ." tanya abdullah.


"kenapa kalian masih di sini , ayo cepat ke ruang UGD ." ucap jonathan yang datang menyusul .


***


Sementara princes yang ada di kamarnya mengeluh kepalanya pusing dan dan mengalir darah dari hidungnya .


"Uncel calon suami ." panggil princes lemah .


"iya sayang ."jawab kyowo .


"kepalaku pusing ,uncel ." ucap princes .


"Astaqfirulloh , kamu , hidung kamu berdarah . Aku akan segera menghubungi king ." ucap kyowo .


King yang masih berada di dalam mobil masih berdiskusi dengan hambali .


"paman , golongan darah Abu rizal jailani Rh null , golongan darah paling langka . Dan di keluarga ini hanya aku yang mewarisi golongan darah itu ." ucap king .


"kamu cucu dia . Bagaimana bisa . jangan banyak tanya ." ucap king tak lama kemudian Haris mengetuk pintu mobil .ia menyerahkan dua buah map .

__ADS_1


"Tuan muda , uncel calon suami bilang ,nona princes mengeluarkan darah dari hidung ." ucap Haris .


"Celaka , king kakakmu sudah tidak bisa di tunda ." ucap hambali .


"semua sudah saya atur paman . Dua map itu satu untuk princes dan satu lagi untuk paman Rojak , bila mereka setuju aku akan donorkan darahku sampai tetes darah terakhir aku ."


"King , kenapa kamu bicara seperti itu , paman percaya kalau mereka tau pasti akan sedih dengan pengorbanan kamu ini ." ucap hambali yang di angguki oleh Haris .


Ting ..ponsel hambali begetar .ia melihat panggilan masuk dari rumah sakit .


"Ya saya segera datang ." ucap hambali sambil menutup ponsel ya .


"Kita harus masuk sekarang pihak UGD telah mencari ku ." ucap hambali .


"lakukan sesuai apa yang telah kita rencanakan ." ucap king .


King langsung menyahuti topi topengnya untuk menyembunyikan dirinya dari keluarganya .


***


 safitri yang sedang mengendong pangeran segera menurunkan pangeran saat melihat kedua orang tuanya datang . Ia terkejut saat melihat Abinya juga ada bersama uminya dalam keadaan duduk di kursi roda .


"Abi , umi ." pekik Safitri pelan tapi masih bisa di dengar oleh Rafael . Rafael menatap safitri yang mencium tangan tangan orang tua tua itu . Dan di ikuti oleh pangeran .


Diana segera mengendong pangeran ." Anak tampan siapa namamu ."


"Pangeran samudra nenek ." ucap pangeran .


"Hemm tampan namanya setapan orangnya , nenek bahagia sekali bisa bertemu pangeran . Apa kamu sudah ..


" ehemm ."safitri menatap Diana sambil geleng kepala .


"Abi , kenapa Abi jadi begini , ada apa dengan tangan Abi ." tanya safitri .


"Maafkan Abi ,karena abi telah mengusir kamu dan umi , Alloh membayar kontan kepada Abi , setelah kalian pergi abi sempat koma , setelah sadar Abi stroke ringan ." ucap Abdul


"Dia hanya mengusir anak dan istrinya , langsung di bayar kontan oleh Alloh , tapi masih bisa di pertemukan kembali dengan keluarganya . Terus apa kabarnya dengan diriku , karma apa yang aku terima sedangkan istriku saja sudah meninggal ." gumam dari rafael .


Tak lama kemudian pintu ruangan UGD terbuka .Dokter hambali dan Dokter Richard keluar .


"Bagaimana keadaan Papa saya Dok ." tanya Rojak .hambali melirik Dokter Richard yang mengapit dua buah map di antara lipatan tangan nya . Dokter Richard mengangguk kan kepala .hambali menarik nafas dalam . Ia perhatikan wajah Rojak dan rafael secara bergantian .


"Dok katakan bagaimana keadaan kakek saya , anda hanya menghela nafas tidak menjawab pertanyaan papa saya ." ucap Rafael .hambali menatap Rafael dan kembali menghembuskan nafas dengan berat .

__ADS_1


__ADS_2